PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 21 HARI PERAYAAN KERAJAAN BAWLON


__ADS_3

Sudah hari H tepatnya kerajaan bawlon merayakan hari jadinya. semua orang  yang ada di kereajaan bawlon bersiap siap. raja bawlon yang sangat begitu gagah dan mewah, sang ratu bawlon yang sangat begitu cantik dan menawannya, pangeran pei yang sangat begitu tampannya, dan pangeran nor yang begitu manisnya. dan di iringi tamu tamu lainnya.


semua berkumpul di aula istana untuk memakan makanan yang telah di sajikan di atas mejanya masing masing dan saling memberikan ucapan selamat.


dan tak lupa juga untuk mengundang kerajaan tangli, yaitu taga tangli kedua sang ratu raja tangli kedua lalu ada ibu kemudian ibunda ratu kerajaan tangli atau ibunda dari raja tangli pertama dan kedua, dan tak lupa membawa putri raja tangli yaitu putri yeijin.


mereka saling menghormati satu sama laindan di kehadiran itu juga mereka mengundang dokter kerajaan yaitu dokter cheng yang kini menjadi gurunya nara.


dan sedangkan nara ia hanya melakukan aktivitas di balik acara. yaitu menyajikan makanan untuk para tamu dan membuatkan hidangan yang banyak dan lezat. namun nara juga membawa keluarganya yaitu kakeknya kemudian teman teman belajarnya, yaitu mari, ikauce, saka, ubin, dan mian. mereka berlima akan memberikan sebuah pertunjukan yang sangat luar bisa yaitu sebuah drama.


dan kakeknya pun tak diam saja ia membantu nara untuk menyiapkan semuannya.


setalah semuan salam di lakukan pertunjukan pun mulai. dan kelompok teman temannya nara pun memainkan pertunjukan dramanya.


mereka semua yang melihat akan pertunjukan itu sangat senang dan merasa bahagia bahkan ada bagian yang sedih sampai sampai tersentuh hatinya, meraka memainkan drama dengan tena tentang sebuah harapan.


drama yang mereka mainkan benra benar sangat membuatnya kagum padahal mereka masih di bilang anak anak. bahkan raja dan sang ratu pun sangat senang akan melihat pertunjukan ini.


setelah pertunjukannya selesai semua di ruangan itu bertepuk tangan sangat kiencang PRO PROKKKK....


bahkan nara sendiri pun sangat bangga dengan pertunjukan mereka.


lalu sang raja bawlon pun bertanya " anak anak siapa yang mengajari kalian ? " tanya sang raja


lalu salah satu dari mereka yaitu mari menjawab " ka nara yang mulia." ucap nya


" nara? maksudmu nara yang ada di sini" tanya sang ratu bawlon yang ikut berbicara


" iyaa benar yang mulia ratu " jawabnya lagi


" yang mulia siapa nara itu... bolehkah saya melihatnya " ucap salah satu orang yang ada di situ yaitu ibunda ratu kerajaan tangli.


" baiklah.. nara...silahkan masuk.." ujar ratu bawlon


nara pun masuk daan semua orang benar benar merasa terkejut karena apa yang semua orang lihat akan diri nara dengan ucapan tadi sangat tidak mempercayainya.


" HAH...HAHA.. apa benar dia yang mengajari anak anak pintar ini ? sepertinya bohong mana ada gadis sejelek dia bisa menjari anak anak seperti mereka. " ujar ratu tangli ( ibu daru yeijin) dengan menjelek jelek kannya


" IYAAA MANA MUNGKIN DIA.. " ucap semua orang dengan kompak.


" HEII.. kau jelek jangan ngaku ngaku kalu dirimu itu nara " ucap sah satu dari mereka


ibunda ratu raja tangli yang tadi bertanya siapa itu nara ia melihat akan wajahnya nara dengan sangat kepolosannya ia merasa nara itu seperti putra pertamannya. polos namun otaknya sangat pintar.

__ADS_1


nara yang lagi lagi mendengar akan ejekan orang lain hanya diam.


