
Meraka makan bersama dengan senang. dan tak heran lagi nara terlalu selalu semangat menghabiskan pertama makanan yang di saji.
" nara.. apa yang terjadi saat kamu di culik oleh mereka? " tanya pangeran pei.
" ya.. yang terjadi aku di kurung di penjara yang kedap suara, banyak pengawal yang menyerang dan tak ada makanan " jawab nara sedikit meririh
" lalu kamu bisa lolos bagaimana caranya ? " ucap pangerean nor yang ikut bertanya
" ya.. seperti biasa menipu mereka, lalu melawannya kemudian aku lari namun aku kehilangan jalan hanya ada jurang, ya sudah.. aku lompat dan untung saja aku masih hidup " jawab nara dengan polosnya.
" sebenarnya markas musuh itu ada dimana? " tanya pangeran pei lagi
" oiya.. markas itu berada di bawah tanah, jadi ya.. aku maklumin kalian yang tidak bisa mencari ku. " ujar nara.
" apa kamu masih inget jalan menujunya? " tanyanya lagi
" iya.. masih inget " jawab nara
__ADS_1
" oiya.. ada suatu hal yang aneh saat aku di culik, pertama ada seorang tuan yang sudah tua seperti bapa bapa, dan sepertinya dia adalah bos dari sekelompokan penjahat itu dan anehnya tuan tua itu mengetahui keberadaan kita kalo kita akan ke daerah zu. ya.. mungkin sebab itu kita terjebak balik. dan ada lagi yang aneh, saat aku berlari meloloskan diri, di dalam dinding bawah tanah itu ada suara yang mengatakan TOLONG aku tadinya ingin mencari tau suara tersebut tapi... tidak sempat karena sekelompokan penjahat itu mengejar ku dengan cepat. " ucap nara menjelaskannya.
" kak.. ini benar benar aneh.." ucap pangeran nor pada kakanya
" berarti ada seorang mata mata di dalam istana ntah itu istana bawlon atau tangli. " ucap pangeran pei.
" ya sudah ka kita langsung saja ke tempat bawah tanah itu, " ucap pangeran nor
" tidak... kita akan balik ke istana " ucap pangeran pei
" mengapa ? " tanya pangeran nor
" tapi.. ka bagaimana sekelompokan penjahat itu " tanya pangeran nor lagi
" mereka juga akan tertangkap pada waktunya namun aku yakin mereka hanyalah bayaran dan pelaku sebenarnya ada di dalam istana " ucap pangeran pei.
" aku setuju dengan apa yang di katakan pangeran " ucap dokter cheng
__ADS_1
" iyah.. aku juga setuju, tapi.. kira kira menurut pangeran siapa yang mata mata di istana? " tanya nara
" aku merasa yang melakukan hala ini adalah ratu tangli ke 2 ( ibunya yeijin )" ucap pangeran pei.
" apa kau yakin? " tanya nara lagi.
" iya aku yakin karena sebelumnya aku pernah melihat ratu tangli kedua sedang mengobrol dengan 2 orang tentang daerah tang saat itu " ucap pangeran pei.
" oh.. iya..aku ingat ka " ucap pangeran nor yang ingat karena saat itu ada dia juga.
" rencana ku kita balik semua ke kerajaan tangli " ucap pangeran pei.
" baik.. tapi bagaimana kita melapotrkan misi ini ke kerajaan sedangkan pelaku daerah zu belum tertangkap " tanya nara.
" tenang, saja aku akan bertanggung jawab soal ini " ujar pangeran pei.
dan semuanya pun mengikuti rencana pangeran pei. dan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ke kerajaan.
__ADS_1
mereka menunggang delman karena kuda mereka pergi semua saat di daerah zu. dan mereka pun menikmati perjalanan dengan saling bercerita.