Putri Aquamarinia

Putri Aquamarinia
Golden Shark


__ADS_3


đź‘‘Steven The Special Knight


-o0o-


“Kakak apa yang akan kamu lakukan?”. Tanya Risa seraya memegang lengan kiri Logan.


“Risa ini saat nya menunjukkan kekuatan Aquamarinia yang sebenarnya”. Balas Logan seraya menangkup wajah Risa dengan kedua tangannya. “Percayalah semua akan baik-baik saja”. Risa mengangguk pasrah membuat Logan tersenyum penuh keyakinan.


Logan berbalik mengambil nafas dalam lalu berteriak kencang.


“Golden Shark!!”.


Risa menunggu dengan jantung berdebar sedetik kemudian beberapa butler berdatangan dari segara arah, wajah ramah yang selama ini mereka tampilkan berubah dingin.


Sebahagian dari mereka mengeluarkan pistol dan sebahagian lagi membawa pedang panjang seperti samurai.


Derap langkah kaki kembali terdengar kali ini giliran rombongan maid berlari menuju lantai atas, mereka bertugas melakukan serangan jarak jauh atau biasa kita kenal sebagai snipper, itulah mengapa di atap istana sudah berjejer senjata laras panjang lengkap peluru isi ulang.


Melihat keadaan mulai berbalik para special knight bangkit kemudian berbaris memanjang di halaman istana. Bahkan Steven ikut berpartisipasi melupakan luka pada pundaknya yang ada di hatinya saat ini adalah melindungi Aquamarinia dan juga ratu mereka.


Suasana sejenak hening tanpa pergerakan namun tetap dalam mode waspada. Tanpa siapapun sadari jauh dari sana seorang pria berpakaian jas hitam merebut walki talkie dari bawahannya kasar kemudian berteriak.


“Apa yang kalian tunggu, keluar dan hancurkan mereka!!”.


Sedetik kemudian segerombolan pria keluar dari persembunyian mereka dan mulai menyerang senada dengan suara tembakan yang kembali terdengar. Special knight menyerang pertama di ikuti dengan tembakan para snipper. Beberapa dari musuh berjatuhan namun sebahagian besar semakin dekat dan menyerang dengan menggunakan pedang panjang.


“Kakak”. Risa mulai cemas.


“Tenang saja. Golden Shark bukan hanya sekedar pelayan semata, mereka merupakan manusia pilihan yang bertugas menjaga dan melindungi Aquamarinia. Bilang saja ini senjata rahasia kita”.


Di luar sana para butler sibuk mengayunkan pedang menyerang tanpa ampun, gerakan tubuh yang gesit menjadikan mereka tak terkalahkan. Sedangkan di atap para maid fokus membidik dan menembak sasaran dengan tepat, posisi berjejer mengikuti pagar pembatas menjadikan pertahanan mustahil untuk ditembus.

__ADS_1


“Apa-apaan ini dari mana datangnya mereka”. Geram pria misterius yang memperhatikan keadaan dari dalam bak tronton yang sudah dipenuhi berbagai macam layar komputer.


Mata sipit menjadi semakin sipit karna kemarahan yang memuncak, dengan suara lantang ia memerintahkan seluruh pasukannya menembus pertahanan Mega Ishland. Tapi bagaimanapun caranya tidak satupun dari mereka berhasil dan malah berakhir tragis.


“Sial”. Geramnya dengan gigi bergetar.


“Tuan kita harus mundur, sangat sulit untuk tetap bertahan”. Seru salah satu bawahannya yang bertugas dibelakang monitor.


“Tarik kembali pasukan, waktunya kembali menyusun strategi”.


Belum sempat mereka bergerak tiba-tiba dari atas sedetik kemudian beberapa pedang menembus atap secara bergantian. Semua manusia yang berada di dalam mulai panik, perlahaan perhatian mereka teralihkan pada pintu bak tronton yang terbuka lebar menampilkan lima butler berdiri dengan pakaian penuh bercak darah. Steven yang berada di tengah barisan tersenyum miring menatap mereka yang memucat.


