PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 6 MELIHAT WANITA CANTIK


__ADS_3

pagi yang cerah dihari minggu nara selalu menyiapkan tanaman tanamn obat, buku, dan makanan untuk disajikan.


setiap hari minggu nara tidak berjualan namun ia mengajar teman temannya untuk belajara bersama mengenai obat obatan. teman teman memang bukan sepantaran nara mereka semua masih berusia 6 - 12 tahun. mereka dari tempat yang sangat pelosok dan mereka juga sangat ingin sekali sekolah. mereka bertemu dengan nara pada saat nara mengunjungi tempat mereka bersam kakeknya untuk memberikan kue bunga kepada temannya.


hai apa yang sedang kau lakukan " tanya sufu yang tiba tiba menghampiri nara yang sedang menyiapkan semua.


aku sedang menyiapkan untuk teman temanku.    jawab nara


apa kau tidak berjualan hari ini.? tanya nya lagi


tidak... ucap nara dengan tersenyum


dan beberapa jam kemudian mereka semua datang


HAI.....KAK NARA....  teriak mereka


haiiii.... ayo ayo duduk, kaka sudah menyiapkannya untuk kalian lho..  uajr nara.


iya ka... jawab mereka dengan kompak.


mereka terdiri dari lima orang yaitu, Mari berusia 6 th, ikaecu berusia 7 th, Ubin berusia 8 th, Saka berusia 10 th, dan Mion berusia 12 th.


kaka..kaka.. pria yang disamping kaka itu siapa " tanya Ikaecu.


i..ini.... jawab nara namun dipotong pembicaraannya.


pasti...kekasihnya ka nara ya...." ujar Mari yang tiba tiba berbicara.


sufu yang mendengarnya langsung rasanya ingin mual. " apa apan anak anak ini, mana mungkin pria seganteng ku ini memiliki kekasih seperti dia yang sangat jelek," batin sufu


hey... kalian itu masih kecil.. kaya ngerti aja tentang cinta?  ujar nara padanya


mereka pun tertawa senyum.


nara dan mereka saling berbincang bincang dalam pembelajaran, dan nara yang paling dewasa diantara mereka dia menjadi gurunya, sufu yang melihat nara benar benar merasakan kagum padanya.

__ADS_1


lalu kakeknya yang seperti biasanya tak kalah akan dengan sikapa nara, kakeknya menjadi hibur bagi anak anak tersebut.setiap dari mereka mempunyai keterampilan yang berbada beda dalam cita citanya. Mari dia ingin menjadi seorang guru, Ikauce dia ingin menjadi seorang dokter, Ubin dia ingin menjadi seorang chef, Saka inginmenjadi seorang pengusaha dan Mion dian ingin menjadi seorang pahlawan dalam perang. bebrbincang bincang yang sangat cukup lama  tak terasa hari pun sudah mulai petang. merka pun siap siap untuk pulang.


mereka pulang  ke rumah harus melewati jembatan yang sangat rapu dan bawahnya sungan yang agak deras. nara sudah biasa untuk menemani mereka pulang sampai melewati jembatan tersebut, tapi saat mereka lewat tiba tiba BRUMMMM..... jembatan untu runtuh dan merka semua terjatuh. da akhirnya dengan cepat nara langsung berenang dan menyelamatkan mereka. dan sufu pun yang ada disitu juga langsung ikut menelongnya.


dengan bersusah payahnya akhirnya mereka semua selamat. dan ketika sufu melihat mukanya nara ada beberapa bagian diwajahnya yang tampak seperti warna kulit yang sangat putih.


na..nara..ada apa di wajahmu, mangapa bewarna putih? tanya sufu penasaran


nara langsung terkejut kran wajah hitam dia tidak asli dengan cepat nara menjawab" oh...ini tadi saat aku menyelam ada sesuatu yang menempel diwajah ku bewarna putih. jawab nara dengan sedikit agak canggung karna takut semuanya terbongkar. sufu yang mendengar jawabnya langung menanggap santai " oh...


