
Aleeza sudah meninggalkan RS.
"Al, kamu harus banyak istirahat. Agar cepat pulih" Ucap Lani.
"Iya, Lan. Gih sana kamu berangkat kerja. Nanti telat lagi"
"Iya, Aku berangkat ya.."
"Amel, Sasa ingat ya jaga my twins dan sahabatku dengan baik"
"Siap bu. Komandan"ucap Sasa dan Amel kompak sambil tangan memberi hormat.
Lani pun berangkat kerja karena sekarang ada pemotran dipantai. Dan kemungkinan akan pulang larut karena jarak pantai yang lumayan jauh.
Aleeza menghabisakan waktu dengan sikembar.
Kaif sesekali mengunjungi keponakannya.
"Selama datang, Tuan ingin memesan apa?"Ucap Sasa ramah sambil memberi buku menu.
"Maaf, Tuan saya datang kemari ingin bertemu dengan Nona Aleeza" Ucap Kriss lembut.
"Siapa Sa?" Ucap Aleeza dari atas tangga.
"Sasa tidak tau Kak, Ini ada yang mencari Kakak"
Aleeza pun menuruni anak tanggak secara perlahan-lahan.
"Aleeza...."
"Kakak Kai, Kak Ken.."Ucap Aleeza berlari kearah Kai.
"Al kangen banget sama kakak."Ucap Al lirih
"Kakak juga kangen sama kamu sayang"Ucap Kai dengan suara yang bergetar.
"Cuma sama Kak Kai nih sama aku tidak kangen?"Ucap Ken sedikit cemburu.
Aleeza pun memeluk Ken.
"Al sangat kangen dengan kakak ken, jangan ngambek sama Al ya?"Ucap Al
"Tidak akan sayangku, mana tega kakak marah denganmu, oh ya dimana keponakan kakak?Kakak ingin melihatnya dan menggendongnya juga. Boleh ya Al?"
"Tentu boleh dong, anak Al ada diatas. Ayo!! Kita keatas saja"
"Sa buatkan minum dan cemilan ya."
"Siap Kak Aleeza" Jawab sasa.
...****************...
"Sa, tadi itu siapa ya? Yang bersama dengan kak Aleeza?" Tanya Bima.
"Itu Kakaknya Kak Aleeza"
"Tampan-tampan ya Kakaknya Kak Al"Ucap Amel
"Dasat gak bisa lihat cowok bining sedikit sudah nyantol"Sindir Bima
"Lo iri ya Bima?" Tanya Amel.
"Sudah kalian berdua, jangan ribut saja. Sepertinya Kak Aleeza buka orang biasa"Ucap Sasa
__ADS_1
"Kenapa Sa, kamu bisa bicara begitu?"Tanya Amel
"Iya, dari penampilannya dan barang yang mereka pakai semua barang Brand ternama" Jelas Sasa.
"Sudah jangan ngerumpi, Kak Al tadi nyuruh apa ke lo Sa?" Ucap Bima
"Astaga!! Gw sampek lupa Bim, ayo!! bantuin gw Bim nyiapin minum dan makanan ringan"Ucap Sasa yang terdengar panik.
"Wah!! Keponakan aku tampan sekali mirim dengan om Ken yang tampan dan penuh pesona ini"Ucap Ken dengan PD
"Dihh!! Nathan lebih mirip aku ya Ken."Ucap Kai yang tidak terima.
"Idihh!! Jangan sampai sepertimu yang buaya darat ini, keponakanku harus jadi lelaki yang baik. Seperti aku"Ucap Ken.
Kriss dan Aleeza hanya tersenyum melihat tingkah Ken dan Kai.
Sedangkan Nala sedang tertidur. Jadi Ken dan Kai tidak berani menggangunya.
"Al, kamu tidak berencana tinggal disini terus kan?"Tanya Ken
"Entahlah kak, Aku mulai nyaman disini"
"Kita pulang ke Negara A saja ya jika kamu tidak ingin tinggal lagi di Negara B. Jangan seperti ini Al, Kita juga ingin membantumu merawat twins"Ucap Ken.
"Jangan memaksa Alisa Ken, Jika dia nyaman disini biat dia disini" Ucap Kai
Kai bisa merasakan sakit hati yang Aleeza alami akibat perbuatan bodoh Albi.
"Kak Aleeza, Ini minuman dan cemilannya" Ucap Amel
"Taruh dimeja Mel, Terima kasih ya mel"
"Sama-sama kak, Amel kembali ke caffe ya kak"
"Oeekk. Oeeekkk"Tangisan Nala yang mulai haus.
