PUTRI AZURA

PUTRI AZURA
Episode 20 PUTRI YEIJIN


__ADS_3

Putri yeiji adalah salah satu dari keluarga yang kaya yaiti dari kerajaan Tangli. namu ia adalah anak angkat yang di jadikan sebagai putri kerajaan Tangli, putri yeijin sangat angung dan canti namun hatinya benar benar seperti nenek sihir. ia di jodohkan oleh keluarganya dengan  pangeran pei. namun pangeran pei tidak mau menikahinya larena sikapnya yang sangat sombong dan tamak.


bhakan putri yeijin juga bersekolah di perobatan yang saat itu mengejek nara habis habisan. walaupun saat itu ada pangeran namun pangeran sendiri sedang menyamar.


putri yeijin satu satunya putri di kerajaan tangli yang di angkat karena masih belum tau kabar dari kerajaan pertama tangli yang memiliki anak atau tidak.


putri yeijin adalah seorang yang sangat pandai untuk merayu calon ibu mertuannya.


ibunda ratu bawlon menyesetuji saja jika putranya harus mennikah dengan yeijin namun ibunda ratu tidak memaksa untuk menerimannya dan bahkan ibunda ratu pernah membatalkan perjodohannya karena putra nya yang sangat tidak setuju, namun putri yeijin masih saja menempel kepada ibunda ratu.


putri yeiji kini sadang berada di ruangan pangeran pei karna tadi mera iri dengan nara.


" yeijin pergi lah aku ingin sendiri " ucap pangeran


" tapi... a..


" aku bilang pergi keluar dari ruangan ku, aku mau sendiri " ucap pangeran lagi dengan sabrnya.


" baik baik .." ucap yeijin dan sedikit kesal


yeijin merasa kesal dengan dengan nara ia merasa iri, " apa apaan sih giliran nara aja yang mukanya sangat jelek di perhatiin, sedangkan aku.." batin yeijin dengan kesalnya.


" lihat aja nanti aku bakalan balas dendam sampai sampai nara di keluarin dari istana ini " ucap yeijin sendiri dengan kesalnya.


yeijin makin berpikir pikir untuk menyingkirkan nara dari kerajaan bawlon. dan pangeran pei pun  membecinya.


 " aku tau, aku bakalan membujuk ibunda ratu untuk mengusir nara " ucap yeijin dalam hatinya yang biasa mengandalkan ibunda ratu.


yeijin pergi memnemui ibunda ratu


" salam ibunda ratu.." ucap yeijin


" salam nak... bangunlah " ucap ibunda ratu


" ada apa nak? " tanya ibunda ratu


" ibunda ratu tau gak.. nara yang gadis jelek itu... dia itu sangat bahaya ibunda ratu tadi aja dia membuatkan sup yang sangat...issstt pokonya rasanya itu bahaya.. bisa ajakan ada racunnya " ucap yeijin yang menuduh nara.


ibunda ratu tentu saja akan khawatir kepada pangeran pei putranya " apa kau yakin... " tanya ibunda ratu yang sudah merasa khawatir

__ADS_1


" iya benar " ucap nara


" ibunda ratu mau kemana " ucap yeijin yang menghentikan langkah ibunda ratu.


" aku ingin melihat kondisi putra ku " ucap ibunda ratu yang makin gelisah lagi.


" tidak usah ibunda ratu sekarang pangeran pei sudah baik baik saja karena tadi aku cepat cepat menolongnya." ucap yeijin dengan kata kata yang sangat bohong.


" syukurlah putra ku sudah tak apa apa." ucap ibunda ratu yang sangat lega.


" ibunda ratu ingin kemna lagi " ucap yeijin yang lagi lagi menghalangi langkah ibunda ratu


" aku ingin menemui nara gadis jelek itu, aku ingin memberinya hukuman . " ucap ibunda ratu


" iyah.. ibunda ratu hukum dia dengan berat..." ucap yeijin yang sangat senang.


ibunda ratu dan yeijin pun pergi untuk memarahi nara dan nara berada di taman yang sedang duduk sendiri dengan santainya dan tiba tiba " NARA.." gentak sabng ibunda ratu.


" sa..salam ibunda ratu.. " ucap nara dengan gugup karena kaget


" apa kau tidak tahu malu.. kau sudah tinggal disini dengan enak tapi kau malah meracuni putra ku dengan sup buatan mu yang sangat menjijikan. " ucap ibunda ratu


" gak usah pura pura gak tau " ucap ibunda ratu dan ingin menampar wajahnya nara namun tibatiba di cegah dengan pangeran pei yang tiba tiba datang  menghampirinya.


" apa yang ibu lakukan." ucap pangeran pei.


nara pun merasa lega ada pangeran pei datang


" apa kau tidak apa apa nak.." ucap ibunda ratu


" aku sudah baik baik saja bu, dan mengapa ibu ingin menampar nara" ucap ppangeran pei.


" karna dia sudah keterlaluan dia ingin meracuni mu dengan sup buatannya " ucap ibunda ratu lagi


yeijin yang berada di tengah tengah mereka merasa takut karena dia berbohong.


" apa.. meracuni dengan sup, siapa yang mengataka itu." tanya pangeran pei denmgan penasaran.


" yeijin, tentu saja ibu akan percaya dengannya karena ibu sudah akrab lebih awal dengan yeijin dari pada nara " ucap ibunya yang menjelaskan

__ADS_1


" PROK..PROKK oh.. jadi kau juga berani berbohong denga orang yang lebih tua darimu bahkan orang itu juga sudah mempercayai mu dari awal tapi kau mempermainkannya." ucap pangeran pei kepada yeijin dengan sinisnya.


" a..aku..." ucap yeijin yang gugp dang di potong pembicaraanya.


" yeijin jadi kau berbohong " tanya ibunda ratu


" iya bu... jelas jelas ia berbohong jika nara melakukan kejahatan apalagi meracunni diriku seharusnya nara sudah berada di penjara bukan di taman. " ucap pangeran pei.


" kau ini... mheh " ibunda ratu sangat kesal dengan yeijin yang sudah berbohong kepadanya


" nara... maafkan diriku yang sudah menuduhmu " ucap ibunda ratu pada nara


" i..iya ibunda ratu tidak apa apa lagi pula ini kan hanya salah paham " jawab nara


" baiklah saya ingin kembali karna masih harus ada yang di urus buat hari perayaan " ucap ibunda ratu yang senyum pada nara


" iya.. bu" jawab nara dengan polosnya dan merasa senang karena senyum kepda dirinya.


" dan kau yeijin.. benar benar gak tau malu.. " ucap pangeran pei


" isssthh" kesak yeijin yang meningggalkan tempat itu


" kamu tidak apa apa kan " tanya pangeran pei kepada nara


" tidak apa apa pangeran hanya terkejut saja " ucap nara


" syukurlah " ucap pangeran pei dengan senyum


Kerajaan bawlon bentar lagi akan melakukan sebuah perayaan yang sangat luar bisa yaitu memperingati hari jadi kerajaan bawlon yang pastinya acara sangat mengejutkan dan menyenangkan.


dan tak lupa untuk mengundang para tamu untuk hadir.


acara itu 3 hari lagi dan semuanya juga sudah menyiapkan apa yang harus di siapkan.


di hari perayaan itu yeijin ingin memanfaatkannya untuk membalas dendam kepada nara karena iri .


 


 

__ADS_1


__ADS_2