
Setelah mengantar Tasya, Mike pergi ke ruang kerja yang ada di sebelah kamar tidur. Sedangkan Tasya pergi mandi. Setelah selesai mandi Tasya hanya menggunakan handuk kimono. Tasya yang baru saja keluar kamar mandi itu langsung membaringkan tubuhnya di ranjang.
"Hidup menjadi orang kaya memang menyenangkan, " gumam Tasya seraya melipat tangannya dan menaruhnya di atas kepala. Tak lama kemudian Tasya tertidur tanpa ganti baju terlebih dulu. Jam sudah menunjukkan ke jam 03:00. Mike memasuki kamar yang sama dengan Tasya dan mendapati Tasya tertidur dengan handuk kimono yang hampir lepas.
Mike menahan hasrat nya dan cepat - cepat membalut tubuh Tasya dengan selimut. Mike pun tidur di samping Tasya. Lebih tepatnya seranjang dengan Tasya.
***
Paginya jam menunjukkan ke jam 06 : 00. Tasya terbangun dari tidurnya dan melihat Mike tidur di sampingnya sambil memeluk satu tangannya. Tasya yang ingin menjerit terkejut tapi, takut Mike akan terbangun. Jadi Tasya perlahan - lahan melepaskan tangannya dari genggaman tangan Mike.
__ADS_1
Tapi, tangan Mike terlalu erat menggenggam nya. Tasya pun terpaksa menariknya secara paksa. Sebenarnya Mike sudah terbangun dari tidurnya. Mike hanya ingin mempermainkan Tasya sebentar. Mike pun dengan sengaja menarik balik tangan Tasya. Tanpa sengaja bibir mereka hampir bersentuhan dan tinggal sedikit lagi Mike akan menciumnya.
Tasya langsung menjauh dan berlari ke kamar mandi. Di kamar mandi Tasya tersipu malu. Wajah Tasya terlihat merah. Tasya memegang bibirnya yang bersentuhan dengan bibir Mike tadi. Alhasil detakan jantung Tasya semakin cepat karena malu.
"Apa - apaan dia. Tapi, tadikan dia sedang tidur. Jangan - jangan tadi hanya pura - pura tidur?" ucap Tasya bergumam sekecil mungkin. Setelah Tasya mulai tenang. Tasya mengisi bathtub dengan air hangat.
Setelah selesai mandi Tasya baru sadar. Kalau ia lupa membawa pakaiannya. Tasya ingin keluar dan mengambil bajunya. Tapi, Mike masih ada di dalam kamar.
Setelah memakai pakaian kerja Tasya turun ke lantai satu dan mendapati bi inah dan seorang gadis kecil berambut panjang sedang duduk di kursi makan.
__ADS_1
"Nyonya sarapan anda telah di siapkan. " ucap bi inah memanggil Tasya yang masih berdiri di tangga. Tasya pun duduk di kursi makan dan memakan sarapannya. Suana hening tanpa suara yang membuat Tasya sangat canggung.
"Siapa nama mu gadis kecil?" tanya Tasya memecahkan keheningan yang canggung itu.
"Namaku Nazwa Ganendra. Nazwa keponakan paman Mike. Apa kakak istri paman Mike?" sahut Nazwa memperkenalkan diri setelah menatap Tasya.
Jadi dia putri Harun Ganendra. Saudara Mike yang sekarang mengelola perusahaan bongli entertainment. Batin Tasya mengingat salah satu anggota keluarga Ganendra.
"Iya, nama kakak Tasya Riani. Kamu bisa memanggilku kak Tasya, " jelas Tasya memperkenalkan dirinya. Tak lama kemudian Mike datang dan duduk di samping Tasya.
__ADS_1
Tasya merasa tidak nyaman saat Mike duduk di sedekat itu dengannya. Tasya berusaha melupakan yang terjadi tadi. Tasya berdiri dari duduknya setelah selesai memakan sarapannya.
"Mau kemana Kamu?" tanya Mike setelah memakan sehelai roti tawar. Tasya menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Mike.