
-o0o-
Author Pov
Hari ini perusahaan Aquamarinia mengadakan pesta musim dingin sekalian merayakan ulang tahun Logan ke 8 tahun. Semua keluarga Logan mengenakan pakaian senada dengan konsep biru mengingat biru adalah warna kesukaan si sulung.
“Selesai. Wahh nona muda sangat cantik dengan baju baru nya”. Seru Irene berbinar.
Gimana tidak, Elene baru saja memberikan pakaian rancangan desaigner andalannya pagi tadi dan langsung meminta Irene mendandani putrinya.
Konsep hari ini adalah gaun lengan panjang kombinasi warna biru dan putih. Tak lupa hiasan berlian murni berukuran kecil tersusun rapi menuruni gaun, serta manik-manik yang tidak terlalu berat. Rambut emas itu di sanggul rapi meninggalkan bagian poni, di hias oleh tiara perak.
“Sekarang tinggal sentuhan akhir”.
Irene menyemprotkan parfum ke udara dan perlahan jatuh tepat di atas Risa.
“Haachuuuu~”.
“Reaksi yang sama dengan tuan muda Logan saat pertama kali mengenakan parfum”. Kekeh Elene yang entah sejak kapan sudah berada di samping Irene.
“Mamma….mama”. Oceh Risa seraya mengangkat kedua tangannya membuat Elene langsung menggendong sang buah hati.
“Ayo semua orang sudah menunggumu sayang”.
__ADS_1
Elene berjalan menuju hall dimana semua orang sudah berkumpul.
“Apa kau gugup sayang? Jujur pertama kali mama datang ke mansion juga gugup sekali. Sampai-sampai saat mama memasangkan cincin pernikahan pada papa mu, aku malah membuat ulah dengan menjatuhkan cincin nya”. Elene tertawa ketika membayangkan kejadian lucu tersebut bahkan tanpa sepengetahuannya Risa ikut terkekeh dengan menutup mulutnya.
“Selamat ulang tahun tuan muda Logan de Zaven Aquamarinia. Kejayaan bagi Aquamarinia!!!”. Sorak semua tamu seraya mengangkat minuman mereka bahkan beberapa media massa ikut memotret momen-momen penting.
“Terima kasih, nikmati pesta hari ini dan lupakan semua masalah kalian”. Balas Logan datar namun berhasil membuat para gadis berbunga-bunga hanya dengan mendengar suara nya.
Logan menoleh ke samping dimana kedua orang tua nya sedang duduk. Pandangan nya terfokuskan pada bocah imut yang duduk manis dengan mata berbinar. Logan mengikuti arah pandangan nya yang ternyata terarah pada cupcake strawberry.
Perlahan logan melangkah mendekat dan tak lupa membukuk pada orang tua nya.
“Ibu boleh kah aku membawa Risa bersama ku?”.
“Tidak apa-apa ibu. Aku senang melakukannya”.
Elene tersenyum lembut kemudian memberikan Risa pada putranya.
Risa yang menyadari jika sudah berada di pelukan sang kakak langsung bersorak senang kemudian menyentuh pipi Logan dengan kedua tangan mungilnya. Logan terdiam sembari menatap sang adik bingung.
“Pbasday”. Ucap Risa sebisa mungkin namun yang keluar hanya kalimat bayi. Namun siapa sangka jika Logan mengerti arti perkataan nya.
Cup~
__ADS_1
Risa mengecup pipi Logan.
Sejenak ia terdiam lalu bersemu merah, sontak saja ia menutup sebagian wajah apalagi saat ini kedua orang tua nya menertawakan nya saat ini.
“Kejayaan bagi Aquamarinia”. Seru sebuah suara membuat Logan berbalik.
“Claude?”.
“Selamat ulang tahun tuan muda Logan”. Sapanya.
“Terima kasih telah datang Claude”.
“Sudah seharusnya aku datang ke pesta ulang tahun sahabatku bukan?”. Ujar Claude yang di balas anggukan Logan.
Logan dan Claude memang sudah berteman sejak sejak lama, kemanapun mereka pergi selalu berdua bahkan sampai bersekolah di tempat yang sama. walaupun jarak usia mereka yang terpaut jauh namun karna sifat dewasa dan kejeniusan Logan membuat mereka terkesan seumuran.
Bukan nya mengapa hanya saja mereka sama-sama bersifat dingin dan menurut Xavier sangat menyebalkan.
“Apa kau keberatan jika kita berbincang di balkon?”.
Logan geleng kepala. “Tentu saja, lagian Risa sudah bosan”.
Claude menoleh ketika sahabat kecilnya membahas tentang Risa. Baru ia sadari jika sejak tadi bocah kecil itu berada di sana hanya diam menyaksikan.
__ADS_1