PERNIKAHAN TERSEMBUNYI

PERNIKAHAN TERSEMBUNYI
54. C.E.O. Sky King Compny.


__ADS_3

Pukul 21.00 malam.


Aleeza pergi kekamar twins, melihat apa mereka sudah tidur apa belum.


Ceklek....


Aleeza membuka pintu secara perlahan. Dan masuk kedalam kamar twins. Aleeza tersnyum melihat pemandangan yanh ada didepannya.


Nala yang tertidur sambil memeluk sang papa. Albian juga telah tertidur disamping Nala. Dan Nathan ternyata juga sudah tertidur dikasurya.


Iya kasur twins terpisah.


Aleeza berjalan mendekati Nala dan Albian. Dia membenarkan selimut Nala tak lupa juga dia juga menyelimuti Albian.


Cup...


Sebuah kecupan mendarat dikening Nala.


"Selamat malam kesayangan mama, mimpi indah ya sayangku.."Ucap Aleeza seraya mengelus suray sang putri.


Selesai memberi kecupan kepada Nala, Aleeza berpindah kesang putra. Dia juga membenarkan selimut Nathan.


Cup...


Aleeza tidak lupa mengecup kening sang putra.


"Selamat malam sayangnya mama, mimpi indah ya jagoan mama.." Ucap Aleeza yang terus menatap Nathan dengan senyum manis diwajahnya.


Kini Aleeza pun keluar dari kamar sang anak.


Dia berjalan keruang kuarga Ardana.


"Mereka sudah tidur Al.. ?"Tanya Kaif yang tengah duduk santai.


"Sudah Kak.."Jawab Aleeza sambil berjalan mendekati sang kakak.


Tiba-tiba Kaif menarik Aleeza kedalam pangkuanya.


Bruukk ... !!


Dan kini Aleeza berada dipangkuan Kaif.


"Tidur sama kakak ya malam ini, kita sudah lama tidak tidur bersama sayang..."Ucap Kaif sambil memeluk Aleeza.


"Iya kakak, Aleeza juga kangen sama kakak." Mengalungkan tangannya dileher Kaif.


"Kakak sudah punya pacar, atau wanita yang kakak suka..?"Tanya Aleeza sambil menusuk-nusuk dada bidang sang kakak.


"Tidak ada...Kakak mau fokus sama perusahaan, twins, dan kamu saja."Jawab Kaif sambil menciumi rambut Aleeza.


"Kalau bukan adik sendiri, sudah aku nikahin kamu Aleeza. Wangi yang selalu aku rindukan, dan pelukana hangat yang selalu menenangkan aku."Batin Kaif.


Ekkhmmmm!!

__ADS_1


"Asiknya berduan ya...."Ucap Kai yang baru saja pulang entah dari mana.


"Kau kemana saja...?"Tanya Kaif yang masih memangku Aleeza.


"Habis ngebersin hama..,Aleeza sayang sini duduk dipangkuan kakak tampan Kai.."


"Tidak, kakak belum mandi, bau, banya kumannya lagi.."Tolak Aleeza sambil menyandarkan kepalanya didada bidang Kaif.


Kai pun mencium ketiaknya.


"Tidak bau kok, masih wangi sayang. Kakak sudah ganti baju loh.."Ucap Kai sambil merentangkan tangan.


"Kau mandi saja sana, Aleeza malam ini tidur denganku.."Ucap Kaif yang menggendong Aleeza seperti koala kini berjalan menaiki anak tangga.


"Yakk!! Mana bisa begitu kak, Aku juga belum tidur sama Aleeza. Kakak...!!" Teriak Kai yang memenuhi ruang tamu Ardana.


Kaif mengabaikan teriakan Kai begitu saja, dia terus berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.


"Ck..!! Dasar pujang lapuk. Kenapa tidak cari istri saja...? Masih saja menempel kayak cicak kepada Aleeza."Ucap Kai yang kesal kepada sang kakak.


Kai pun beranjak dari duduknya dan pergi kekamarnya.


...****************...


Kesokan harinya.


Pukul 06.00 pagi. Seperti biasanya Aleeza menyiapkan sarapan dan bekal untuk twins.


"Selamat pagi mama...."Ucap Twins bersamaan.


"Mama..."Panggil Nala.


"Iya sayang, ada apa..?"Tanya Aleeza.


"Papa kemana..? Nala bangun tidur, papa sudah tidak ada. Dikamar mandi juga tidak ada, dikamar mama juga tidak ada.."Tanya Nala dengan wajah sendu.


"Papa pagi-pagi sekali pulang kemansionnya sayang. Jadi Nala nanti berangakat kesekolah bersama mama ya.."Ucap Aleeza.


"Iya mama...."Jawab Nala yang mulai murung.


"Sayang, jangan sedih begitu dong. Om ikutan sedih nih.."Ucap Kai yang berusaha menghibur Nala.