" penampilnya memang tidak seperti kita namun hatinya tidak sama dengan tampilannya " ucap ibunda ratu yang membelanya sambil memperhatikan wajah nara akan kepolosannya seperti putra pertamannya.


" maaf nek.. maksud nenek apa... bisa saja kan.. dia orang gila yang masuk secara tiba tiba dan ingin merusak perayaan kerajaan bawlon, liat aja tampang mukanya sangat kotor." ucap yeijin kepada ibunda ratu tangli yang sama saja neneknya.


" iya..benar...usir saja yang muliaa" ucap salah satu orang lagi.


" JANGAN.. DIAN BENAR BENAR KAK NARA.. KATAN SIAPA KAK NARA JELEK KAK NARA ITU BAHKAN SANGAT CANTIK..." ucap salah satu dari teman nara yaitu ikaechu yang paling kecil dengan nada mengentak pada semua orang


" benar yang di ucapkan oleh anak manis itu." ucap pangeran pei yang ikut berbicara membela nara.


" hei..pangeran.. dia itu anak kecil mana mungkin benar " ucap salah satu orang lagi menjawabnya.


" justru anak kecil itu lebih jujur dan benar " ucap pangeran pei..


" SUDAH SUDAH.. mau dia cantik atau jelek tapi yang jelas aku tidak suka memandang dia berada disini dengan wajah yang jelek. " ucap ratu bawlon dengan sinis


" benar.. yang mulia usir saja dia " ucap seseorang lagi


" jangan... dia memang jelek wajahny tapi dia juga seorang wanita yang masih memiliki kecantikan walaupun itu bukan di wajahnya namun berada di hatinya " ucap dokter cheng yang ikut berbicara membela nara


" baiklah... dari pada ribut kita buktikan saja apakah dia bisa melakukan sebuah pertunjukan seperti anak anak pintar itu jika dia tidak bisa melakukannya kerajaan bawlon akan mengusirnya namun jika ia bisa melakukannya dan sampai membuat kita tersentuh maka dia memang benar guru dari anak anak itu " ujar pangeran pei


semua orang pun setuju.


nara pun memberikan sebuah pertunjukan dengan bercerita dan memerankan sebagai ceritanya.


" suatu hari... ada seorang pangeran yang sangat..tampan ia juga memiliki boneka cantik dan lucu di kamarnya yang di pajang di dekat jendela, boneka itu amat sangat bersih, wangi dan cantik yang selalu pangeran merawatnya. 


dan setelah beberapa lama kemudiannya pangeran tak lagi mengunjungi boneka cantik itu yang berada di jendela kamarnya, namun  kini pangerantak lagi ada untuknya karna sudah memiliki pasangan yang sangat cantik yaitu sang putri. boneka itu kini menjadi sendirian tak lagi di temani pangeran dan kini debu makin melekat pada dirinya sehingga membuatnya sangat kotor. 


dan beberapi hari kemudiannya seorang pembantu membersihkan kamar sang pangeran yang sangat berantakan, dan pembantu itu melihat boneka yang kini sudah sangat berdebu di jendela, pembantu itu tak heran karna sudah sangat kotornya ia langsung membuangnya ke tempat sampah, dan tempat sampah itu di buang lagi hinga sampai ke pusat tempatnya. boneka itu yang dulu sangat cantik dan mengemaskan kini sudah kotor dan lesuh, boneka itu merasa " jangan... buang aku... aku yakin pangeran akan kembali dan menemuiku " rasanya boneka itu ingin bersedih dan menangis namun ia tak bisa karna apalah dayanya yang hanya boneka dan tidak memiliki air mata. "


mereka yang mendengarkan pertunjukannya di buat sangat menyentuh hati. bahkan orang orang yang tadi menghinanya kini menjadi sedih akan cerita nara. dan bebrapa orang pun bahkan bertepuk tangan untuknya.


" kau memang benar benar sangat luar biasa nara . mengapa kau bercerita tentang boneka yang sedih dan malang " ucap sang ratu bawlon yang merasa sangat tersentuh akan ceritanya dan bertanya kepada nara.


