
"Neek…. cerita tentang rombongan pengantin lanjut yach," kataku berbisik dan nenekpun melanjutkan ceritanya.
Rombongan pengiring manten sepakat berangkat malam hari karena cuaca lebih nyaman. Tiga mobil beriringan. Kala itu diperkirakan perjalanan memakan waktu sekitar sepuluh jam tanpa istirahat.
Aku menyimak cerita nenek. Bagiku kejadian di hutan angker itu pasti seru karena kuduga hantu-hantu disitu akan melancarkan aksinya menggangu mobil atau orang yang melintas disitu.
"He… he .. atraksi hantu, kataku seraya menoleh ke nenek dan kamipun bertatapan seraya tersenyum"..
Dimalam hari sebelum berangkat para sopir berdiskusi tentang waktu dan kemungkinan kendala di perjalanan.
Jalanan itu yang dilalui cukup sulit karena tidak semuanya beraspal. Jalanan sebagian besar tanah berbatu. Di kiri kanannya area hutan dengan pepohonan. Kesan angker menyeruak di malam hari bila melewati hutan itu.
Iringan mobil itupun sampai di hutan belantara pada larut malam. Sopir sangat berhati-hati agar tidak terperosok melewati batas aspal jalan. Tanah merah gembur saat hujan turun permukaan tanah lebih rendah dari jalan dan sering ambles.
Suasana gelap dan mobil tidak dilengkapi air conditioner. Jendela mobil dibiarkan terbuka dan angin malam menerobos kedalam.
Di malam itu orang yang berada di mobil terkantuk-kantuk. Seorang terjaga adalah sopir cadangan di samping sopir. Mereka minum kopi seteguk demi seteguk untuk mengusir kantuknya.
Suasana malam dan hening terusik oleh gelak tawa saat mobil melewati jalan berbatu sehingga menguncang orang yang berada di mobil atau guyonan penampakan hantu.
"Tuh glundung pecengis lewat, waduh mahluk itu mringis…hi…hi … mrinding".
Konon kabarnya mahluk halus suka mengganggu orang yang dilanda rasa takut berlebihan atau mereka yang ngrasani hantu di area angker atau orang yang menantangnya. Karena beberapa hal itu mahluk. tak kasat mata akan unjuk kekuatan dengan penampakan wujud seremnya.
Sebaiknya stop obrolan hantu selama berada di hutan ini. Seketika mereka terdiam dan suasanapun hening. Beberapa diantara penumpang memejamkan mata untuk menghalau rasa takut hingga tertidur.
Tiba-tiba ditengah keheningan itu terdengar suara "ciit … ciit …….ciit….".
Mobil terdepan mengerem dadakan dan terdengar derit keras. Mobilpun terhenti. Orang-orang yang dimobil terguncang hingga ada yang terbangun kaget. Sontak mereka menjerit ketakutan. Jeritan itu memecah keheningan di tepi hutan.
Mobil dibelakangnya pun berhenti dan dua sopirnya turun untuk menyaksikan kejadian yang menimpa mobil itu.
Rem dadakan itu membuat syok para penumpangnya. Jeritan memecah keheningan malam tepat di area tak tengah hutan yang konon disukai mahluk halus untuk bermukim.
__ADS_1
Salah seorang penumpang yg duduk di kursi tengah belakang sopir sontak protes kepada sopir-sopir itu. Mobil kedua dan ketiga beralasan mengerem dadaksn karena mengikuti mobil paling depan untuk menghindari tabrakan.
"Kenapa kang, kok tiba-tiba ngerem? tanya dua sopir dibelakangnya.
Sementara para penumpang mengeluh kesakitan akibat benturan saat sopir mengerem dadakan.
"kepalaku kegedot kaca mobil, nih benjol". Seseorang ngedumel karena kesakitan dan kaget banget. Ketika itu dia sedang tertidur pulas karena berhari-hari lelah mempersiapkan pernik-pernik pernikahan.
Supir paling depan menjelaskan dia terpaksa mengerem dadakan karena melihat hantu dan spontan kakinya menginjak rem..
Setelah minum beberapa teguk air putih, sopir itu melanjutkan cerita tentang apa yg dialami barusan.
"Aku menghindari glundung pecengis yang menyeberangi jalan ini, ada dua sosok".
