
kesokan paginya anak anak siap siap untuk pulang, dan mereka pergi menuju ke sungai dan dengan kagetnya dia melihat ada sebuah perahu disana, WAH..... mereka sangat terkejut dan gembira.
" siapa yang membuatkan perahu, tiba tiba " tanya mion yang tiba tiba berbicara.
" seseorang yang sangat luar biasa tentunya" jawab nara
tapi siap " tanya mari lagi
hmm... entah" ucap nara
sufu hanya menggeleng gelengkan kepala, " dasar aneh gadis jelek mengapa dia tidak mengatakan yang sebenarnya."
" sudah sudah jangan dipikirkan lagi, yang penting kalian bisa pulang " ujar nara
iya...tapi kan kita harus izin dulu kepada pemiliknya " ujar saka dengan polosnya.
tentu saja pasti yang pemiliknya boleh, dan mungkin saja perahu ini datang dari surga " ujar nara dengan snyum kepada mereka.
dan lagi lagi sufu hanya menggelengkan kepala.
dan akhirnya mereka pun berpamitan dan pulang ke rumahnya, dan nara pun merasa senang.
"mengapa kau mengajarkan kebohongan kepada anak kecil " ujar sufu kepada nara yang tiba tiba .
" aku harus gimana, yang penting mereka baik baik saja." jawab nara
" sudahlah aku bingun dengan cara berpikir mu." ujar sufu yang sedikit kesal akan tingkah nara.
dan nara pun diam dan sedikit tertawa.
sudah lima hari sufu tinggal di rumah nara, ia bermaksud tinggal di rumah nara dengan cukup lama karena dia harus menyelidiki sesuatu yang mencurigakan, salah satunya adalah nara maka dari itu sufu harus menahan untuk tinggal bersamanya.
__ADS_1
dan kini dia harus kembali lagi ke ke kekerajaan bawlon.
" nara..kakek...saya izin pamit maaf kalo sebelumnya saya sudah membuat kalian repot " ucap sufu kepada nara dan kakeknya.
tiba tiba nara menjawab " aku ikut ya.... please...."
memangnya mau apa kau ikut " ujar sufu dengan penasaran
karna aku ingin bertemu pangeran Pei.." jawab nara dengan senyum
kenapa kau sangant seang sekali inngin bertemu dengan pangeran pei " tanyanya lagi
karna aku menyukainya " jawab nara
sufu yang mendengarnya ia merasa ingin mual.
" nak... ajaklah cucuku dia sangat menyukai pangeran pei." ujar kakeknya
baiklah.. kau boleh ikut. ujar sufu
YEYYY....... teriak nara yang sangat gembira sampai orang yang mendengarnya sangat kebisingan.
" dasar gadis jelek " ucap dalam hatinya sufu.
kek...aku pamit yah... aku janji aku tidak akan lupa untuk pulang ke kakek," ucap nara sambil ingin berpamitan.
iya... gadis nakal.. disana kau jangan membuat masalah.." ujar kakeknya
baiklah kek " ucap nara sambil mencium pipi kakeknya
dan mereka pun berpamitan.
__ADS_1
di perjalanan ia saling berbincang bincang
" nara... apa yang membuatmu sangat menyukai pangeran Pei" tanya sufu.
iya.. karna dulu saat aku berusia 4 tahun dan belum meninggalkanku ibuku menceritakan seorang pangeran yang sangat kuat dan tanpam yaitu pangeran pei, dan semenjak saat itu aku ingin sekali suatu saat nanti aku bisa bertemu dengannya. " jawab nara dengan senyum dan membayangkannya.
sufu berfikir " apa bener yang dia bicarakan, pasti dia bohong mana ada gadis sejelek dia bermimpi akan bisa bertemu seorang pangeran setampanku ini, pasti ibunya juga sok kenal denganku." ucap dalam hati sufu dan sedikit ilfil padanya.
" memangnya ibumu pernah bertemu denganku sebelumnya" tanya sufu lagi dengan penasaran
hmm sempat saat itu aku ingin bertanya tapi... saat ditaman ada sekelompokan penjahat akhirnya ibuku dan aku melarikan diri, lalu ibuku sakit mungkin karna kecapaian, dan saat di hari ulang tahunku yang ke 5 tahun, ibu ku membawa ku pergi, aku kira untuk jalan jalan sebagai hadiah ulang tahunku , tapi ternyata ibu ku meninggalkan ku di rumah kecil, sebab itu aku bertemu kakek yang bawel dan baik, " jawab nara.
sufu yang mendengarkannya merasa kasihan padanya.
lalu sufu menjawab " mungkin ibu mu punya alasan mengapa harus melakukan ini semua" ujar sufu kepadanya.
nara pun hanya menjawab dengan menganggukan kepala.
dan tidak terasa mereka akhirnya sampai di istana bawlon.
nara yang melihat di sekelilingya sangat menakjubkan WAHHH....
lalu pengawal sufu menghampirinya
" ha.. ka.kamu.." ujar pengawalnya dengan kaget.
tu.. tuan dia..." tanya pengawalnya dengan pensaran
" sudah diam saja" jawab sufu kepada pengawalnya.
mereka pun masuk ke dalam istana.
__ADS_1