
Pangeran pei terus sibuk untuk
menyelesaikan tugasnya, agar cepat selesai dan berharap mendapatkan hasil
dengan indah. Karena pangeran pei juga tak bisa lama lama untuk menyembunyikan
hal ini, sebelum ratu tangli dan lainnya merencanakan hal hal yang lain, dan
tentu juga ingin sekali rasanya memberitahukan akan kabar baik bahwa Ratu Azura
masih hidup.
Saat pangeran
berjalan di lorong istana yang menuju ke arah dapur nara melihat putri yeijin
sedang duduk dengan lemas di taman belakang dekat dapur, lalu pangeran pei
menghampirinya.
“ yeijin…. kau kenapa ? “ Tanya pangeran pei
Putri yeijin hanya diam saja dan merasalakan begitu lemas
dan juga wajahnya yang sangat begitu pucat.
Pangeran langsung duduk di sebelhanya dan merangkul yeijin
lalu memegang tangannya, dan ternyata tangnya sangat begitu kedinginan . “
yeijin…. kau kenapa ? “ tanya pangeran dengan khawatir. Lalu yeijin pingsan di
bahu sang pangeran, dengan cepat pangeran pei segera membawanya ke dokter cheng
dan nara.
Setibanya, NARA….. DOKTER CHENG…. Ucap pangeran pei yang
berteriak
“ ada apa ? HAH…. Yeijin, dia kenapa ? “ Tanya nara
“ entahlah tanganya sangat dingin dan mukanya sangat begitu pucat,
aku melihatnya ketika aku ingin menuju kea rah dapur, dan dia sudah duduk
__ADS_1
dengan lemas “ ucap pangeran pei
Nara dan dokter cheng langsung memeriksanya dan
mengobatinya, semua orang sangat begitu panic dengan putri yeijin, yang mana
selalu ceria dan cerewet tapi ketika sedang terbaring dan tak berdaya sangat
begitu kasihan, bahkan sang raja pun terkejut dengan kabar yeijin. namun hanya
saja ratu tangli yang taka ada, dan entah perginya kemana.
Saat dokter cheng memeriksanya dengan kaget bahwa putri
yeijin sangat begitu kekurangan darah dam tubuhnya, sehingga membuat staminanya
berkurang, dan lebih terkejutnya lagi, darah yang dimiliki Putri Yeijin adalah
darah suci bangsawan.
Dokter cheng yang memeriksanya langsung memberitahukan apa
yang terjadi kepada sang raja. Pangeran pei yang mendengar akan kabar yeijin
kalo dia juga memiliki darah suci bamgsawan benar benar sangat terkejut.
bangsawan hanya dimilki oleh orang orang tertentu saja ? sebenarnya siapa
yeijin ? “ucap pangeran pei yang terus saja bertanya Tanya, karena semua yang
ia dengar berasa seperti teka teki.
“ iyah.. aku jadi benar benar bingung “ ucap nara yang ikut
berbicara karena sama sama memikirkan hal seperti ini.”
“ sudahlah, jangan pikirkan hal itu dulu, kita haris
menyelamatkan nyawa yeijin dulu dokter cheng, lihatlah badannya semua sudah
membiru kedinginan, dan apa yang harus kita lakukan ? “ Tanya Nara.
“Kita harus mencari donoran darah nara, namun darahnya harus
sama denganya yaitu darah bangsawan. “ ucap dokter cheng
__ADS_1
“ yasudah kalu begitu apalagi yang harus di tunggu, donor saja
darahku, kan darahku adalah darah bangsawan “ ucap nara.
Dan seketika semuanya terkejut dengan apa yang nara katakan
“tidak… nara jangan lakukan itu, aku takut jika kau
melakukan itu maka kau yang tak akan selamat “ ucap pangeran pei yang mencegah
keinginan nara, karena pangeran pei teringat dengan Ratu azura bahwa darah suci
bangsawannya nara, adalah darah sepenuhnya.
“ apa yang kau katakan, justru ketika darah kita di
donorkan, aku juga akan sehat yang mana bisa terhidar dari penyakit penyakit
lain, contohnya kangker. Kau tenang saja pangeran “ ucap nara yang menjelaskannya.
“ sudah ayok.. dokter cheng kita lakukan kasihan yeijin “
ucap nara lagi
“ tapi nara, apa yang dikatakan pangeran pei ada benarnya,
bisa jadi kau yang tak akan selamat, karena putri yeijin harus membutuhkan
darah yang sangat begitu banyak, kau tidak bisa memberikan darah yang sangat
banyak untuknya. “ ucap penjelasan dokter cheng.
“ lalu… apa yang harus di lakukan? Siapa yang akan
mendonorkan darahnya selain aku? “ ucap nara
Tiba tiba ada yang berkata “ AKU.. “
Semua orang pun melihat siapa orang yang berbicara itu, dan
ternyata adalah seorang ibu ibu yang selama ini selalu mengharapkan putrinya
kembali, yaitu ibu kandungnya yeijin sendiri.
Ia berkata, bahwa dirinya akan menjelaskan semuanya setelah
__ADS_1
mendonorkan darah ke putrinya.