PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 19 BERTERIMA KASIH


__ADS_3

Sudah 3 hari berlalu pangeran pei masih belum saja menyadarkan diri. bahkan langit pun akan menggantikan warnanya kembali. di sore hari nara membuatkan sup hangat yang sangat lezat untuk pangeran pei.


" hmmmm baunya enak sekali.. aku yakin aku ke ruangannya pasti pangeran pei akan bangung karna mencium aroma wangi dari sup buatan ku " ucap dalam hatinya nara sambil membayangkannya dengan senang.


saat nara inginn menuju ke ruangannya pei tiba tiba " WAH..... pasti lezat sekali.. si..sini untuk ku.." ucap pangeran nor yang tiba tiba menghalangi jalannya nara.


" eeettss.. jangan ini untuk pangerai pei " ucap nara


" nanti saja lagi pula kaka belum bangun " ujar pangeran nor lagi.


" justru itu aku buatin sup lezat ini agar pangeran pei bangun " ucap nara


" oke... tapi aku tantang dirimu jika kaka ku tidak juga bangun dalam waktu sepulluh detik maka sup itu harus buat ku" ucap pangran nor


" baiklah " jawab nara


nara pun memasuki ruangan pangeran pei dengan membawakan sup yang lezatnya itu, seruangan itu banyak sekali aroma aroma dari sup itu yang meracuni ruangan pangeran sampai sampai semua hidung tertarik untuk menghirupnya.


nara makin mendekat mendekat menuju pangeran dan meletekannya di meja samping ranjang tidurnya.


dan pangeran nor juga tak lupa akan janjinya ia langsung menyusuli nara nara ke ruangan kakanya.


dan saat melihat pangeran pei matanya berkedip kedip dan tangannya pun bergerak dan akhirnya pangeran pei pun sadar.

__ADS_1


" pangeran... akhirnya kau sadar juga " ucap nara dengan penuh senangnya.


" tuh kan benar aku bilang, pangeran pei akan bangun karena aroma sup aku yang sangat lezat " ucap nara kepada pangeran nor yang mukanya agak sedikit kecewa.


pangeran pei duduk dan bersandar " aku tidak sadarkan diri sudah berapa lama ? " tanya pangeran pei dengan nada kecil karena masih terlihat sangat lemas.


" kau sudah 3 hari ka... sampai sampai semua orang sangat khawatir terjadap dirimu." jawab pangeran nor


" sudah sudah tidak apa apa, wajar saja jika 3 hari baru sajar lagi pula kan racunnya juga sangat kuat yang penting pangeran pei baik baik saja. " ucap nara dengan senanngya.


" pangeran ini.. aku membuat sup yang sangat lezat untuk mu. " ucap nara sambil menyodorkan supnya ke pangeran dan senyuman.


" terima kasih nara.." ucap pangeran pei dengan senyum


pangera nor yang akan melihat sup nya dimakan oleh kakanya merasa kesal.


" heii kakk kau tidak berterma kasih lagi kepada nara, dia juga yang udah mengeluarkann racun mu.. " ucap pangeran nor


" sungguh apakah kau yang melakukannya." tanya pangeran pei lagi.


" iya..." jawab nara yang malu malu.


" kau benar benar hebat yah aku kagum dengan mu, kau tidak sekolah sama sekali tapi kau bisa melakukan semua ini, aku benar benar sangat berterima kasih banget dengan mu " ucap pangeran pei yang memujinya .

__ADS_1


" iya pangeran lagi pula dari dulu kan aku ingin bisa menoloong orang lain." ucap nara dengan senyum .


tiba tiba lagi enak enaknya damai putri yeijin datang dan " APA YANG KAU LAKUKAN " bentak putri yeijin sambiol mengambil sup dari tangan nara yang sedang di berikan pangeran.


" heii putri.. apa kau tidak bisa salam dulu sebelum masuk.. kau itu bagaikan petir yang tiba tiba menyambar tau gak " ucap pangeran nor yang kesal karena kaget.


" hei.. enak sekali kau mengatakan ku petir kau saja tuh GUNTUR.." ucap putri yeijin


pangeran hanya membalasnya dengan memalingkan wajah karena merasa muak akan sikapnya.


" yeijin apa yang kau lakukan disini." ucap pangeran pei


" ya aku ingin melihat kondisi mu " ucap putri yeijin dengan so soan merasa kasihan pada pangeran.


" aku sudah baik baik saja " ucap pangeran pei.


" ihh pantes saja pangeran tidak suka dengannya sikapnya aja seperti itu,bahkan dia jauh lebih buruk dari ku, yang pernah dengan teganya membuang semua daganganku. " ucap nara dalam hatinya yang kesal.


" pangeran aku ingin permisi, aku ingin membuatkann sup untuk pangeran nor karena aku sudah berjanji padanya,. " ucap nara yang ingin cepat cepat pergi dari ruangan pangeran karena benarb enar merasa kesal melihat yeijin


" iya silahkan " ucap pangeran pei


nara pun meninggalkan ruangan tersebut dan pangeran nor mengikuti nara dengan senang karena akan di buatkan supnya.

__ADS_1


__ADS_2