lalu " KAK....bagaiman kita bisa pulang.." ujar saka


nara pun merasa bingung dan rasanya ingin mengeluarkan air mata namun ia tak bisa takut  semuanya terhapus.


oh... gini saja kalian menginap saja dulu dirumah kakak, nanti besok kaka akan mencarikan jalan untuk kalian pulang, lagi pula sekarag sudah mau gelap.  ujar nara dengan mengajak dan senyum kepada mereka agar tidak sedih.


baiklah ka... jawab mereka dengan kompak dan riang


nara pun sedikit lega.


mereka semua sama seperti ku.. mereka sudah ditinggalakn oleh kedua orang tuanya. mereka tiggal di salah satu panti asuhan dan pemiliknya juga sangat kenal dengan ku." jawab nara


sufu yang mendengarnya merasakan apa yang nara rasakan.


" sudah ayo kita kerumah aku akan memasak yang enak " ujar nara dengan menggandeng tangannya sufu.


mereka semua saling senang dan bercanda , sufu yang melihat akan suasan dirumah nara yang  sangat ramai benar baner merasakn rasa harmonis.


" dia bahkan sangat menyedihkan tapi mengapa ia sangat senang membuat orang lain tertawa " batin sufu sambil memandang nara.


ketika jam 8 malam tiba mereka semua mulai mengantuk dan tertidur. namun nara ia masih belum tertidur dia masih memikirkan bagaimna caranya dia bisa pulang besok.


akhirnya nara dengan diam diam pergi ke hutan untuk mencari batang bambu yang akan dibuat perahu, idenya nara dia akan membuat peruha di sungai untuk mereka pulang dan datang ke rumahnya.


lalu sufu terbangun karan dia merasa tidak bisa bernapas karna terlalu banyak orang disekitarnya. kemudia sufu melihat lihat diantara mereka tidak ada nara " dimana nara ? " ucap dalam hari sufu

__ADS_1


lalu akhirnya sufu mencarinya. ia pergi ke hutan , namun dihutan nara pun tak ada dan dia berjalan lagi menuju ke sungai yang jembatan tadi runtuh. karna sufu berfikir dia pasti  akan datang ke situ karan memikirkannya.


saat ia samapai ternyata benar nara sedang membuat sesuatu disitu. dan sufu pun menghampirinya.


" apa yang sedang kau lakukan?" tanya sufu yang tiba tiba menghampiri nara dan membuatnya terkejut.


mengapa ke membuat ku kaget... a..aku sedang membuat perahu untuk mereka. lihat lah sudah jadi" jawab nara


sufu yang melihat akan karya nya sangat luarbisa walaupun dia hanyan membuat perahu bambu yang datar," ucapa pikiran susfu.


mengapa kau membuatnya malam malam seperti ini, ini kan sangat bahaya kalau ada penjahat bagaimana" ujar sufu


tenang aja aku tidak akan takut, lagi pula yang ada penjahat itu yang akan takkut dengan ku. ujar nara dengan tertawa.


sufu pun ikut tertawa.


lalu mengapa kau tidak tidur " tanya nara kembali


aku tidak bisa tidur, karna di rumah mu banyak orang aku tidak bisa bernapas. jawab sufu


ohh gitu.. maaf ya, gini aja aku akan membuatku susu jahe walaupun kau tidak tidur tapi badan mu akan tetap mersa enak di pagi hari. ujar nara


boleh ... jawab sufu dengan senyum


mereka pun kembali kerumah dan nara pun membuatkan susu jahe untuknya.


nih..silahkan diminum " ucap nara yang menyodorkan gelas kepadanya.


sufu pun meminumnya " enak sekali..." ujar sufu.


tentu saja " ucap nara lagi dengan tersenyum padanya.


saat sufu ingin berbincang dengan nara tiba tiba nara tertidur di pundaknya sufu.


sufu yang tadinya inngin marah tiba tiba tiba tidak jadi karana dia melihat wajahnya nara yang sangat kecapaian ia membawanya ke kasur dan saat ia memperhatikan wajahnya nara dengan baik ia merasakan bahwa nara terlihat sangat cantik.

__ADS_1


__ADS_2