
-o0o-
Selama sebulan Claude membuktikan keseriusannya dengan menyiapkan segala keperluan pernikahan. Sehari setelah melamar ia langsung mengunjungi Mega Ishland untuk berbicara dengan pihak keluarga bahkan sempat di ceramahi oleh Xavier sedangkan Logan selaku kakak sekaligus juga sahabat menerima keputusan adiknya menikahi pria pilihannya. Karna Logan dan Claude sudah berhabat lama, ia mengetahui seluk beluk dan sifat sahabat baiknya tersebut jadi tidak ada alasan baginya menolak pernikahan tersebut. Kabar pernikahan Risa dan Claude sudah menyebar di seluruh penjuru dunia dan untungnya mendapat respon positif.
Saat ini tepatnya pada musim semi pesta pernikahan berlangsung dengan lancar. Para anak-anak menjadi dayang-dayang kecil menaburkan banyak bunga pada pasangan pengantin yang baru saja selesai mengucapkan janji suci. Mereka menjalani dua sesi acara yaitu pernikahan sekaligus penobatan Claude menjadi Raja Aquamarinia. Semuanya memakan waktu 6 jam atau setengah hari.
Setelah semua sesi selesai Claude dan Risa memutuskan istirahat di Mega Ishland, kamar Risa berada di lantai paling atas yaitu lantai 3 sedangkan keluarganya berada di lantai 2. Kamar yang selama ini ia huni sudah berubah dratis mengingat Claude mulai sekarang juga menghuni kamar tersebut.
Setelah selesai membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan piyama, Risa berdiri di balkon kamarnya menatap taburan bintang di langit malam. Claude yang baru saja selesai mandi keluar dengan mengenakan handuk melilit pinggangnya, menampakkan enam kotak pada perutnya. Claude menyadari jika gadis yang saat ini menjadi istrinya berada di balkon segera melangkah mendekat kemudian memeluknya dari belakang.
Risa sempat tersentak namun kembali tersenyum ketika menyadari jika suaminya lah yang memeluknya, membiarkan Claude menghirup aroma tubuhnya lewat lekukkan lehernya.
“Kau bisa kedinginan”. Gumam Risa menyentuh tangan yang melingkar di perutnya.
“Tubuhmu menghangatkanku”.
“Ohoo apa kau sudah ahli dalam merayu wanita?”.
“Setidaknya aku hanya melakukannya padamu”. Risa terkekeh ria. “Apa yang kau lakukan disini?”.
“Ini kebiasaan lamaku berdiri menatap bintang sebelum tidur. Aku mencurahkan semuanya pada mereka walaupun ku tau tak kan ada yang merespon, tapi setidaknya stress ku bisa hilang karnanya”.
“Mulai sekarang kau bisa berhenti melakukannya karna aku selalu siap kapanpun kau ingin bercerita”.
“Benarkah?”.
__ADS_1
“Tentu saja karna aku ini suamimu”. Tanpa sadar Risa tersenyum mendengar kata ‘suami’ lolos dari bibir pria tersebut. Rasanya sangat baru namun menenangkan seolah-olah hatimu yang kosong terisi penuh.
“Claude”.
“Panggil aku sayang”.
“Eh?”.
“Sekarang aku suamimu juga lebih tua darimu berhenti memanggil namaku, kau mau menjadi istri durhaka?”.
“Tapi…”.
“Cepat panggil aku sayang”. Gumam Claude sembari mencium leher jenjang yang kini menjadi tempat favoritenya.
“Baiklah. Sayangku berhentilah memainkan leherku, geli”.
“Ada apa sayang”
“Sayang katakan padaku apakah kau tidak akan meninggalkan ku, aku takut jika suatu saat nanti aku terbangun dan semua ini hanyalah mimpi. Karna jika memang semua ini hanyalah mimpi dan kau kembali pada putri Jasmin, aku tidak tau lagi harus berbuat apa. Mungkin selamanya aku akan hidup sebagai perawan tua”.
Claude tersenyum perlahan membalikkan Risa menghadapnya, menggunakan tangannya mendorong dagu Risa agar menoleh ke arahnya. Perlahan tapi pasti Claude mendaratkan ciumannya pada bibir merah muda Risa, melumatnya lembut membuat Risa tidak sanggup menahan berat badannya. Sontak saja Claude menahan tubuh Risa ahar tidak merosot ke lantai dengan melingkarkan satu tangan nya di pinggangnya sedangkan satu lagi mendorong tengkuk memperdalam ciuman mereka.
Lumatan tersebut semakin lama semakin agresif namun ia tidak lupa memberikan jeda agar istrinya bisa bernafas. Tanpa sadar Risa melingkarkan kedua tangannya di leher Claude membuat mereka semakin intens berperang. Claude mengabsen deretan gigi Risa menggunakan lidahnya, menghisap dan beradu lidah.
__ADS_1
Mereka mengambil nafas banyak-banyak setelah tautan bibir mereka terlepas, Claude menyatukan kening mereka menatap mata biru tersebut intens. Tangannya menghapus jejak peperangan mereka bahkan saat ini pipi gadis tersebut bersemu hingga menjalar ke telinganya.
“Begini caramu menjawab semua pertanyaanku?”.
“Begitulah. Apa kau memahaminya? Aku tidak pandai dalam berkata-kata, jika kau masih belum mengerti maka aku dengan senang hati melakukan cara lain demi menjawab semua pertanyaanmu”.
Otak Risa mulai berdering sebagai tanda bahaya dengan cepat ia menggeleng. “Tidak perlu aku sudah mengerti”.
“Sayang sekali aku tetap ingin melakukannya agar seluruh pertanyaan dalam pikiranmu terjawab sebelum kau mengatakannya”.
Belum sempat Risa menolak Claude kembali menautkan bibir mereka namun kali ini lebih intens dan agresif. ******* dan menyesap bibir manis Risa tanpa ampun bahkan saat ini satu tangannya sudah lolos memasuki piyama Risa, mencari ikatan bra dan dengan lihai melepasnya. Risa berusaha agar tidak terlalu gugup namun tubuhnya beraksi menolak perlakuan suaminya namun tentu saja Claude pandai dalam mensiasati, pria itu meraih lengan istrinya melingkarkan pada tubuh topless-nya. Claude menggendong tubuh Risa lalu membaringkannya ke ranjang, mereka saling pandang sebelum kembali berciuman. Mereka memulai malam pertama dengan perasaan saling terhubung satu sama lain.
TAMAT
**
ngak jadi deh... 😁
Nantikan terus keseruan cerita Risa yang sekarang udah jadi pengantin baru..
Apalagi dia harus mencari jodoh untuk kedua kakaknya yang bujangan ting ting...
Jangan lupa ya gaes berikan vote dan likenya, juga komentar karna sangat dibutuhkan bagi penulis agar tambah semangat dalam berkarya...
menciptakan momen-momen tak terlupakan...
__ADS_1
Bagu yang sudah memberikan apresiasinya saya dan keluarga besar Aquamarinia mengucapkan terima kasih banyak banyak telah mau memberikan cintanya untuk kami...
Love You 😘😘