Mereka pun menikamati sarapannya dengan tenang. Meskipun kesal Nala terus memakan sarapannya sampai habis.


Selesai sarapan Aleeza mengantar twins kesekolah. Kai berangkat kekantornya.


Sesampai dikantor Kai langsung masuk kedalam ruangannya. Dia baru duduk 5 menit sudah terdengar keributan diluar sana.


"****..!! Gw baru duduk, dan ini masih pagi sudah ada keributan diluar.."Ucap Kai yang kesal karena menggangu paginya.


Diluar ruangan Kai


"Kau, setiap aku bertemu denganmu selalu saja sial. Kenapa kau selalu ada dimana-mana sih..? Kau mengikuti ku ya..? Apa kau suka denganku..? "Ucap seorang wanita yang tampak jelas kekesalan diwajahnya.

__ADS_1


Brakk...!!


"Hey..!! Apa kau sudah bosan hidup..? Membuat keributan dikantor. Ini masih pagi sudah rame kayak pasar saja." Ucap Kai yang tiba-tiba keluar dari ruangannya dengan membuka pintu dengan kasar.


Membuat semua orang yang berada diluar terkejut dan ketakut.


Kai terkejut melihat sang kakak Kaif datang kekantornya.


Kaif yang sedari tadi beriri dihadapan seorang wanita, tanpa ada eksperis apapun membuat Kai merasa merinding dan takut.


"Jangan bilang, wanita itu marah-marah dengan kak Kaif.."Batin Kai.


Kaif menatap tajam Kai, membuat Kai benar-benar takut.


"Apa ini model yang kau pilih..?"Kalimat pertama yang keluar dari bibir Kaif.


Glek...


Membuat Kai susah menelan Silvanya.


"Siapa sih pria kutup ini..?"Batin Lani.


"Kak Lani, apa kau tidak tau siapa pria yang didepanmu ini..?"Bisik Tina.


"Siapa..?"Tanya Lani berbisik kepada sang asisten Tina.


"Kau ini, Dia itu Tuan Kaif. C.E.O muda yang suskes dari Negara B kau pasti tau kan perusahan SKY KING COMPNY. Dan A.N Entertaimen ini juga dibawah naungan SKY KING COMPNY kak."Jelas Tina.


Lani yang terkejut dengan ucapan Tina dia hanya berdiri kaku menatap kosong kearah Kaif.


"Mampus lo Lan, Kayaknya sekarang lo benar-banar habis. Menyinggung dewa kutub sama saja dengan bunuh diri." Batin Lani.


"Iya kak, dia model dari negara M. Dari perusahan Lex.Entertaimen." Jawab Kai yang ketar-ketir.


"Ma...af tuan, Saya benar-benar tidak tau jika tuan kutup adalah C.E.O Dari S.K.C." Ucap Lani yang memohon dengan wajah sok imutnya.


"Ck..!! Kau tau, jika kata maaf mudah diucapkan. Maka akan banyak penjara yang kosong."Ucap Kaif dengan tatapan tajam.


"Terus saya harus apa tuan..? Saya benar-benar tidak tau, lagian saya tidak salah sepenuhnya. Tuan menabrak saya tanpa meminta maaf, pundak saya sakit tersus saya juga terjatuh. Tuan bahkan tidak menolong saya.."Jelas Lani yang tidak berani menatap Kaif yang sedang marah terhadapnya. Dia hanya menunduk dan memainkan jarinya saja.


"Gila nih cewek, nyawa sudah diujung tanduk masih saja menyalahkan kakakku yang galakanya melebihi singa ini."Batin Kai


"Ck...!! Kau masih bisa menyalahkanku. Tanpa berpikir kesalahanmu. Sepertinya mau sudah bosan menjadi model ya."Ucap Kaif.


Lani terkejut mendengar ucapan Kaif, dia langsung mendongak menatap Kaif.


"Tidak...!! Aku tidak bosan tuan.Aku sangat senang menjadi model."Ucap Lani yang mulai takut kehilangan pekerjaannya.


"Tapi perusahaanku tidak membutuhkan wanita tidak tau diri sepertimu, dengan sikap mu ini kau tidak akan bisa bertahan didunia modeling ini. Jadi kau lebih baik mencari pekerjaan baru yang cocok dengan mu."Ucap Kaif.


Dia pun berjalan menuju ruangannya. Dan dikuti oleh Kai dibelakanganya.


Dan Lani yang me dengar ucapa Kaif dia merasa kesal. Karana Kaif yang tidak mau disalahkan dan melimpahkan semua mesalahan kepada dirinya.

__ADS_1


"Dasar cowok sombong, yang salah disini bukan hanya aku saja. Tapi kau juga salah..."Batin Lani. Tangannya mengepala sambil menatap punggung Kaif yang perlahan-lahan hilang dari pandangannya.


__ADS_2