
Betty duduk di depan Albert mencoba roti buatan suaminya, dia menggigit pelan dan terasa enak jadi dia makan sampai habis lalu meminum susu coklatnya.
Tanpa terasa dia menghabiskan 2 tangkup roti, Betty benar-benar lapar biasa nya tidak makan banyak di pagi hari cuma secangkir susu coklat panas sudah membuat nya kenyang.
"Apa kau sangat lapar karena olahraga semalam karena tidak biasa nya kau makan sebanyak ini? ", tanya Albert heran.
"Aku tidak tahu hanya merasa lapar saja", kata Betty.
" Ya sudah aku pergi kantor dulu nanti pulang langsung bersiap ke bandara kita jenguk kakek mu", kata Albert mencium kening Betty.
" Baiklah nanti aku siap kan barang kita buat di sana", kata Betty.
"Kau tidak perlu kerjakan maid sudah mengatur apa yang kita bawa kau cukup bawa dirimu saja ", kata Albert.
"Kau ini kan tidak tahu aku membawa apa buat di sana", kata Betty.
"Tenang saja aku sudah menyuruh maid menyiapkan semua keperluan kita selama 3 hari," kata Albert.
"Baiklah kalau begitu terserah maumu", kata Betty.
" Terima kasih", lanjutnya sambil mencium pipi Albert , hatinya gembira suaminya berinisiatif pergi tanpa dia memaksanya.
__ADS_1
Tidak lama setelah Albert berangkat ke kantor Catherine datang mencari Albert, dia melihat wanita cantik dan tidak mengenali Betty.
"Maaf aku mencari Albert apa dia Ada? ," tanyanya.
" Dia baru saja pergi", balas Betty.
"Kalau boleh tahu kau siapa Albert karena aku tidak pernah melihat mu? ", tanyanya.
"Aku istrinya," sahut Betty tersenyum karena Catherine tidak mengenali nya.
"Tidak mungkin bagaimana Albert tiba- tiba menikah tanpa kabar, kau pasti sedang berbohong.
"Aku pergi saja ke kantor Albert," kata Catherine ingin mengkonfirmasi kebenarannya sendiri.
" Tentu saja silahkan", kata Betty.
Catherine pergi meninggalkan Betty sendirian, dia tidak percaya Albert menikah karena belum mendapat kabar nya juga perayaan pestanya.
Sementara itu di kantor Albert...
Albert Menyelesaikan semua tugasnya sebelum dia mengambil cuti untuk pergi bersama Betty , dia lagi melihat berkas untuk di tanda tangani.
__ADS_1
Selama ini dia jarang cuti apalagi demi seorang wanita, tetapi sekarang dia mengambil cuti langsung 3 hari Simon terkejut mendengar nya takut dia salah dengar.
"Apa benar kau ingin cuti bos," tanyanya.
"Tentu saja apa kau sudah mulai tuli periksa ke dokter? ", perintah Albert.
"Tentu saja tidak bos , baiklah saya akan menyiapkan semua keperluan mu," sahut Simon cepat.
"Tidak perlu karena maid sudah mengurus semua ," kata Albert.
" Kau hanya perlu menggantikan aku sementara di sini sementara aku pergi", kata Albert lagi.
"Siap bos", Simon lekas menjawab.
Mesti dia bingung bos yang gila kerja mengambil cuti apalagi 3 hari hal yang langka , tetapi dia senang karena tidak menghadapi muka dingin bos nya selama 3 hari.
"Oh ya Simon selama ini aku tidak pernah melihatmu bersama perempuan , jadi ambillah cuti dan coba hubungan baru kurasa ada seorang yang perhatian denganmu", kata Albert.
"Eh kurasa saya belum membutuhkan cuti bos lagipula siapa yang tertarik denganku", kata Simon merasa tidak mungkin Ada yang mau dengan nya.
Simon selalu dingin terhadap gadis sehingga mustahil bagi nya menjalin hubungan, bahkan tidak pernah memikirkan tentang pernikahan karena dia tidak berharap menikah dan mengalami masalah yang rumit.
__ADS_1