PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
episode 47 MENCARI CARA UNTUK MENJEBAK RATU TANGLI


__ADS_3

saat nara membaca sebuah rahasia dari kamarnya sang ratu


tangli itu ia kaget bahwa putri yeijin bukan putrinya melainkan putri yang di


adopsi, dan nara merasa ibu kandungnya yeijin adalah seorang ibu yang terus


terusan minta tolong kepada ku. dan banyak sekali rahasia yang di simpan oleh


ratu tangli. dari itu kekayaan, yeijin, dan darah bangsawan.


nara mengerti akan semuanya kecuali dareah bangsawan,


akhirnya nara bertanya kepada dokter cheng


" dokter apa itu darah bangsawan " tanyanya nara


dokter chengg teringat akan apa ittu darah bangsawan. "


darah bangsawan adalah darah yang sangat bagus yang dimiliki oleh manusia yang


sangat istimewa. " ucap dokter cheng


" istimewa apa, semua darah


kan banyak " ucap nara


" istimewanya bisa menyembuhkan suatu penyakt dari


racun yang sangat menyiksa dan mematikan " ucap dokter cheng


" wah... luar biasa sekali, lalu kira kira siapa ya..


yang punya darah bangsawan itu? " tanyya nara lagi dengan penasaran


" tentu saja ibumu, yaitu Azura, dia memilki banyak


darah bangsawan di tubuhnya, tapi entahlah sekarang dimana murid ku berada,


entah bagaiman kabara hidup atau matinya. " ucap dokter cheng


" apa... ibu ku? berarti jika memang itu ibuku,


kepergian ibuku juga karena ulah ratu tangli ittu, karena dia juga menyimpan


rahasia tentang darah bangsawan. " ucap nara


" hah... iya kau benar nara... pasti dia dibalik


semuanya, dari awal dia datang pun aku sudah tidak suka, suasana kerajaan


tangli sangat berbeda ketika ratu tangli dantang.  " ucap dokter


cheng


" kalau begitu ayo.. dokter kita bilang kepada raja,


agar tau ratu tangli itu sebenarnya jahat " ucap nara sambil menggandeng


tanganya dokter


" tidak nara, tidak seperti ini caranya kita harus

__ADS_1


bermain cerdik, karena ratu tanglin benar benar sangat licik, lihat saja sudah


bertahun tahun identitas sebenarnya belum di ketahui oleh siapa pun, hanya baru


kita saja, jadi kita harus melakukan rencana untuk mengungkapakan kedoknya


dihadapan semua orang " ucap dokter cheng


" iyah.. dokter cheng kau benar, tapi apa rencananya ?


" tanya nara


" entahlah.. aku juga belum menemukannya, aku rasa


lebih baik kita minta tolong kepada pangeran pei dan pangeran nor, agar lebih


mudah melakukannya. " ucap dokter cheng


" iyah. kita tidak bisa hanya berduaan saja


melakukannya itu  pasti sangat sulit, tapi kita harus nunggu sampai kapan


dokter cheng? pangeran pei dan pangeran nor belum pulang pulang selama seminggu


ini " ucap nara.


“ pasti sebentar lagi akan atang ko. “ ucap dokter cheng.


Pangeran


pei terus berfikir apa yang sebenarnya terjadi, di sisi lain ratu tangli


jelas ketangguan identitas mengapa ratu tangli tidak bertindak padahal jelas


jelas sangat dekat baginya, dan aku yakin ini ketamakan ini ada suatu alasan


yang sangat besar, aku rasa ratu tangli seperti ingin membalas dendam. “ucap


dalam pikirannya pangerai pei. “


Pangeran pei berencana untuk tidak membawa ratu Azura ke


kerajaan tangli maupun bawlon, biarkan ratu Azura beridentitas tiada, ratu


azura tinggal di tempat biasa pangeran pei bersembunyi, pangeran pei terpaksa


untuk melakukan ini semua sementara waktu sampai mebuka kedok ratu tangli yang


sebenarnya. Tapi rat u tangli juga tidak sendirian ia ditemani dengan Sam.


Pangeran pei harus segera kembali dulu ke kerajaan tangli,


agar tidak terlalu khawatir bagi mereka, karena setidaknyya sudah ada hasil


yang di laporkan kepada sang raja, kecuali laporan tentang ratu azura.


Pangeran pei dan pangeran nor beserta prngawal lainnya


berangkat ke kerajaan tangli, dan sebagian pengawaal lainnya juga menjada Ratu


Azura.  Pangeran pei dan pangeran nor

__ADS_1


melewati jalannya agar ramai dan menyamar supaya tidak hala hal yang terjadi


menghalangi perjalanannya.


Akhirnya sampai juga di kerajaan tangli.


Saat pangeran pei dan pangeran nor turun dari kuda,


kebetulan naraa melihatnnya yang sedang berjalan.


“ PANGERAN….” Sapa nara dengan teriak sambil melambaikan


tangan kepadanya.


“ pangeran pei dan pangeran nor membalasnya dengan senyum


manis dan menghampirinya. “


“ sepertinya kau kangen dengan ku “ ucap pangeran nor yang


tetap saja tidak ada habisnya dengan pede.


“ apaan sih, biasa aja “ ucap nara dengan jujur


“ sombong sekali kau “ ucap pangeran nor


“ kalian ini tetap saja ya setiap ketemu selalu berantem “


ucap pangeran pei dengan ketawa kecil


“ hei lalu tadi kau teriak keras itu kau nunjuk ke pangeran


siapa? “ Tanya pangeran nor kepada nara.


“ ya tentu saja aku menunjuk pangeran pei karena aku sangat


rindu dengannya “ ucap nara dengan senyum senyum manis dan dengan pedenya


terlalu jujur.


Pangeran pei terkejut dengan ucapan nara, lalu pangeran nor


akan tetap berkomentar “ maksudmu apaan hah, kau ini hanya rindu dengan kakak


ku saja, tapi kau tidak rindu dengan ku, itu tidak adil “ ucap pangeran nor


yang tak terima.


“ hai.. sudahlah, aku hanya bercanda, lagi pula aku juga


kangen kok sama kamu “ ucap nara kepada pangeran nor.


“ ya sudah ayu.. kita masuk kedalam dan beritahu raja kalu


kalian telah datang dan kita makan bersama kalian pasti laparkan “ ucap nara.


“ oh iya… kau benar sekali nara “ ucap pangeran pei


“ yasudah ayok.. “ ucap nara sambil berjalan, dan juga


pangeran pei dan pangeran nor untuk menemui sang raja dan makan bersama.

__ADS_1


__ADS_2