
Nara kini di perintahkan untuk mengurus tengtang kesehatan yang ada di istaana, yaitu dari kedokteran, obat obatan, lingkungan yang bersih dan juga makan yang sehat. nara juga tidak sendiri dalam bekerja memlakukan itu semua ia di bantu oleh dokter cheng dan juga teman temannya.
ada seorang pelayan datang mereka memberitahukan nara bahwa ia di perintahkan untuk menemui ibunda ratu atau yang di sebut neneknya. saat menemui neneknya nara di ajak olehnya untuk mengunjungi sebuah tempat.
" naraa kemari lah.." ujar neneknya
" iya nek.." jawab nara
mereka berdua berdiri depan pintu ruangan yang yang mana tempat itu sangat kumuh dan kotor tepatnya tidak pernah di rawat sama sekali.
" nek.. ini tempat apa? " tanya nara
" dulu ini adalah gudang obat ibumu " ujar neneknya
lalu mereka pun memasukinya, melihat dalamnya ternyata.... WAHHHH dengan kagetnya nara tertipu akan pandangan dari luar karena ternyata dalamnya benar benar sangat rapih, bersih dan wangi seperti ruangan baru..
" nek.. tempat ini benar benar sang t indah dan nyaman, banyak sekali bunga bunga yang menghiasi ruangan ini sehingga membuatnya wangi. " ucap nara
__ADS_1
" tentu saja.. ibu mu kan sangat menyukai macam macam bunga sehingga ia membuat ruangannya di penuhi dengan bunga dan membuat ramuan agar bunga bunga ini tidak layuh berada di ruangan yang tertutup. " ujar nenknya yang menjelaskannya.
" lalu nek.. mengapa di luar sangat terlihat kotor dan kumuh? " tanya naraa lagi yang penasaran.
" hal itu sengaja agar tidak semua orang terlalu tau dengan ruangan ini. " ucap neneknya
" memangnya ruangan ini harus di rahasiakan nek.. atau emang ada sesuatu rahasia di balik ruangan ini? " tanyaa nara lagi dengan rasa yang sangt penasaran.
" yaahh.. mungkin bisa di bilang seperti itu, jika kaau penasaran mengapa kaau tidak cari tahu saja " ucap neneknya.
" memangnya nenek tidak tahu tentang ruangan ini? " tanya nara lagi
" berarti.. itu ceritanya.. nek.. nenek sudah jangan menangis aku yakin nek kalo ibuku pasti masih ada dan aku janji aku akan menemukan ibuku, lagi pula pula saat ku lahir ibuku juga masih ada di samping ku sampai aku berusia 5 tahun. hanya saja aku tak tau kemana ibu pergi dan apalasannya. " ucap nara dengan tegar.
" nak.. aku percaya dengan mu..nak aku yakin ibumu pergi meninggalkan kita mungkin ada sebuah alasan yang memang sulit untuk di katakan. " ucap neneknya dengan pasti.
" iyak nek.. " ucap nara sambil memeluknya dengan erat.
__ADS_1
Sore hari..
dari pagi sampai siang nara dan nenknya berbincang bincang dengan lama dan tak tersa sampai waktu sudah hampir mau gelap.
di sore hari ini.. nara kemabli lagi ke ruangan gudang obat ibunya, nenknya kini menyerahkan kunci ruangan tersebut kepada nara. di situ nara memulai mulia dengan membuat jadwal, melakukan obat obatan, membaca buku catatan ibunya dan lain lain sampai larut malam dan bahkan nara tertidur lelap sampai pagi.
TOK..TOK.... pintu itu bersuara namun nara tak kunjung bangun juga, namun pintu itu tidak terkunci dan akhirnya nenek beserta pelayannya nara langsung memasukinya. neneknya membangunkan nara dengan begitu lembut dan pelayang di sampinya sudah meniapkan makanan untuk nara. " nara.... bangun lah.. " ucap neneknya.
nara pun membuka matanya tipis tipis dan melihat di depannya sudah ada neneknya dan pelayanya.
" apaa ku lembur semalam? " tanya neneknya.
" hmmm tidak.." jawab nara yang masih lesuh kerana baru bangun tidur.
" sudahlah.. ini minum teh hangatnya biar segar, abis itu kau bersihkan diri dan setelah itu kamu boleh bekerja lagi. " ujar neneknya
" baiklah nek..." jawab nara.
__ADS_1
memulai hari yang baaru dengan semangat baru, dengan semangatnya nara bekerja tentang obat obatan sambil di bantu teman temannya sambil belajar, lalu mengurus di bagian dapur untuk selalu mengecek makanan makanan sehat dan melihat lingkungan agar tetap bersih dan nyaman dan tak lupa juga untuk belajar lebih dengan master yaitu dokter cheng.