PERNIKAHAN TERSEMBUNYI

PERNIKAHAN TERSEMBUNYI
37. Lahiran


__ADS_3

Tidak terasa hari yang ditunggu Oleh Aleeza akhirnya telah tiba. Setelah 9bulan Aleeza mengandung. Hari ini Aleeza akan melahirkan anak pertamanya. Dan kebetulan Aleeza mengandung Anak kembar. Aleeza di temani Lani pergi kerumah sakit.


Aleeza harus mahirkan dengan caesar, tidak bisa dengan lahiran normal karena Aleeza menggandung bayi kembar dan ketubannya ternya sudah berkurang.


Lani menunggu dengan setia diluar ruang operasi ada rasa cemas dan khawtir yang menyelimuti hatinya.


Keluarga Ardana yang tau jika Aleeza melahirkan Kaif langsung terbang kenegara M dan Kriss yang mengurus semua keperluan Aleeza di.RS. dan juga ruangaan rawat inap operasi semua yang mengurus Kriss. Aleeza tidak mengetahui jika sang kakak lah yang mengurus RS.nya. Dia pikir yang mengurusnya adalah Lani.


Tak Lama kemudiam Aleeza telah keluar dari ruang Operasi dan di pindahkan keruang inap VVIP. Aleeza masih tertidur. Dan Lani yang menjaga Baby kembar Aleeza.



"Aaaaaa!! Keponakan Aunt yang lucu, yang comel yang tampan, dan cantik" Ucap Lani dengan gemas.


Brakkkk


"Kak, mana debay" Ucap Amel yang datang dengan heboh.


"Ssth!! Aleeza sedang istirahat. Tidak bisakah kau membuka pintu dengan pelan"


"Maaf, Kak Lani. Amel tidak sabar ingin melihat Debaynya"


"Debaynya lagi tidur, jadi jangan berisik"


"Iya, Amel tidak berisik"


"Cute banget sih, Jadi pengen ngigit" Ucap Amel dengan gemas.


"Kak Lan, Suami Kak Aleeza pasti tampan ya? Lihat anak mereka tampa dan cantik"


"Iya tampan sih, tapi sayang bejat"Ucap Lani.


"Oh ya Kak, Amel balik dulu ya? Mau ke caffe."


"Iya hati-hati Mel"


"Iya Kak Lani"


"Eeugghh!!!" Alisa sudah bangun dari tidurnya.


"Al, Kau sudah bangun"Ucap Lani


"Iya, Lan. Anak aku dimana Lan?"


"Ada dibox bayi, Anak kamu laki-laki dan perempuan. Sedari tadi mereka tidur pulas banget Al" Jelas Lani penuh antusia.


...****************...


Dinegara B Selia juga melahirkan dihari yang sama dengan Aleeza. Selia lahiran secara Caesar juga sesuai keinginannya. Selia memang tidak berminat melahirkan secara normal.


Dokterpun keluar dari ruang operasi


"Selamat Tuan dan Nyonya, Nona Selia melahirkan seorang Anak laki-laki dengan selamat dan bayinya juga sangat sehat"Jelas Dokter


"Terima kasih, Dok" Ucap Kakek Robin.


Seliapun dipindahkan keruangan rawat inap bersama dengan Babynya.


Keluarga Albi sangat bahagia dengan kehadirannya sang cucu.


Robin terus memandangi wajah sang cucu. Sedangkan Albi tanpa basa-basi langsung melakukan tes DNA kepada bayi yang baru saja dilahirkan oleh Selia.


Tapi, Albi tidak tau jika selia sudah membayar beberapa orang pihak RS untuk membuat laporan hasil tes DNA palsu.


__ADS_1


Albian memandangi bayi yang tengah tertidur pulas itu.


"Maafin, papa sayang. bukannya papa tidak ingin mengakuimu nak, tapi papa butuh ini untuk menjelasakan dan membuktikan kalau papa tidak menghianatinya."Ucap Albi Lirih.


"Aku ingin menyayangi anak ini, tanpa harus ada rasa ragu dihatiku"Batin Albi.


"Bi kau ingin memberi nama siapa anakmu ini?" Tanya Kakek Robin


"Albi akan menamainya ARSENIO KYLE, Artinya Dia anak laki-laki yang gagah dan kuat"


"Nama yang bagus"


"Anak ini tidak bersalah bi jadi Kakek harap jangan pernah kamu melampiaskan kekesalanmu kepadanya"


"Iya, Kek. Albi mengerti, Albi tidak akan berpikir kekanak-kanakan seperti itu."


"Ooekk..Oeekk" Tangisan Baby Arsen.


Albi pun menggendongnya dan berusaha menenangkannya. Namun Arsen masih terus menangis.


"Sepertinya dia haus bi, Kau suruh Selia memberikan Asih untuk Arsen"


"baik Kek"


Albi pun membangunkan Selia.


