
Semua orang merasa terkejut akan melihat nara yang wajahnya sangat begitu cantik. tapi kecantikannya itu bertanya tanya karena sangat persis seperti ratu azura atau istri dari raja pertama tangli, sebab itu keluarga kerajaan tangli jauh lebih terkejut.
ratu azura sangat begitu terkenal karena kecantikannya dan kelembutannya, bahkan ratu azura juga adalah seseorang yang sangat luar biasa dalam bidang kedokteran dan bahkan ratu azura merupakan murid istimewanya dokter cheng dan sebab itu juga dokter cheng sangat terkejut dengan wajahnya nara yang persis seperti muridnya. dan terlebih lagi pangeran pei benar benar sangat terkejut sampai sampai tidak bisa mengedipkan mata, karena wajah nara persis seperti seorang ibu yang berada di mimpinya berkali kali.
nara masih sajaa menundukan kepalanya karena ia mmerasa malu dan berpikiran yang tidak tidak.
kakeknya nara yang kini telah membesarkannya pun benar benar merasa bingung dengan wajah wajah orang yang di sekitarnya yang melihat akan keindahan wajah nara, seakan akan semua orang mengetahuinya.
dulu saat nara di titipkan oleh kakeknya ia hanya di perintahkan dengan seorang ibu dengan selember kertas surat yang berada di depan pintunya, bahwa ia berpesan untuk menyembunyikan kecantikan nara dengan butiran butiran debu untuk menutupi wajahnya, kerana dulu ibunya menuliskan bahwa nara tidak mau sampai harus ketampat orang orang yang ingin bertujuan untuk menyakitinya, namun kakeknya tak tau tujuan apa yang akan membuat menyakitinya, sebab itu kakeknya hanya mengituki perintah apa yang ibunya tuliskan.
tiba tiba yeijin tidak terima akan melihat semua orang yang memandang nara dengan takjub karena kecantikannya, dan yeijin pun sangat begitu irinya lalu dengan sepontalnya yeijin berkata " KENAPA KALIAN MENJADI DIAM SEMUA? APA YANG KALIAN LIHAT... JELAS JELAS DIA ITU SEORANG PENJAHAT YANG MENIPU KITA DENGAN MENJELEKKAN WAJAHNYA. " teriak yeijin
" tidak... dia bukan orang jahat dia adalah putri ku yang sudah lama hilang " ucap ibunda ratu tangli ( ibunda dari raja tangli)
yeijin pun terkejut, bahkan terlebih lebih lagi yaitu ibunya yaitu ratu tangli yang sangat sombong ia berfikir fikir " selama ini dia masih hidup? tapi jika dia memang azura tapi mengapa ia jauh lebih muda dari ku " ucap dalam hatinya sang ratu sombong itu.
dan begitu juga nara sangat terkejut " apakah benar selam ini aku adalah putrinya? " ucap pirannya nara yang bertanya tanya.
" nak.. siapa nama aslimu" tanya ibunda ratu tangli yang penasaran dan menghapirinya dengan lembut
" nama ku nara..ibunda ratu " jawab nara dengan sopan
" siapa ibumu nak " tanyanya lagi yang sangat penasaran
" nama ibu ku.. a..azura " ucap nara dengan gugup
ibunda ratu tangli, ratu tangli yang sombong itu, lalu raja dan ratu bawlon begitu juga dkter cheng benar terkejut dengan jawabanya nara.
" sungguh? lalu ibumu dimana nak.." tanyanya lagi
"semenjak aku berusia 5 tahun ibu ku meninggalkan ku dan sampai sekarang aku tidak tau dimana keberadaan ibuku." ucap nya lagi yang meririh hatinnya.
ibunda ratu pun makin bertanya tanya
" lalu siapa yang merawat mu selama ini ? "tanyanya
kakek ku sambil menujukann ke arah kakeknya dan kakeknya pun maju di berdiri di samping nara.
" kakek.. apa kau benar kakeknya? " tanya ibunda ratu
__ADS_1
" iya saya kakeknya mesti saya bukan kakek dalam keluarganya namun saya yang membesarkannya." ucap kakek
" lalu bagaimana kau bisa bertemu dengan nara " tanya lagi
" saat dia berumur 5 tahun dia sudah berada di depan rumah ku dengan membawa tas yang mana didalamnya terdapat surat dari ibunya. " ucap kakeknya
" apa kau tau ibunya seperti apa? " tanya lagi
" saya tidak tahu ibunya, karena saat itu hanya ada dia di depan rumah ku dengan menangis" jawab kakeknya lagi
" lalu mana suratnya apa aku boleh tau " ucap ibunda ratu lagi
" kakeknya pun langsung memberikan surat padanya "
dan saat ibunda ratu membaca suratnya di situ tertulis bahwa ada aasannya mengapa nara harus di tutupi wajah yang cantiknya dengan kotoran.