Kedua mahluk itu kayak berpasangan sedang berguling .barengan menyeberang jalan. Wujudnya seperti bola sedang menggelinding..
Aku waspada dan mengamati dengan mata batinku untuk membedakan kelapa atau sosok hantu. Dari kejauhan aku sudah mewaspadai mahluk itu.
"Aku mengerem untuk menghindari mobilku menabraknya yang mungkin akan berakibat mencelakai seisi mobil ini"
Mahluk itu berbentuk bulat sebesar buah kelapa, gundul plontos dengan usus berdarah terburai dibawah kepalanya. Mahluk itu sempat berhenti seakan memandang kearah mobilku dan tampak mulutnya menganga lebar bergigi besar.
Kakek buyut Wani yang duduk di mobil kedua keluar menghampiri mobil depannya. Dia bergumam lirih.
" Apa sih yang bisa dilakukan oleh mahluk itu? Sifat slengekan nya kambuh lagi".
Sementara banyak orang merinding takut terhadap sosok itu. Pak Wani terus berceloteh. "Mahluk halus itu tidak punya kekuatan melawan manusia yang punya fisik lengkap. Katanya untuk memenangkan tapi diantara penumpang itu malah ketakutan bila mahluk itu malah muncul menantangnya"..
Tiba-tiba seorang sopir berkata bahwa dia telah berhasil. mengusir hantu gundul pringis.
Aku ngucap doa dan kedua mahluk berpasangan itu memanjat .pohon kelapa di pinggir jalan itu.
Namun setelah mobil melaju sopir mobil terdepan mengerem dadakan lagi. Kejadianpun terulang. Nenek terbentur kepalanya. Dia meraba kepalanya dan menoleh ke samping, ternyata kepalanya beradu dengan orang yang duduk di sampingnya.
__ADS_1
" Wah kepala pada benjol nih".
"Pak sopir jangan mengerem dadakan yah".
"yo nduk, laju mobil pelan ".
"Mudah-mudahan mobil depan tidak ngerem dadakan lagi ".
"Beruntung aku jaga jarak hingga benturan antar mobil terhindar".
" Semoga ga terjadi lagi, kepala saya sakit nih kejedug".
"Itulah pengalaman nenek yang cukup mengerikan".
Mobil melaju lagi. Kejadian itu membuat penumpang hilang kantuknya. Pak sopir menyeruput kopi agar lebih segar dan melek terhindar kantuknya.
"Kang, sampeyan pernah mengalami diganggu hantu lebih serem dari yang kita alami sekarang?
"Wujudnya paling sereem adalah setan glundung pecengis itu. Banyak cerita pengalaman orang kala berada di hutan. Sosok itu diyakini kadang menggigit manusia dan mengincar leher serta, menghisap darah. Ada yang mengatakan glundung pecengis itu cuma glundang glundung aja hanya memancarkan aroma busuk".
Apa yang sampeyan lakukan jika ada mahluk itu.
"Aku langsung ngucap doa, aku yakin mahluk itu akan menyingkir".
"Omong- omong kita sudah berapa lama memasuki hutan ini? Kayaknya masih panjang jalanan berhutan ini".
"Sekarang sudah pukul satu malam".
"Sampeyan sudah letih, aku gantiin nyetir. Sopir itupun beralih tempat duduk".
Jalanan berbatu seperti ini akan membuat tidak nyaman, sepanjang jalan tergoncang.
Saat sampeyan ngerem tadi mobil di jalan aspal masih lumayan, kalau di jalan berbatu mungkin mobil bisa terguling karena terantuk batu.
__ADS_1
Nenek yang sejak tadi mendengar obrolan itu menahan tawa karena dia sempat melihat wujud mahluk itu. Saat itu nenek melihat ke samping jendela. Dia terbangun karena kaget kepalanya berbenturan dengan sepupu yang duduk di sampingnya, disaat itu dia melihat mahluk itu dari jendela samping.
Seisi mobil tidak tahu jika nenek bisa melihat mahluk tak kasat mata itu. Memang mengerikan wujudnya. Usus yang terburai itu berdarah. Seandainya menggelinding di lantai rumah pasti meninggalkan bercak darah. Banyak yang percaya mahluk itu juga memangsa hewan ternak.