
ke esokan harinya
pagi-pagi sekali kaif sudah berada dirumah sakit. dia tidak sabar menunggu Aleeza untuk membuka matanya . dia ingin menjadi orang pertama yang di lihat sang adik saat pertama kali dia membuka matanya.
sedangkan david masih tertudur karena dari semalam dia tidak tidur sama sekali karena harus menyuntikan 2 jam sekali untuk Aleeza.
kaif duduk disamping Aleeza dia mengelus rambut Aleeza dengan lembut. kaif menatap sendu wajah sang adik ini bukan yang pertama kali bagi Aleeza tidak sadarkan diri dulu waktu usianya Aleeza masih 10 tahun dia pernah tak sadarkan diri hamipir lebih 1 bulan karena kecelakan parah yang menimpanya. dan selama 1 bulan kaif seperti seorang monster dia membunuh orang yang menabrak Aleeza kaif menyiksa orang-orang yang menyinggu nya dan keluarga nya tidak ada rasa iba atau kasihan dihati kaif saat itu kaif benar-benar hancur. tidak ada yang bisa menenangkan kaif saat dia dalam mode iblis hanya david yang mampu membuat kaif tersadar walaupun tidak sepenuhnya.
tak lama kemudian Albian pun datang. dia berjalan mendekati ranjang Aleeza. Albian berdiri didekat Aleeza
"Al bangunlah ..,apa kamu tidak lelah berbaring disini ? apa kamu tidak bosan berada didalam kamar inj terus menerus sepanjang waktu..bangunlah Al aku tidak tau perasaanku saat ini aku marah kecewa benci rindu sayang rasa takut semua rasa yang ada dihatiku yang tak bisa aku artikan dan aku mengerti Al.. aku tidak tau saat nanti kamu tersadar apa kamu akan menceritakan semua kepada kakakmu mungkin saat kamu tersadar saat itu juga aku akan kehilanganmu aku benar-benar takut kehilanganmu Al"batin albian
"eeuggghhh!!!,membuka mata secara perlahan .menatap sekelilingnya"
"aleeza sayang kamu sudah bangun sayang, menggengam tangan aleeza. ini kakak sayang kakak ada disini al, David.. bangun lah daviiidd bangun"teriak kaif senang melihat Aleeza membuka matanya
"diam lah kaif bair aku tidur sebentar"ucap david dengan mata yang masih terpejam
"kakak aku haus"ucap Aleeza lemas
albian senang melihat Aleeza sudah sadar.
"air yang sayang, tunggu sebentar kakak ambilakan"ucap kaif lembut dengan wajah yang berbinar-binar ia dengan sigap langsung mengambila air yang berada sampingnya dan membatu aleeza meminumkan air minumnya
"kamu harus banyak istirahat sayang badanmu masih lemah "ucap kaif penuh perhatian
Aleeza menatap albian yang berdiri disampingnya dengan wajah wajah datar .
karena melihatnya saja membuat hati Aleeza terasa sesak aleeza mengacuhkan albian aleeza hanya menatap senduk kaif yang kini berada disampingnya. kaif yang sadar akan tatapan Aleeza kepada dirinya membuat kaif mengerti seperti ada yang ingin Aleeza ceritakan kepadanya.
__ADS_1
"ada apa sayanga,,?apa Al mau mengatakan sesuatu kepada kaka?"tanya Kaif lembut
"tidak mungkin aku menceritakan semua kepada kakak aku tidak mau membuat kakak marah dan aku juga tidak mau kakek sedih aku tidak mau kehilanga kasih sayang mama yang baru aku dapatkan "batin Aleeza
"iya ,,AL bingung kenapa bisa kakak ada disini ?kapan kakak datang?tanya aleeza
terus kenapa bisa Aleeza ada dirumah sakit?"
"kakak sudah 3 hari yang lalu datang kesini, kakak disini karena kamu dan albian tiba-tiba menghilang, kamu tau kenapa kamu berada disni" Aleeza hanya menggeleng-gelengkan kepala yang artinya dia tidak tau kenapa dirinya bisa berakhir disini.
