
Betty mulai memasak sarapan untuk Albert dan nenek lucia, dia membuat pancake buah strawberry segar yang tadi dia petik di kebun belakang dan juga pisang.
Tadi dia sudah makan sedikit dan rasanya manis jadi tidak masalah buat sarapan, lalu membuat sereal hangat buat nenek karena itu bagus buat pencernaan dan kesehatan.
Dia tidak mau nenek meminum juice terus menerus, karena buah segar lebih bagus dimakan langsung daripada di buat juice akan kehilangan nutrisinya.
Setelah selesai dia menghidangkan di atas meja, dan menyuruh Lisa memanggil nenek yang masih berada dalam kamar.
" Lisa, tolong panggil nenek untuk sarapan karena semua sudah siap juga tuan Albert! ", perintahnya sopan.
"Baik nona," lalu menundukkan kepala dan akan beranjak pergi tetapi Betty sudah memanggil nya lagi.
"Lisa..", panggil Betty.
"Ada apa nona?", tanyanya.
"Lisa , tidak perlu sungkan kepadaku, kau tidak bekerja denganku jadi panggil saja namaku ", kata Betty.
" Anda adalah tamu nyonya besar, mana berani kami memanggil nama kepada anda kalau sampai kurang ajar kami bisa dipecat", kata Lisa.
__ADS_1
"Oo baiklah kalau begitu maaf kalau merepotkan ," kata betty sungkan di anggap nona rumah ini.
Betty berbalik dan kaget merasa seseorang memeluk dari belakang, dia ingin menjerit mengira ada orang jahat ketika mendengar suara Albert di telinganya.
"Kenapa kau kaget ..kau lupa kalau kau tunangan ku?", bisik nya.
"Anda membuatku hampir kena serangan jantung tuan!," kata Betty sambil mengelus dadanya yang berdebar-debar merasakan pelukan Albert.
" Jangan bersikap formal kepadaku Betty, kau harus membiasakan memanggilku dengan mesra bukan tuan", katanya tersenyum.
"Ehm baiklah tuan eh Albert ", kata Betty gugup karena Albert berada dekat sekali dengannya.
"Mari kita tunggu Grandma di meja makan, " kata Albert dan melihat makanan yang terhidang.
"Apa kau yang membuatnya Betty karena menu ini baru di meja ini?", tanya Albert.
" Iya maaf kalo tidak sesuai dengan biasanya, tetapi aku tidak ingin menumpang hidup saja di sini jadi berbuat begini membuatku sibuk", kata Betty.
"Tidak apa aku akan mencobanya, kau tidak perlu sungkan anggap saja rumah sendiri karena kau akan menjadi istriku", Albert mengedipkan matanya.
__ADS_1
"Wah Betty apa kau membuat ini kelihatannya sedap? ," kata Grandma.
" Ya Grandma cobalah.." kata Betty dan mengambil buat nenek dan Albert di piring lalu memberikannya.
" Ini enak Betty Grandma suka", kata Grandma.
" Betty senang kalau Grandma suka ", kata Betty lalu menyodorkan sereal hangat kepada nenek.
"Ini agar perut Grandma hangat dan buah segar lebih bagus daripada juice, karena kandungan masih penuh ," kata Betty.
" Grandma ikut apa katamu cucuku", kata Grandma semakin menyukai Betty.
" Kenalan cucunya yang lain hanya berusaha merebut perhatian cucunya bukan dirinya, bahkan tidak menghargai nya tetapi gadis ini sangat memperhatikannya padahal sebelumnya tidak mengetahui kalau mereka orang yang sangat kaya.
"Penampilan sederhana dan tidak sombong, dengan merubah sedikit gaya rambut dan penampilan gadis ini akan terlihat sangat menawan cucunya pasti makin terpesona. Sebaiknya aku bawa dia ke salon langganan ku", pikirnya.. sambil memandang Betty.
Mereka yang bisa mempermak dan menonjolkan kecantikan yang di simpan Betty, karena Grandma tahu di balik sosok ugly tersimpan kecantikan luar biasa.
Seorang Betty yang dia tidak sadari, kalau tidak cucunya tidak akan bisa mempertimbangkan menikah dengan Betty karena Grandma mengetahui pasti selera cucunya itu.
__ADS_1