
“Bolehkah Paman memberitahuku?” lanjut Nirmala.
Ayahnya Daniel mengangguk, lalu menjelaskan apa yang terjadi, “Aku masih ingat beberapa bulan yang lalu, Daniel ingin memintaku untuk meminjamkan uang sebesar 700 juta. Dia bilang ingin menikahi gadis yang disukainya. Ibunya berlembut hati dan memberikan kartu bank kepadanya. Setelah lewat tidak lama, Daniel mengembalikan kartu bank kepada ibunya. Dia bilang kalau dia tidak memakai uang tersebut, dia juga bilang kalau gadis yang disukainya sudah menikahi orang lain. Ibunya sudah memeriksa kalau uang di bank memang tidak terpakai, jadi Daniel tidak berbohong. Dia tidak memakai uang tersebut, tapi kemudian dia berkelahi dengan teman se asrama dan diadukan ke pengadilan. Demi menebus Daniel keluar dari penjara, aku dan ibunya mencari pengacara ke mana-mana dan membayar uang ganti rugi, sampai-sampai menghabiskan semua uang simpanan kami selama ini ....”
“Daniel meminjam uang 700 juta dari kalian, itu terjadi saat terjadi perkelahian itu atau sebelumnya?” Nirmala kembali bertanya.
Ayahnya Daniel berpikir sejenak lalu berkata dengan yakin, “Setelah perkelahian itu Daniel baru meminjam uang tersebut. Kemudian, dia bilang ingin mengambil uang itu ke Guwoterus untuk mencari gadis yang disukainya. Tidak lama kemudian, dia pun diadukan ke pengadilan oleh temannya ....”
“...” Mendengar sampai di sini, Nirmala terdiam, dia menahan diri dengan menggigit bibirnya hingga gemetaran.
“Nak, ada lagi yang ingin kamu tanyakan?” Ayahnya Daniel kembali bertanya ketika melihat Nirmala tidak lagi berbicara.
Nirmala kembali sadar, menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri, lalu melanjutkan, “Kalau begitu, siapa yang mengajak Daniel keluar pada malam itu?”
__ADS_1
“Mengenai hal ini, aku tidak tahu. Polisi telah mengambil ponselnya, bahkan sampai sekarang masih belum mereka kembalikan.” Ayahnya Daniel menggelengkan kepala.
Nirmala mengatup bibirnya, menutup pena rekaman, mengeluarkan kontrak dan meminta ayahnya Daniel untuk menandatanganinya.
Ayahnya Daniel terkejut ketika melihat angka di atas surat kontrak yang bertuliskan 600 juta.
“Apakah perusahaan asuransi benar-benar akan membayar kami begitu banyak uang?” tanya ayahnya Daniel.
“Tentu saja!” jawab Nirmala dengan memaksakan diri untuk tetap tersenyum.
Agar terlihat lebih mirip, Nirmala meminta ayahnya Daniel untuk membutuhkan cap jempol di atas surat kontrak.
Setelah semuanya selesai, Nirmala mengeluarkan uang sebesar 600 juta dari tasnya di hadapan ayahnya Daniel.
__ADS_1
Uang 600 juta ini adalah pendapatannya selama bekerja di Klub Cinta. Awalnya, uang ini ingin dia gunakan untuk membayar hutangnya Liam, tapi belakangan ini dia menemukan bahwa Liam sepertinya tidak membutuhkan uangnya yang sedikit ini. Jadi, Nirmala menyisakan uang sebesar 10 juta untuk keperluan mendesak, dan sisa uangnya diberikan kepada orang tua Daniel.
Nirmala tahu bahwa orang tua Daniel hanya memiliki seorang putra. Ayahnya Daniel pun menangis begitu melihat uang tersebut. Sebenarnya, sebagai seorang ayah, yang paling dia inginkan bukanlah uang, melainkan putranya bisa hidup kembali.
Nirmala menahan diri agar tidak menangis. Karena semuanya sudah beres, dia menyimpan dokumen di atas meja dan berpamitan, “Paman, jangan terlalu bersedih, kalau begitu aku pulang dulu!”
“Nak, tunggu sebentar.” Ayahnya Daniel segera bangkit.
Nirmala berhenti, dia melihat ayahnya Daniel masuk ke kamar dan membawa sebuah album foto kecil dari kamar.
“Nak, aku merasa kamu sangat mirip dengan gadis yang ada di album foto ini. Aku tahu gadis yang ada di album ini adalah gadis yang ingin dinikahi anakku. Aku tidak punya maksud lain, aku hanya berharap kamu bisa membantuku mencarikan gadis ini untuk mengikuti acara pemakaman anakku, bertemu dengan anakku untuk terakhir kalinya ....” kata ayahnya Daniel dengan suara tercekat.
Nirmala mengambil album foto dari tangan ayahnya Daniel, dan membuka satu per satu. Di dalamnya berisi foto dirinya yang diam-diam difoto oleh Daniel ... foto di saat dirinya sedang mencuci baju, seprai, mencuci toilet, menggosok sepatu, menjemur baju, bahkan foto saat rambutnya terangkat tertiup angin ketika berdiri di koridor ....
__ADS_1
Nirmala benar-benar tidak pernah menyadari bahwa Daniel diam-diam memfoto dirinya.