“Tinggalkan si pemimpin selebihnya musnahkan”. Gumamnya pelan namun terkesan dingin dan tajam, sedetik kemudian hanya terdengar suara teriakkan.


-o0o-


Mega Ishland mulai tenang tanpa ada lagi serangan. Risa duduk di singasananya dengan Irene sibuk mengobati luka di lengannya. Mata beririskan biru safir tersebut menatap tajam ke depan dimana Logan, Steven dan seluruh pelayan yang sudah lama mengabdi pada Aquamarinia sedangkan yang ditatap menunduk takut.


Logan dan Steven terkekeh melihat ekspresi mereka sesekali berbisik.


“Maafkan kami Your Highness”.


“Yang kubutuhkan bukan kata maaf, katakan kalian sebenarnya siapa dan kemana para pelayanku yang sangat ceroboh dan cerewet”.


Mereka terdiam dengan kepala mengabaikan keringat dingin yang sudah membasahi tubuh.


Risa menoleh ke samping. “Tuan Logan yang terhormat kenapa diam saja?”.


Steven menyenggol lengan Logan yang masih terkekeh geli.


“Your Highness sepertinya anda salah orang, semua ini adalah ide murni dari Steven bahkan dia menjadi ketua terhebat”.


Steven merespon. “Kenapa aku?”.

__ADS_1


“Ketua sebaiknya kamu menjelaskan semuanya kepada ratu kita, oke? Aku percaya padamu”. Ucap logan sembari menepuk pelan pundak Steven yang melongo.


“Steven”.


“Ya Your Highness”.


“Said it”.


Logan mendorong punggung Steven mendekat membuat kegugupan pria tersebut bertambah berkali-kali lipat.


Perlahan Steven memberanikan diri menatap mata indah Risa yang sejak dulu selalu menggetarkan hatinya bahkan saat ini jarak mereka hanya berkisar lima kaki.


“Your Highness maafkan saya karna menyembunyikan ini darimu, hanya saja semua demi kebaikanmu juga. Golden Shark adalah tim yang dipilih khusus menjaga dan melindungi Aquamarinia. Mereka berasal dari daerah yang berbeda-beda, sebahagian dari mereka hidup sebatang kara dan tinggal nomaden. Namun ketika melihat kesungguhan dan kepandaian mereka dalam bertahan hidup membuatku berinisiatif melatih, mendidik mereka. Tanpa di sangka tuan Zaven menyadarinya, beruntung dia mendukung dan meminta membuat satu tim rahasia”.


“Dan kenapa merahasiakan ini dariku?”.


“Mereka bekerja dengan baik tanpa mengeluh sedikitpun bahkan ketulusan mereka melindungimu sedari kecil hingga sekarang, saya hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan yang sebenarnya”.


Risa menyandarkan punggungnya kasar sembari menghela nafas.


“Kenapa aku merasa berada di tengah-tengah film action, apa jangan-jangan kalian memiliki markas tersembunyi yang menyimpan segudang senjata, atau kalian berteman baik dengan Tom Cruise. Tak heran mengingat Mega Ishland sangat besar”.


“Ku serahkan semuanya pada imajinasimu, lakukan saja tugasmu sebagai seorang ratu dan urusan keluarga serahkan saja padaku”. Ucap Logan yang ntah kapan sudah berada di samping Risa seraya mengacak rambut emas tersebut gemas.


Risa mengangguk pasrah sedetik kemudian membalas senyuman para pelayan yang berdiri dengan wajah lega. Setidaknya ia tau jika selain keluarga masih banyak orang yang rela berkorban demi melindunginya, hal tersebut berhasil membuat Risa tidak lagi merasa sepi atau terancam karna siapa saja yang ingin menyerangnya harus menembus gerbang yang berdiri kokoh.


@@@@


Hai hai para pembaca setia Noveltoon.


Akhirnya author datang lagi, terima kasih karna selalu setia pada Putri Aquamarinia.


Mohin tetap memberikan like dan komentarnya ya gaes...

__ADS_1


Mari membantu novel ini agar bisa masuk peringkat novel terbaik, insyaallah author akan memberikan yang terbaik di setiap karyanya... 🥰🥰🥰🥰


__ADS_2