"karena kamu pingsan, sudah 3 hari sekarang kamu pingsan kamu selalu membuat kakak cemas Al,dan yang menemukanmu pingsan adalah kriss . kamu pingsa di pinggir jalan sayang. " jelas kaif
"aku pingsan selama 3 hari kaka"ucap Aleeza terkejut dengan apa yang kaif ceritakan kepadanya
"iya sayang lain kali jangan seperti ini ya"ucap kaif
"hooooaammm,,lain kali jangan membuat monster ini terbangun Al itu sangat merepotkanku dia akan menyiksaku mengancamku aku bahkan tidak tidur kau lihat wajah ku yang tampan ini sudah ada lingkaran panda dimata indahku"ucap david yang tiba-tiba muncul dibelakang kaif
"iya kakak menyuruhnya kesini untuk mengobatimu sayang"ucap kaif
"maafin Al ya kak david. Aleeza ngerepotin kak david lagi"ucap Aleeza sendu
"tidak Al tidak merepotkan kakak, untuk adik kakak yang manis ini tidak ada kata ngerepotin. sekarang Al istirahat ok."
"hey kalian pergilah jangan ganggu Aleeza dulu dia baru bangun jangan di dongengin dulu,tubuhnya Al masih lemah ..bubar burar."ucap david sambil melipatkan tangan didadanya
aleeza hanya tersenyum melihat tingkah david
"ayo tuan biar nona di urus sama david tuan masih banyak pekerjaan yang menunggu anda"ucap kriss sopan
__ADS_1
" tapi aku masih ingin dengan Aleeza kriss bisamah kau saja yang mengurusnya"ucap kaif
"tidak bisa tuan"
"sudahlah kaif kamu tidak percaya sama aku ?, Aleeza aman beramaku. aku juga harus fokus pada pemeriksaan ini jadi jangan mengganguku"ucap david.
akhirnya kaif dan albian pun pergi sesuain ke inginan david. dan kini hanya ada Aleeza dan david saja. david memeriksa kembali kondisi Aleeza .
david menyadari ada yang berbeda dari Aleeza. semenjak sadar Aleeza hanya tersenyum kaku terlihat jelas jika dia memaksakan diri untuk tersenyum. david tidak berani menanyakan apapun kepada Aleeza melihat kondisi Aleeza sekarang itu terlalu tidak mungkin.
"Aleeza istirahat ya biar kondisi Al cepat pulih, kakak juga mau tidur lagi soalnya masih ngantuk",,ucap david
"baik kak, kakak istrahat saja selagi sepi"ucap Aleeza dengan senyum.
david mengacak-acak rambut Aleeza dan setelah itu dia pergi tidur.
kini hanya Aleeza yang masih terbangun
"aku yakin sekarang kamu pasti bersama dia iya kan, kamu pasti akhir-akhir selalu menemaninya, sungguh miris sekali nasib mu Aleeza rasanya semua orang menertawai ku saat mereka tau apa yang aku alami dalam pernikahan ini,"batin aleeza
"setelah ini aku harus bagaimana, aku harus bersikap seperti apa?, dia lebih percaya dengan orang lain dari pada aku?.bukankah itu lucu "batin Aleeza air matanya pun terjatuh aleeza menutupi dengan lengannya dia menahan diri untuk tidak menangis.
david yang belum tertidur menatap Aleeza dari kejauhaan dia bisa melihat kesedihan Aleezan air matanya yang terjatuh pun tidak luput dari penglihatan david
"kebiasan dia yang suka menyembunyikan masalah tidak pernah berubah ,apa yang menimpamu sampai-sampai membuatmu seperti ini ,aku harap kau baik -baik saja sesulit apapun kamu harus baik-baik saja Al meski kau tidak baik masih ada aku. aku akan membuatmu selalu baik-baik saja "batin david
Aleeza sudah 1 minggu di rawat diRS dan hari ini waktu dia keluar dari RS .sedangkan Selia sudah lebih dulu keluar dari RS selia pun langsung kembali ke Negara A menggunakan jet pribadi yang sudah disiapakan oleh albian.
"kakak aku ingin pulang ke negara A hari ini juga, aku kangen kakek "ucap Aleeza
__ADS_1
"baiklah kakak akan siapakan jet pribadi sekarang juga kita akan kembali kenegara A, kakak akan menemanimu pulang dan mengantar kamu ke mansion kakek "ucap kaif
albian hanya terdiam saja meski terkadang Aleeza mengajak bicara hanya untuk basa basi saja agar kakaknya tidak menaruh curiga kepadanya. kaif hanya mengikuti permainan dari Sang adik kaif mengargai setiap keputusan yang Aleeza ambil karena sang adik sekarang sudah memiliki rumah tangganya sendiri memiliki kehidupan pribadinya sendiri jadi kaif hanya bisa menahan amarah dan kesalnya kepada Albian