PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 29 MISI BARU


__ADS_3

Nara sangat rajin sekali dengan pekerjaanya, dia benar benar sangat mirip  dengan ibunya. ia bekerja dengan baik, rutin dan teliti bahkan pelayan pelayaan dulu yang memandang naraa berasa seperti ada ratu azura datang kembali.


nara tidak hanyaa bekerja di dalam istana namun ia juga bekerja di luar istana, karena kalau didalam istana itu masih bisa di jamin karena lebih terlihat langsung  sedangkan di luar ostana ia tak tau dengan orang orang di luar sana melakukan apa mungkin dari segi lingkungannya, menjualkan makanan seperti apa dan lain lain.


jadi ia memutuskan untuk keluar istana dan melakukan misinya. tapi ia juga tak sendiri ia di temani dokter cheng sedangkan teman temannya bersam kakeknya belajar di ruangan obat.


nara dan dokter cheng memutuskan untuk jalan kaki, karena akan lebih nyaman dan melihat suasana lebih lama. Saat keluar istana dan melihat sekelilingnya banyak orang yang memperhatikan nara dengan takjub sampai nara merasa bingunj dengan semua tatapan orang.


" dokter cheng.. mengapa semua orang melihat ku seperti itu? " tanyaa nara dengan heran


" karena mereka terkejut melihat wanita cantik sepertimu " jawab sang dokter dengan ketawa kecil


" tidak mungkin.. jika karena cantik, semmua wanita juga cantik " ucap nara.


dokter cheng pun merasa bingung juga dan tiba tiba " SALAM...RATU AZURA.. " ucap mereka semua yang memandangnya dan berkata kompak.  nara daan dokter cheng pun sangat terkejut.


lalu ada seorang ibu ibu penjual kue datang menghampirinya " salam.. yang mulia ratu azura... yang mulia kami sangat merindukan mu dan akhirnya kau pun kembali " ucap seorang ibu itu dengan senangnya dan tersenyum.


" iya.. yang mulia kami sangat... merindukan mu.. " teriak seorang ibu lainnya.


nara merasa bingung, ia memang merasakann senang karena jaasa ibunya smpai sekarang masih di kenang oleh warga namun naraa haarus menjawab pa kepada mereka karena dirinya bukan sang ratu tapi seorang putri. lalu dokter cheng membantu menjawaan pertanyaan warga. " SALAM... semuanya mungkin kalian merasa bingung dan dengan rasa yang senang mengapaa RATU AZURA kembali ke istana yang mana sudah lama hilang. mungkin kalian bertanya tanya, tapi kami juga belum bisa memberikan jawaban yang sempurna, dia memang sangaat terlihat seperti ratu azura, namun dia bukan sang mulia ratu tapi dia adalah putri dari yang mulia ratu. " ucap dokter cheng yang menjelaskannya.


semua orang pun langsung terkejut dan tak heran juga jika mereka terkejut karena sebagian orang tidak tau tentang kabar akan dataangnya putri azura ke kerajaan tangli.


dan semua orang pun langsung " SALAM TUAN PUTRI AZURA.. " ucap mereka lagi dengan kompak.

__ADS_1


nara pun berkata " iya... salam.. saya senang bertemu dengan kaalian.. "


" kita juga sangat.. begitu senang akhirnya ada seorang putri baik dari kerajaan yang telah datang kembali kepada kami. " ucap seorang ibu tadi lagi


nara merasa bingung dengan ucapan yang dikatakannya " mengapa ia mengatakann putri baik telah datang ? memang sebelumnya tidak ada putri yang baik " ucapp dalam hatinya.


lalu agar suasan tidak lama akhirnya nara meemberikan hadiah kepada semua orang yang ada di situ dan satu per satu meninggalkannya.


namun hanya seorang ibu tadi saja yang belum meninggalkannya dan nara pun bertanya " bu.. ada apa"


" kau.. memang benar benar seperti yang mulia ratu azura " ucap seorang ibu itu


" ya jelas.. dia kan putrinya " jawab dokter cheng padanya.


" iya bu.. baiklah.." jawab nara dengan tersenyum


" nak.. kau berjanji kan pada ibu.. agar kau menjadi seorang putri yang baik.. " tanya ibu lagi dengan memastikan nara


" iya.. bu.. aku berjanji.." ucap nara


" kau sudah berjanji pada ku.. aku ingin kau membantuku.. untuk menemukan putri ku .."  ucap ibu itu dengan  merayunya.


nara pun bingung " apa yang kau katakan bu.." ucap dokter cheng yang tak mau nara harus melakukannya takut menjadi beban.


" baiklah bu.." jawab nara dengan senyum..

__ADS_1


" nama ibu siapa? " tanya nara


" saya anyan..." jawab si ibu itu


" lalu seperti apa putri ibu.? " tanya nara lagi.


" dia berumur yang sama seperti mu nak.. dia juga merupakan gadis yang cantik sepertimu.. " ucap ibu itu.


nara makin bertanya tanya " baiklah bu aku akan mencarikan putri ibu.. tapi aku masih bingung apakah ibu punya ciri ciri tentang putri ibu agar aku bisa menemukannya. " ucap nara.


" hah.. iya saya ingat putri ku memiliki tanda lahir hitam bulat sedang di pergelangan kaki kanannya. " ucap sang ibu itu.


" hooo baiklah bu,," ucap nara lagi dengan tersenyum.


dan ibu itu pun pamit kepada nara dan meningggalkannya.


" nara.. mengapa kau membantunya? " tanya dokter cheng


" aku harus membbantunya.. kasian ibu itu.. dia kehilangan putrinya, ibu itu juga masih ingat dengan ibuku walaupun sudah 18 tahun hilang. " ucap nara


" baiklah terserah kamu.. tapi jika kau keberatan kau bisa minta tolong ke akau oke.. " ucap dokter cheng


" oke..." jawan nara dengan girang.


mereka pun melanjutkan perjalanan dan misinya, mereka berkeliling akan semua apa yang mereka lihat semuanya baik baik saja. dan mereka melakukan misinya sampai hari mulai ingin gelap lagi. dan kembali ke istana untuk melanjutkannya besok pagi.

__ADS_1


__ADS_2