" iyah karena saya ingin mengambil pelajaran dari cerita tersebut, bahwa semua orang itu sama mau cantik atau jelek mau baru atau lama bahkan jika sudah sangat begitu berjuangang untuknya namun..jika di hina bahkan sampai di diambaikan makan hatinya psti akan merasa sakit, mungkin yang aku ceritakan hanya sebuah boneka tapi jika itu manusia mungkin tak tau seberapa rasa sakitnya." ucap nara yang menjelaskan


dan semuaa orang pun tersentuh akan kata kata nara juga. bhakan yeijin sendiri pun rasanya ingin mengeluarkan air mata.


" sudah jelas.. dia adalah orang baik " ucap sang dokter cheng dengan leganya.

__ADS_1


namun...


" ti..tidak bisa aja kan ini hanya kebetulan dia, bahkan bisa jadi ia ingin menyelusup ke kita dengan cara menyamar seperti orang gila " ucap yeijin yang tak mau melihat nara di kerajaan bawlon karna iri padanya


" aku setuju dengan putri yeijin mungkin saja dia menyamar, bagaimana kalo kita mengujinya dengan bertarung di luar, jika dia benar benar hebat dalam bertarung berarti dia benar benar orang jahat" ucap seseorang yang mengajukan pendapatnya.


" BAIKLAH AKU MENERIMANYA " ucap nara yang benar ingin membuktikannya


semua orang keluar dari ruangan aula itu dan menuju lapangan yang sangat luas.


pangeran pei merasa khawatir dengan nara apakah dia bisa atau tidak


" kak.. bagaimana? kasihan nara " bisik pangeran nor yang ada di sebelahnya


"ntahlah kita lihat saja, aku juga merasa curiga karna aku merasa benar dengan apa yang yeijin katakan " ucap pangeran pei.


" oke.." ucap pangeran nor lagi


pertarungan pun segera di mulai. nara akan melawan salah satu pengawal kerajaan bawlon yang sangat hebat dan sudah tau pastinya dia adalah Sam.


masing masing mengunakan pedang, dan nara merasa berat yang baru saja memegangnya.


KITA MULAI 1..2...3...


TRANG TRANG TRANG...


dilihat dari cara nara bertarung benar benar sangat lemah sampai sampai DAGGG nara di tendang hingga terlempar dan jatuh ke genangan air yang cukup lebar dan kotor akan tanahnya. BRUMMM.


dan saat nara bangun betapa terkejutnya melihat wajah nara yang sangat... kotor.


" IHHH DASAR JIJIK, KOTOR BANGET CAPAT CEPAT BERSIHKAN WAJAH DAN BADANYA BENAR BENAR TIDAK ENAK DI PANDANG " ucap ratu tangli yang sombong itu dengan nada kerasnya.


semua pelayan pun membawakan selang air dan menyiramkan ke arah nara yang sangat kotor


nara pun sambil menutpi wajahnya dengan kedua telapak tanganya.


air itu mengalir ketubuh nara sehingga kotoran kotorannya pun terbuang dan bahkan dengan kagetnya semua orang yang melihat tangan dan sedikit bagian leher yang terlihat karena di tutupi dengan tangannya yang tadi nya hitam kini berubah menjadi sangat..putih dan rambutnya yang tadi begitu ikal kini menjadi lurus dan saat nara menurunkan tangan dari wajahnya semua orang benar benar sangat terkejut bahkan pangeran pei jauh lebih sangat terkejut


wajah nara sangat begitu cantik dan indah .. dengan kulitnya yang putih, rambut hitam yang tebal, bibir yang tipis dan berwarna seperti merah jambu alami, mata yang indah dan bulu mata yang panjang dan lentik.


nara benar banar sangat cantik.


dan bahkan semua orang berkata  " RATU AZURA ? " ucap mereka yang bertanya tanya karena keindahan cantiknya seperti Ratu Azura.

__ADS_1


 


 


__ADS_2