" nak.. apakah ada sesuatu yang di tinggalkan dari ibumu ? " tanya ibunda ratu lagi yang memastikannya
" ini ibunda ratu saat di hari ulang tahun ke yang ke 4 tahun ibuku emberikan kalung ini, dan berpesan untuk tidak menghilangkannya" jawab nara
ibunda ratu benar benar sangat terkejut akan melihat kalung itu, karena kalung itu adalah kalung yang saat itu di berikan kepada menantunya yaitu Azura saat menikah dengan putra pertamanya.
nara pun terkejut...
dan bahkan semua pun terkejut dan pangeran pei pun tiba tiba teringat karena wajahnya nara yang sangat begitu mirip dengan seorang ibu yang ada di mimpinya bahwa, seorang ibu itu adalah yang saat itu membatu pangeran dari para penjahat saat berusia 5 tahun yang mana pangeran pei terbentur oleh batu besar sehingga membuatnya amnesia tapi pangeran pei tidak tau setelahnya kemana karena ia pingsan namun hanya mengingat sedikit dengan setengah sadar saat itu bahwa seorang ibu itu di tusuk dengan pedang di bagian jantungnya. namun tak tahu dimana jasadnya karena pangeran telah menutup matanya setelah itu.
" SAYA ADALAH IBUNDA RATU KERAJAAN TANGLI DAN YANG DI SAMPING SAYA ADALAH CUCUKU YANG SELAMA INI HILANG, JIKA ADA YANG MENGHINANYA LAGI SAYA TIDAK SEGAN SEGAN UNTUK MENGHUKUMNYA " ucap ibunda ratu dengan nada kerasnya
" tidak tidak mungkin dia belum tentu cucumu ibunda ratu karena ratu azura pun tidak tahu dimana keberadaanya " ucap ratu tangli yag sombong itu
" SAYA TIDAK PEDULI KALIAN AKAN PERCAYA ATAU TIDAK TAPI YANG JELAS DIA ADALAH CUCUKU DAN SEKARANG DIA ADALAH PUTRI PERTAMA KERAJAAN TANGLI YAITU PUTRI AZURA." ucap ibunda ratu lagi dengan tegasnya.
yeijin pun terkejut karena nara menjadi putri pertamanya " TIDAK..NENEK TIDAK BISA BEGITU...LALU BAGAIMNA DENGAN KU? " ucap yeijin yang tak menerimanya
" kau juga masih menjadi cucuku dan menjadi putri kerajaan tangli " ucap ibunda ratu
" ibunda ratu apa kau yakin aku adalah cucumu? " tanya nara yang dari tadi merasa bingung
" iya.. kau adalah cucuku dari putra pertama ku yang kini sudah tiada dan ibumu adalah menantu ku yang sudah lama hilang aku janji aku akan menemui keberadaan ibumu " ujar ibunda ratu yang menjelaskannya
__ADS_1
nara merasa dirinya benar benar senanng walupun ibunya masih belum tau dimana keberadaannya namun setidaknya ia tau tentang keluargannya.
" MULAI SAAT INI DIA ADALAH PUTRI AZURA DARI KERAJAAN TANGLI " teriak ibunda ratu lagi.
" salam putri azura.." ucap dokter cheng yang tiba tiba menghampirinya dengan salam
" eh.. dok.. bangunlah " ucap nara yang tidak enakan pada dokter cheng
" SAYA DOKTER CHENG PERCAYA BAHWA DIA ADALAH PUTRI DARI RATU AZURA, KARENA SAAT ITU AZURA ADALAH MURIDKU YANG LUAR BIASA TETANG OBAT OBATANNYA SEPERTI NARANYA SENDIRI. " ucap dokter cheng dengan teriaknya yang menjelaskan ke semua orang orang.
" SALAM... PUTRI AZURA.." ucap semua orang dengan kompak.
nara pun membalas salam salam mereka
" kak.. tidak disangka kalo selma ini dia adalah putri keranjaan tangli yang sudah lama hilang dan sekalinya ketemu wahhh dia sanngat.. begitu cantik " ucap pangeran nor yang bisik pada pangeran pei kakanya.
" iyaa benar dia sangat.. begitu cantik " jawab pangeran pei yang masih takjub dengan nara dan masih saja matanya ke arah nara.
" nak... pulang lah bersama nenek yah.." ajak ibunda ratu
" iya nek..." jawab nara dengan senyum
dan ibunda rtau pun merasa sangat senang karena di pangil nenek oleh cucunya yang selama ini tiada kabar
dan mereka pun saling berpelukan dan semua orang pun terharu akan melihatnya. namun yeijin masih merasa iri dan ratu tangli yang sombongnya itu merasa kesal di hatinya.
" nek.. aku mau kakek ikut bersama ku " ucap nara
" iya.. boleh cucuku, siapa pun boleh ikut dengan mu " ujar i bunda rtunya
nara pun tersenyum bahagia.
__ADS_1