"Sel, Bangun .. Arsen sepertinya haus"


"Bi, aku lelah. Bisakah kau beri dia susu formula" Ucap Selia


"Selia, Kau tidak mau memberi asih kepada anakmu sendiri? Cepat bangun!! Beri Arsen Asih sekarang juga" Ucap Albi yang kesal dengan tingkah selia.


Selia pun bangun karena Albi marah terhadapnya.


"Sial!! Sungguh merepotkan sekali, aku masih harus menyusui bayi ini."Batin Selia.


...****************...


Lani tengah pergi keluar membembeli makanan.


"Lani kenapa memilih kamar mewah begini? Sebanyak apa sih uangya?" Batin Aleeza.


Ceklek suara pintu terbuka


"Kenapa kembali lagi Lan-, Kakak Kaif.."Ucap Aleeza dengan sangat terkejut.


Kaif langsung memeluk Aleeza.


"Apa kau baik-baik saja, Kakak sangat merindukanmu Aleeza sangat merindukanmu. Ini pasti sangat sulit untukmu."


"Hikss ..Hikss..Kakak Aleeza juga merindukan kakak. Aleeza minta maaf, Aleeza buat malu kelurga kita. Aleez-"


"Sudah cukup!! Jangan menangis lagi, Kamu kesayangan kami. Kamu juga kebanggaank kami selamanya menjadi Putri dikeluarga Ardana"


"Dimana Keponakan Kakak?"


"Mereka masih tertidur di Box bayi sebelah Kakak"


"Mereka??"Kaif pun melihat Box yang berada tak jauh dari dirinya.


"Al, Kau melahirkan anak kembar?"


"Iya Kak, Laki-laki dan Perempuan"


"Tuan Kaif, Barangnya ini mau taruh dimana?"Tanya kriss yang membawa hadia untuk sang keponakan.

__ADS_1


"Taruh saja disitu"Jawab Kaif


"Ada kak Kriss juga"Tanya Aleeza


"Iya Nona , saya menemani Tuan Kaif, Nona bolehkan saya melihat Anak Nona?"


"Boleh kok kak"


"Wah!! Nona melahirkan anak kembar. Lucu sekali"


"Kecil sekali sih tanganmu ini, rasanya sekali genggam akan lengsung patah"Ucap Kaif


"Kakak jangan kasar dong dengan Anakku"


"Tuan, ada-ada saja , yang namanya bayi ya pasti kecil lah"


"Aku sudah tau Kriss"


"Siapa nama kedua baby imut ini Nona?"Tanya Kriss


"Nathan Ardana Dan Nala Ardania, yang memiliki arti Hadiah dari Tuahan"


"Nathan .. Nala.. Bagus sekali namanya Nona"


"Hadiah dari Tuhan, Benar kalian hadiah dari tuhan untuk keluarga kami"Batin Kaif.


Kaif menggendong keponakannya secara bergantian. Bersama dengan Kriss


Kaif memfoto kedua bayi itu dan setah itu dia me ngirimkannya kepada sang kakek..


"Al kakak harus kembali kehotel dulu, kamu tidak apa-apakan kakak tinggal"


"Tidak apa-apa Kak."


Kaif dan Kriss kembali kehotel. Tinggalah Aleeza sendiri bersama si kembar.


Tak lama kemudia Lani pun datang.


"Maaf ya Al, Aku lama. Tiba-tiba tadi aku masih disuruh kekantor"Ucap Lani


"Iya tidak apa-apa, Lagian aku juga ada suster kok"


"Twins tidak rewel kan? Apa tadi mereka menangis?"


"Tidak, mereka tidak menangis"


"Uuhh kesayang Aunt Lani, pinter sekali tidak menangi. Oh ya kamu ingin dipanggil apa sama twins nanti Al"


"Mama sajalah Lan"


"Oeekk..Eookk"


Lani segera menggendong Baby Nathan karena takut membangunkan Nala.


"Sepertinya dia haus Al"


"Kemari biar aku susui dulu Lan"


Lani pun memberikan Baby Nathan kepada Aleeza.


"Sayang, anak mama haus ya"Ucap Aleeza sambil menyusui babynya.


"Anak mama, tampan sekali. Wajahmu sangat mirip dengan papamu sayang"Batin Aleeza


Selama Aleeza hamil ngidam yang tidak tercapai adalah Saat dia ingin Albi mengus lerutnya. Beberapa kali Aleeza menginginkan sentuhan Albi. Namun apalah daya Selain jarak alasan lainnya karena Aleeza sudah tidak ingin menemui Albi.

__ADS_1


Dan Albian beberapa kali mendapatkan mimpi seorang Anak laki-laki dan perempuan menghampirinya dan anak dalam mimpi tersebut memanggilnya Daddy.


Membuat Albi semakin memikirkan Aleeza. Setiap kali dia bermimpi detik itu pula dia teringat dengan Aleeza.


__ADS_2