PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 12 MELANJUTKAN PERJALANAN


__ADS_3

     Pagi hari yang cerah pun tiba mereka sudah bangun dari istirahatnya kecuali nara, nara tak kunjung bangun  juga ia masih terlelap tidur dengan nyenyaknya.  " HEI...NARA BANGUN.. CEPATLAH..." teriak pangeran nor kepada nara yang tak kunjung bangun bangun.


nara pun tidak bangun sama sekali padahal pangeran nor sudah berteriak padanya berkali kali dan cukup lama.


" sudah lah Nor.. biarkan mungkin dia sangat begitu lelah karena tadi malam " ucap pangeran pei padanya.


" baiklah, kita tunggu ntah sampai kapan dia akan terbangun " ujar pangeran nor


    Setelah dua jam berlalu menunggu nara terbangun sehinga jam sudah menandakan pukul 09.00 yang mana cuaca sudah mulai terasa panas, " HUWAAAA..." nara pun terbangun dan melihat sekelilingnya tiada ada orang di dekatnya, " HAH... semuanya pada kemana? atau jangan jangan aku ditinggal atau... jangan jangan mereka dimakan serigala, HADUH... kenapa aku kesiangan..." ujar nara sambil menepukkan jidadnya.


" HEII.. iya benar kita hampir di terkam oleh serigala hanya untuk menunggu kau bangun yang sangat baegitu lama" ujar pangeran nor yang tiba tiba datang. dan pangeran pei juga mengahampirinya sedangkan pengawalnya sedang menjaganya di luar.


" ma..maaf maafkan aku pangeran a...aku.. " ucap nara yang ingin meminta maaf dan ingin mengeles tapi di potong pembicaraannya.

__ADS_1


" sudah lah.. aku mengerti kau sangat begitu lelah, sebab itu kau terlalu nyenyak untuk tidur " ujar pangeran pei


nara pun menganggukan kepalanya dan dengan sedikit tersenyum " pangeran perhatian juga " ucap dalam hatinya nara.


saat ingin melanjutkan perjalanan tibba tiba" KRUKKKYUKK" suara perut lapar nara berbunyi keras sehingga nara benar benar malu dan pangeran pei tertawa kecil, " ayokkk sambil perjalanann kita cari makanan " ucap pangeran pei.


mereka pun pergi berjalan kaki untuk melanjutkan perjalannan dan mencari rumah makan, dan setibanya sudah 4 jam berjalan akhirnya mereka menemukan rumah makan dan mereka pun masuk kedalam terutama nara ia langsung berlari menujunya. " silahkan duduk " sapa pelayannya , mereka pun duduk.


 " aku mau mie rebus yang lezat, lalu minumnya teh, dan cemilan manisnya kue bunga " ujar nara yang mengawali terlebih dahulu dengan semngat. dan pangeran pei pun masih saja tertawa dengan sikap nya nara sedangkan pangeran nor ia tak pernah untuk berhenti berkomen " HEII.. enak banget kau bangun tidur begitu sangat telat lalu kita harus berjalan dengan cuaca yang sangat panas dan sekarang dengan enaknya kau langsung dapat makanan pertama." ujar pangeran nor yang berkomen pada nara.


" hmmm.. yaudahlah yang penting sekarang kita selamat dan baik baik saja dan lagi pula kita juga sama sama makan kan" jawab nara dengan sedikit sinis pada pangeran nor.


" ka..kamu..dasar meneybalkan " ujar pangeran nor

__ADS_1


" sudah sudahlah kalian mau sampaikapan akan berakhir bertengkar " ucap pangeran pei pada mereka berdua


"TIDAK AKAN PERNAH BERAKHIR.. " teriak mereka berdua dengan kompak dan langsung memalingkan muka masing masing.


pangeran pei dan pengawalnya sam hanya melihatnya saja dan menggelengkan kepala.


kemudian makanan pun datang dan nara langsung mengambil sumpit dan memakan mie nya dengan begitu sangat lahap. dan bahkan dia habis pertama.


     Di tempat ruang makan itu tak hanya mereka nam un banyak pengunjung yang datang dan ada salah satu kelompok yang berunding tentang daerang Tang, dan pangeran pei yang mendengarkan tidak akan lolos dari pembicaraannya mereka karna ini mungkin untuk jalan bagi misinya, dan pengawalnya sam juga selalu siap siaga.


" kalian tau.. wabaah yang ada di daerah tang itu bisa meyebabkan menular, tapi ada yang lebih seram sekarang banyak orang yang mati disana, mungkin saja itu hantu yang dulu mati karena wabah gatal gatal yang mengerikan " ucap bisik bisik sekelompokan itu.


pangeran pei makin penasaran, dan setelah semuanya selesai mereka cepat cept untuk melanjutkan perjalanannya ke daerah Tang.

__ADS_1


__ADS_2