PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 38 KEMBALI KE KERAJAAN TANGLI


__ADS_3

Mereka berlima telah sampai dikerajaan tangli dengan selamat. mereka pergi ke aula istana untuk memberisalam dan melaporkan hasil yang dikerjakannya.


" SALAM... YANG MULIA" ucap mereka berlima dengan kompak


sang mulia raja pun menjawab salamnya.


" apa yang terjadi sebenarnya disana ? " tanya sang raja


" kita sudah mendapatkan hasilnya yang mulia, di daerah zu tidak ada penyakit mematikan sama sekali mereka semua terbunuh sekelompkan orang jahat. " ujar pangeran pei yang bertanggung jawab dalam hasilnya


" lalu siapa para penjahat itu ? " tanya sang mulia lagi


" kita belum mengetahui siapa orang orang itu karena keadaannya sangat berbahaya dan mereka juga sangat banyak, maaf ya mulia " ucap pangeran pei sambil meminta maaf.


" baik.. baiklah yang penting kalian selamat. " ujar sang raja tangli


" terima kasih yang mulia, saya janji saya akan mencari tau siapa yang melakukan hal ini semua. " ujar pangeran pei yang berjanji dengan tulus.


" baiklah, sekarang kalian pergilah beristirahat. " ucap raja tangli.


" TERIMA KASIH YANG MULIA " jawab mereka lagi dengan kompak.


mereka pun saling mengunjungi kamarnya masing masing begitu juga pangeran pei, pangeran nor, sam dan dokter cheng, mereka  tinggal di kerajaan tangli sampai rencananya berhasil.


seperti biasa putri yeijin yangg kedatangan pangeran pei sangat merasa senang sampai selalu harus menempel seperti lem sehinggga pangeran pei harus super sabar.


nara memasuki kamarnya ia merasa senang

__ADS_1


" hufff... akhirnya bisa tidur kembali di pulau kapuk.." ucap nara diri sendiri sambil telentang di kasur.


tiba tiba DORRR.... bocil  bocilnya nara datang ( mari, ikaecu, ubin, mion, dan saka ) dan membuatnya terkejut.


" kalian... membuatku kaget saja sampai rasanya jantung ini ingin copot " ucap nara dengan pura pura kesal.


" hehe haha " mereka pun tertawa"


" ka nara..mengapa kak nara sangat lama sekali aku kan kangen.." ucap mari dengan polosnya dan lucu karena raut mukanya.


" maaf ya.. mari... ka nara bannyak urusan yang harus di lakukan dan diselesaikan" ucap nara dengan merayu sedihnya.


" iya.. tidak apa apa kak nara.. mari kau harus mengerti kak nara kan sekarang sangat sibuk " ucap mion yang ikut menenangkan akan pembicaraan mereka berdua.


" iya iya.. mari ngerti " ucapnya lagi dengan polosnya.


" hmmm.. kira kira ini mau ngapain? " tanya nara yang menggda mereka.


" hehe.. ternyata kalian cepat rindunya ya.. padahal kaka pergi hanya 15 hari " ucap nara dengan terharunya karena di rindukan.


" baiklah ka nara akan bercerita tentang wanita ajaib " ucapnya nara dengan bikin penasaran padahal ia menceritakan tentang dirrinya yang mengira bahwa ia jatuh dari jurangg bisa hidup kebali sehingga disebut ajaib.


nara pun bercerita seperti dirinya adala pendongeng dan yang lainnya mendengarkannya dengan serius dan terhibur.


mereka bercerita sampai malam larut dan mata mereka terlelap sampai samapi tak sadar mereka tertepar dengan sendirinya begitu juga dengan nara yang sebagai pendongengnya.


Keesokan harinya..

__ADS_1


waktu sudah menandakan pukul 10.00 pagi, matahri pn sudah terbit dengan terik sinarnya, sedengakn nara dan bocilnya belum lagi bangun, mereka masih tertidur dengan nyenyak.


di lorong kerajaan yang inginmenuju ke kamar nara pangeran pei sedang berjalan dengan gigihnya dan pakaianya yang rapih. saat pangeran pei berjalan ia beretanya kepada salah satu pembantu " khem.. dimana putri azura, dari tadi saya tidak melihatnya ? " tanya pangeran pei yang emang dari tadi tidak melihat nara karena biasanya nara selalu bangun pagi pagi dan membuat keributan terkadangnya.


" sepertinya tuan putri azura masih di kamar karena dari tadi juga saya belum melihat putri keluar kamar" jawab pembantu itu.


" ohh terimaa kaasih ya.." ucap pangeraan pei lagi


" iyaa pangeran sama sama, saya permisi pangeran " ucap pembantu itu


pangeran pei langsung menuju ke kamarna nara ia mengetuk ngetuk pintu kamaranya TOK..TOK..TOK.. berkali kali pangerai pei mengetuk namun tidak ada jawaban dan tidak di buka buka pintunya sehingga pangeran merasa khawatir takt terjadi apa apa terhadap nara didalam. dan langsung pangeran pei membuka pintunya  dan ternya juga tidak di kunci, saat pangeran pei masuk dan .. ternyata nara masuh tertidur pulas dengan di lingkari anak anak yang masih tertidur lelap juga. pangeran pei yang rasanya ingin membangunkannya namun tak tega juga kaarena melihatnya sangat begitu nyenyak,


lalu tiba tiba neneknya (ibunda ratu )masuk sambil membawakan bubur jagung yang sangat harum sehingga membuat nara terbangun dengan senyum.


" pangeran pei.. apa yang sedang kau lakukan disini " tanya ibunda ratu


" a..aku.." saat pangeran pei ingin menjawab tiba tiba


" wah.. nenek sangat harum sekali makanannya " ucap nara yang tia tiba berkata sehingga ,membuat pangeran pei terkejut karena yang jelas jelas tadinya tertidur lelap.


" kau akhirnya bangun juga nak.. ini makan dan bangunkan yang lainnya untuk makan juga, tapi sebelumnya cuci muka dan cuci tangan terlebih dahulu " ucap neneknya


" baik nek.. " jawab nara.


" pangeran pei apa kau sudah makan ? " tanyanya


" belum ibunda ratu " jawab pangeran pei

__ADS_1


" marilah duduk kita makan bersama ucapnya lagi.


dan mereka makan bersama sama.


__ADS_2