Aleeza pun segerah memberi Nala Asih.
Nathan sedari tadi bermain dengan Ken dan Kai
"Al, Aku mau gendong Nala ya?" Ucap Kai.
"Iya, sebentar lagi Kak. Nala masih haus."
"Nathan sayang, kenapa kamu susah sekali untuk senyum sih, Seperti kak Kaif yang dingin kayak kutub"Ucap Ken
Selesai menyusi Nala, Kini gantian Nathan yang menyusu.
"Al, Kamu pasti capek ngurus twins ya?"Tanya Kai
"Tidak!! Kak. Aleeza justru senang. Karena Ada Twins. Mereka sangat menggemaskan bukan?"
"Iya, Mereka sangat menggemaskan" Ucap Kai.
Selesai menyusui twins, mereka kembali bermain bersama kedua omnya.
Aleeza duduk berdua bersama Kriss.
"Kak, Apa boleh Aleeza bertanya sesuatu"
"Al, mau tanya apa?"
Aleeza mengepalkan tangannya.
__ADS_1
"Bagaimana kabar Albi selama ini kak?"
Deg*
"Apa kamu merindukan Albi, Al?"
Aleeza tersnyum canggung
"Jika Aleeza bilang tidak, itu bohong sekali Kak, Bagaimanapun Albi ayah dari Anak Aku" Ucap Aleeza sendu.
"Albi, satu tahun terakhir ini, Kehidupannya sangat kacau. Tepatnya semenjak kamu pergi."
Aleeza terkejut mendengar ucapan Kriss
"Bagaimana bisa kak?"
"Karena dia mencintaimu Al, Setahun ini dia tidak seperti manusia."
"Maksut kakak?"
"Dia gila kerja Al, Perusahannya maju sangat pesat dalam 1 tahun terakhir. Dia sangat kejam lebih kejam dari sebelumnya. Tidak ada yang berani menyinggungnya. Dan dia terus mencari tahu keberadaanmu tapi Aku memblockir semua berita tentangmu"
"Bukannya dia seharusnya hidup bahagia dengan Selia"Batin Aleeza
"Terus perempuan itu kak?"
"Selia, Dia tidak di akui oleh keluarga Kyle. Hanya anaknya saja yang dia akui oleh Tuan Robbin".
"Albi??"
"Albi ragu bahkan dia sempat tidak mengakui anak itu. Albi sangat yakin jika dia tidak pernah menyentuj Selia"
"Apa Albi merindukanku juga . Jujur aku sangat merindukan masa - masa kita bersama dulu."Batin Aleeza
"Aku tau Al, kamu masih mencintai Albi. Dan Aku tau kau sangat merindukan Albi. Apa aku pertemukan mereka saja? Tapi jika Kaif tau dia akan marah besar denganku."Batin Kriss
"Aleeza, kakak kai dan kak ken harus balik ke hotel. Kak kaif sudah berpesab uruk tidak terlu lama disini" Ucap Kai
"Iya ka, Terima kasih kakam sudah mau menemui Aleeza"
"Iya sayang, Kak bakik ya "Ucap kai. Cup mengecup kening Aleeza
"Taattan, Sayangku" Ucap Ken. Cup Kening dan pipi Aleeza.
Kai dan Ken sudah turun terlebih dahulu.
"Al, Jika kau ingin bertemu dengan Albi. Kamu bisa berbicara dulu dengan Kakak Kaifmu. Jika kamu yang meminta dia pasti akan mempertimbangkannya, Jika aku yang mengatakannya yang ada aku akan dihukum sama kakakmu itu"
"Iya Kak, Terima kasih infonnya"
Kini hanya Aleeza dan Twins saja.
"Sayang pasti kalian kangen sama papa ya, maafin mama ya sayangku. kalian tidak bisa bersama dengan papa. Karena keegoisan mama. Tapi sayang jangan kahwatir saat mama sudah siap bertemu papa. Kita akan menemuinya bersama"
"Oh ya, Mama punya foto papa, apa kalian ingin melihanya?"
"Ini dia sayang, Ini papa kalian, namanya papa Albian. Tampan kan? sama seperti Nathan tampan."
Tiba-tiba tangan mungil Nala menyentuh layar ponsel Aleeza, dengan senyum di bibirnya Nala terus meyentuh foto sang papa yang berada di ponsel mamanya.
"Kamu pasti ingin di gendong papa ya, sayang. Maafin mama ya Nak."Ucap Aleeza lirih sambil mengecup pipi Twins Cup..Cup
__ADS_1
"Mama juga kangen sama papa kalian"Tak terasa air mata Aleeza terjatuh.