
Pangeran pei, pangerai nor, pengawalnya sam dan nara bersiap siap di pagi yang cerah ini untuk pulang ke kerajaan bawlon. dan tidak lupa seperti biasa berpamitan terlebih dahulu.
mereka semua berada di depan gerbang untuk saling salam dan begitu juga dengan sang ratu yang masih saja berwajah kesal terhadap mereka terutama kepada nara.
bahkan sang ratu pun ingin membalas dendam kepda nara.
mereka semua berpamitan dan pulang dengan kereta kuda yang dikirimnya dari kerajaan bawlon untuk menjemputnya. dan pangeran pei ndan pengawalnya seperti biasanya menunggangi kuda dan yang di dalam kereta hanya pangeran pei dengan nara.
di dalam kereta nara dan pangern saling berbincang bincang. ketika di tengah perjalanan tiba tiba dengan kagetnya banyak sekolompokan penjahat lagi yang menghalanginya. dan lagi lagi mereka di serang entah dari mana semua penjahat itu.
dan mereka pun tak tinggal untuk melawannya. bahakn nara sendiri pun tak pergi untuk melindungi dirinya namun ia ikut untuk melawan.
bahkan nara dengan hebatnya ternyata ia bisa belah diri dengan jago. dan baru pertama kalinya pangeran melihat akan belah dirinya yang luar biasa.
namun dengan mereka masih merasa kesusahan karan melawannya ynag sangat begitu banyak dan dengan segeranya Sam langsung mengkodekan bantuan dengan meluncurkan petasan ke langit.
bahkan nara terjatuh karena serangan penjahat yang banyak.
dan saat pangeran pei ingin menolong nara tiba tiba " CLEBBB" dari belakang lagi lagi pangeran pei tertusuk di bagian badan belakangnya oleh anak panah, entah siapa orang yang dari kejauhan itu.
dan dengan cepat pangeran nor pun untuk membatu nara dan pangeran pei namun tak bisa juga karna pangeran nor tidak terlalu hebat seperti kakanya dan akhirnya mereka pun di kepung, para penjaat itu makin mendekat mendekat dan saat ingin menyerang tiba tiba dengan cepatnya anak panah dari kejauhan itu mengenai para penjahat itu yang mana mereka adalah prajurit dari kerajaan bawlon yang tadi sam mengide akan meminta bantuan.
dan saat pangeran nor melihat pedangnya ternyata pedang itu berasal dari kerajaan tangli " apa yang sebenarnya kerajaan tangli rencanakan mengapa mereka selalu menyerang mereka." ucap pangeran nor dengan kesal
" a..aku rasa itu adalah ulah sang ratu yang ingin membalaskan dendam kepada kita terutama sasarannya adalah nara, karan ia mungkin merasa malu karan perkataan nara " ucap pangeran pei yang sambil menhan rasa sakitnya.
dan cepat mereka langsung memikirkan pangeran pe untuk cepat cepat di bawa ke istana dan mengobatinya.
sesampainya di kerajaan bawlon dengan cepatnya pangeran pei untuk sesegara di bawakan ke ruangannya dan untuk segera di obati karena pangeran pei pingsan dan darah yang terus mengalir dan wajah yang sangat begitu pucat.
" apa yang telah terjadi " tanya sang ibunda ratu bawlon dengan khawatirnya.
" banyak penjahat yang menyerang kita bu.. " jawab pangeran nor
" si..siapa yang penjahat itu.." tanya ibunya lagi
__ADS_1
" aku tidak tau pasti " jawab pangeran nor. walupun tahu ia tak mau memberitahunya karna masih belum pasti.
dokter kerajaan tak lagi lagi datang ntah sampai kapan akan datang karna keadaan makin memburuk dan dan suasana makin tersa panik nara yang milahat akan pangeran yang sangat begitu menderita dengan cepatnya ial ari kedapur dan pergi ke taman terlebih dahulu untuk mengambil tanaman yang bisa di buat untuk oba obatan herbal.
nara langsung menyuruh pelayang untuk membatu membuatkan obatnya.
dan setelah obatnya jadi dengan cepatnya nara pergi menuju ke pangeran pei dan memberikan obatnya. " APA YANG KAU LAKUKAN..." ucap sang ratu dengan gentaknya kerana kehawatirannya.
