
semua orang sangat terkejut dengan apa yang diceritakan oleh
ibu kandungnya yeijin, mereka merasa bingung namun bingungnya mereka juga
terasa terbayar dengan jawabanya yang selama ini mereka cari akan tentang sikap
buruknya ratu tangli yang selalu kasar, karena sebenarnya ada niat buruk
dibalik semuanya.
“yang mulia raja kau tidak perlu khawatir karena, saya sudah
memerintahkan pangeran Nor untuk mencari ratu tangli” ujar pangeran pei kepada
sang raja.
“jadi kau juga tahu akan semua hal ini dari awal ?” Tanya sang
raja
“iya yang mulia” ucap pangeran pei
“KENAPA, KAU TIDAK MENGATAKAN HAL INI KEPADAKU ?” ujar sang
raja dengan marahnya
“yang mulia raja, pangeran pei juga tidak bersalah, karena hal
ini pun dia masih bertanya Tanya, belum sepenuhnya dia tahu, jika pangeran pei
belum mengatakan apapun mungkin dia masih harus menemukan jawabanya, lagi pula
bagaimana dengan yang mulia raja sendiri, yang sudah bersama sama dengan ratu
tangli dengan lamanya, tapi yang mulia raja tidak mengetahui akan semua hal
ini, meskipun gerak gerik kecilnya sama sekali. “
__ADS_1
Sang raja pun hanya bisa terdiam.
Pangeran Nor dan pengawal lainnya yang sedang mencari ratu
tangli.
Pangeran nor dan yang lainya mereka mencari ke tempat daerah
ZU yang manna hal buruk saat itu terjadi, karena pasti ada hubungannya dengan
hal itu. Namun saat disana tidak ada apa apa semuanya kosong, hanya ada angin lewat
saja. Lalu pangeran nor dan yang lainnya mencari ke tempat markas yang mana
saat itu nara di culik di bawah tanah, mereka ke tempat tersebut dan sesampainya
disana juga, tetap saja tidak ada apa apa.
Pangeran nor merasa bingung, harus kemana lagi ia akan cari,
benar dia sudah tahu dari awal juga, tapi bagaimna caranya ?” ucap dalam
pikirannya pangeran nor.
“Atau jangan jangan ada orang lain juga yang memberitahukan
kepada ratu tangli yang mana ada mata mata lain di istana” ucap dalam pikiran
pangeran nor lagi.
Pangeran nor terpaksa untuk kembali lagi dulu ke pangeran
pei untuk mendapatkan jalannya.
Sesampainya di istana dan berbicara kepada pangeran pei.
“ kakak, sudah ku cari kemana mana, ratu tangli tidak ku
__ADS_1
temukan. Aku tidak tahu harus kemana lagi aku cari” ujar pangeran nor.
“dan seakan akan ratu tangli juga sudah tahu bahwa dirinya
akan di tangkap, dan aku yakin ada mata mata lain disini kak ? “ ujar pangeran
nor lagi.
Pangeran pei berkata “mungkin saja kau benar ratu tangli
sudah mengetahuinya bahwa dia akan di tangkap, dan yah pasti ada mata mata lain
di antara kita”
“jika itu benar lalu siapa kak mata mata itu, dan kemana
perginya ratu tangli” Tanya pangeran nor
“aku belum tahu siapa mata matanya, tapi aku yakin ratu
tangli sekarang ada di daerah aslinya, yaitu kerajaan TANG.” Ucap pangeran pei
“lalu kalau seperti itu apalagi yang harus kita tunggu kak,
ayo kita pergi kesana dan menangkap ratu tangli yang licik itu “ ucap pangeran
nor yang sedikit geram.
“tidak semudah itu Nor, sekarang saja dia sudah licik
sebelum kita tangkap, kita harus bermain licik juga seperti dia” ucap pangeran
pei.
“lalu apa caranya ?” Tanya pangeran nor
“kita pergi kesana dengan menyamar” ucap pangeran pei.
__ADS_1