
KAKEK.... teriak nara yang kembali kerumahya.
KEK....teriak nara lagi karna kakeknya tidak menyautnya
saat ke kamar kakek
KAKEK..jerit nara yang kaget karna melihatnya terjatuh di bawah kasur dengan muka yang sangat pucat.
kek...bagun kek... bangun...ucap nara lagi dengan khawatir
gadis nakal, apa kau pergi mengintip ke sekolah lagi..ucap kakeknya denga sedikit sadar dan cuara yang kecil
ti..tidak kek...jawab nara denga makin merasa khawatir dan menangis
jangan menangis gadis nakal ku..kake tidak papa hanya kecapenyan saja, ujar kakeknya.
kek kakek disini dulu ya kek.. aku akan mencari obat untuk kakek...ucap nara
dan nara pun langsung pergi dari rumah dan mencarikan obat untuk kakek.
nara pergi kepasar untuk mencari obat ia pergi ke toko obat.
pa...apakah ada obat untuk sakit kepala dan nyeri buat usia yang sudah tua, tanya nara kepada pedagang obat
ada tunggu sebentar, jawab sipedagang tersebut
inih obatnya, ujar sipedagangnya lagi.
ini uangnya pa.. jawab nara sanbil memberikan uangnya kepada pedagang.
ketika nara ingin keluar dari toko obat dengan terburu burunya tiba tiba BRAKKK.... ia lagi lagi menabrak seseorang, dan ternyata orang itu adalah orang yang ia tabrak sebelumnya saat dikejar murrid murid sekolah.
dengan cepat mengambil obat yang terjatu dan nara pun mengatakan " maaf maaf saya tidak sengaja, saya buru buru" nara mengatakannya dan sambil cepat cepat meninggalkan tempat itu. namun lagi lagi ia ditahan oleh pengawal dari si pria tersebut. BERHENTI gentaknya. nara tak panjang lebar dian hanya fokus dengan jalan dan kakinya agar bisa cepat cepat pergi. tapi nara tak bisa.
AWAS AKU MAU LEWAT... teriak nara dengan marah
__ADS_1
berani ksekali kamu memarahi tuan saya. jawab si pengawal itu
akhirnya karna nara kesal ia langsung mendorong sipengawal itu dan berlari meninggalkannya.
nara cepat cepat untuk kembali ke rumah namun tiba tiba..di tengah perjalanan ia di hadang oleh sekelompok geng dari sekolah perobatan. meraka ada 5 orang dan salah satunya ada menjadi bos diantara mereka yang bernama yeijin, yeijin adalah seorang gadis yang terkenal didaerah bawlon karna orang tuanya yang kaya, yeijin juga adalah seorang gadis yang cantik, anggun namun sifatnya seperti nenek sihir.
HEH..JELEK.. ucap yeijin denga nyinyir
nara tak menjawabnya ia hanya berusaha agar bisa lolos dari sekelompok geng itu.
HEH..KAMU GK BISA LEWAT.. ucap yeijin dengan kasar
awas...aku mau lewat....ucap nara dengan berusaha menerobosnya.
DASAR GAK TAU MALU, kamu itu dah ngeganggu kita belajar.. DASAR JELEK ucap yeijin dengan makin kasar.
nara tak menjawabnya juga dia hanya ingin cepat cepat pergi dari tempat itu karna pikirannya sudah menghawatirkan kakeknya.
lalu tiba tiba obat yang dipegang nara tiba tiba di ambil oleh yeijin dan nara pun langsug ingin berusaha mengambilnya lagi tapi ia ditahan oleh teman temannya.
mereka saling ribut satu sama lain sehingga orang orang yang ada disekelilingya memperhatikan mereka, dan salah satunya seorang pria yang ditabrak nara tadi dengan pengawalnya.
tuan...perempuan itukan..yang tadi nabrak tuan..ucap si pengawal itu dengan tuannya
iya..apa yang dia permasalahin lagi? ujar si pria itu
ntah tuan ..sepertinya perempuan jelek tu sangat mencurigakan. jawab sipengawal itu
semakin aksi itu berlanjut tiba tiba obat yang ada di tangan yeijin, dia langsung membuangnya ke tanah dan menginjak ngijaknya sambil tertawa keras dan hina.
JANGAN.... teriak nara
nara yang sangat begitu sebal akan kelakuannya ia langsung mendorong yeijin sambil terjatuh.
dan teman teman nya yeijin juga langsung menarik nara lagi bahkan rambutnya nara di tarik oleh slah satu temannya sampai terjatuh.
__ADS_1
dengan sikapnya yeijin tak ada satu orang pun yang menyalahinya malah semua orang menyalahkan nara.
nara yang hanya jatuh dan menahan rasa sakitnya ia langsung teringat oleh kakeknya dan langsung pergi meninggalkan tempat itu. nara adalah seseorang yang tak peduli akan hinaan dari orang orang walaupun ia memendam rasa sakitnya.
pria yang ditabrak nara melihatnya sangat begitu aneh.
sesampai dirumah nara langsung cepat cepat menemui kakeknya.
KEK...teriak nara
kek...maafkan aku kek...ucap nara sambil menangis
kakeknya pun tersadar sedikit, "sudah na..kakek tidak apa apa" jawab kakeknya
nara masih saja menangis
gadis nakal pergilah makan, kau sangat capek dari pagi kau bekerja saja. ujar kakeknya
nara hanya menggeleng gelengkan kepala.
nara membantu kakeknya agar tetap kuat ia memijat badan kakeknya dan mengompres dahinya, sampai sampai nara tak makan sama sekali dari pagi.
tiba tiba di tengah malam kakeknya tiba tiba kejang karna tubuhnya yang sangat panas, nara dengan kagetnya ia langsung cepat cepat menyelimuti kakeknya dan memeluk kakenya, namun tubuh kakeknya makin memburuk
KEK... KEK... jerit nara sambil menangis
nara dengan cepatnya dan tampa berpikir apapun ia langsung pergi dan cepat cepat mencarikan obat untuk kakeknya. nara sangat bingun untuk mendapatkan obatnya karna ia tak punya uang lagi, hasil uang jualannya tidak ada lebihan, nara sangat meraskan bingung karna ditengah malam pun tidak akan ada toko obat yang buka. nara sangat termenung. namun tiba tiba ia ingat saat mengintip sekolah perobatan bahwa obat tidak mesti dari suatu hal yang diproses begitu lama dulu tapi obat bisa digunakan langsung secara alami. akhirnya nara langsung cepat cepat pergi kehutan di tengah malam yang sangat gelap untuk mendapatkan obat.
di hutan dengan senangnya ia bisa mendapatkan obat yang ia butuhkan walupun sangat lam untuk mencarinya karna gelap, sampai sampai tangan dan kakinya nara berdarah karna menginjak dan tergores sesuatu yang tajam.
saat ia ingin kembali ke rumah tiba tiba ia melihat ada sekelompokan sedang bertarung dan salah satu orang dari mereka dikroyok, nara yang melihatnya tidak tega ia langsung menolongnya dan saat nara menghampirinya sekelompokan penjahat itu langsung takut melihat wajahnya nara dan langsung pergi dari tempat itu.
nara melihat pria itu pingsan dan berlumur darah dibadan dan mukanya. nara langsung menolonganya.
sesampai dirumah ia langsung cepat membawa pria tersebut ke tempat kasur nara dan saat nara melihat wajahnya ternyata pria itu adalah pria yang saat itu dia tabrak di jalan da toko obat. nara langsung tak lagi memikirkannya ia cepat cepat untuk mengobati kakeknya dan sipria tersebut.
__ADS_1