" izinkan saya untuk memberikan obat kepadan pangeran yang mulia ratu, jika hal ini tidak berhasil saya akan bertanggung jawab sepenuhnya " ucap nara yang memohon
" bu..percayalah nara bisa menyembuhkannya karna ia sangat pintar sekali dalam membuat obat " ucap pangeran nor yang menyakini ibunya.
" baiklah sialahkan " ucap ibunda ratu
nara dengan cepatnya memberikan obat minum kepda pangeran dengan perlahan lahan. ia memberikan obat minum karena ia mersakan bahwa pangeran terjena racun oleh anak panah tadi yang menusuknya. dan saat memberikan obatnya tiba tiba " UHUK..UHUKK.." pangeran berbatuk darah dan ibunda ratu sangat khawatir dan marah kepada nara " PAKKKK... APA YANG KAU BERIKAN " gentak sang ibunda ratu dan menampar nara yang sangat begitu keras.
" sa..saya.. " ucap nara yang ingin menjelaskannya namun di potong pembicaraanya
" PENGAWAL.. CEPAT BAWA DIA KE PENJARA " ucap sang ibunda ratu.
lalu setelah itu sang raja datang bersama dokter kerajaan, dan dokter pun langsung memerikasanya.
ternyata....." bagaimana dok keadaan anak saya " ucap sang ibunda ratu yang makin khawatir.
" yang mulia raja dan ratu kini pangeran pei baik baik saja dan kondisinya sudah stabil " ucap dokter
" tapi dia berbatuk darah " tanya sang ibunda lagi.
" justru batuk darah itu dia mengeluarkan racunnya, dan siapa yang telah mengeluarkan racunnya yang mulia " ucap dokter dan bertanya kepadanya.
sang ibunda ratu pun merasa bersalah terhadap nara dan sang ratu pun langsung memanggil pengawal untuk membawa nara kemari.
nara pun datang dengan wajah yang sangat gelisah dan kepala tertunduk karena merasa bersalah akan tingkahnya yang takut malah membuat pangeran nambah bahaya.
" kau.. gadis itu kan... yang saat menolong sesorang juga karena racun ini " ucap dokter kepada nara
__ADS_1
nara pun melihat dokter itu yang saat itu memujinya " iya dok.. ini saya " jawabnya dengan nada kecil
" dokter kenal dia " tanya sang raja
" iya yang mulia dia adalah muridku" ucap sang dokter
nara pun terkejut akan apa yang di bicarakan dokter barusan
" ohh.. pantesan saja nara pintar sekali dalam membuat obat" ujar pangerai nor
" nara aku minta maaaf dengan sikap ku tadi terhadap mu " ucap yang mulia ratu kepada nara.
" iya tidak apa apa yang mulia ratu, aku juga mengerti akan perasaan yang mulia ratu yang sangat menghawatirkan pangeran " jawan nara dengan senyuman.
" sudahlah sekarang pei sudah tidak apa apa akan lebih baik kita tinggal dia dulu untuk istirahat agar dia jangan sampai terganggu." ucap sang raja.
mereka pun meninggalkanya hanya ibunya saja yang menemaninya.
nara dengan cepatnya menghampiri sang dokter " DOKTER.. " teriak nara
" salam dokter.. dokter maksud perkataan dokter tadi apa ya ? 2 tanya nara dengan penasaran
" oiya.. nak.. say ingin kau menjadi murid ku apakau mau, karna saya merasa senang melihat akan kreatif dan kepintaran mu, apa kau mau nak.." tanya dokter yang menawarkannya.
nara yang baru saja mendengarkannya merasa senang dengan riangnya nara menerimanya " iya.. dokter saya mau.. " jawan nara dengan senang
" baiklah nanti setiap 2 kali dalam seminggu kau datangg ke tempat praktiku ya nak.. ini alamatnya " ucap dokter itu sambil memberikan alamatnya
" baiklah dok.." ucap nara dengan senyum lagi
dan kini nara merasa senang dan menjadi murid dokter kerajaan.
__ADS_1