Rahim Bayaran Tuan Alex

Rahim Bayaran Tuan Alex
Di Usir


__ADS_3

Alex menatap kedua wanita yang saat ini berdiri di depannya dengan wajah yang cemberut. Dia menghentakkan kedua kakinya layaknya anak kecil karena perbuatannya, Kini dia di usir oleh Diana.


Padahal semua ini tidak sepenuhnya salah Alex. Jika Icha tidak memancingnya, dia tidak mungkin melakukan hal itu. Dan sialnya, Diana memergoki nya saat dia sudah sangat bergairah.


"Mom!!!" rengek Alex


"Pergi!!" usir Diana


Alex berdecak kesal dan menatap Icha yang terlihat menahan tawanya. Dia menggerakkan ekor matanya seolah berkata akan membalas perbuatan Icha.


Tapi bukannya takut, Icha justru tersenyum menggoda yang membuat Alex semakin geram. Dia gemas dan ingin mengurung wanita itu seharian di kamarnya.


"Apa yang kau tunggu, Al? cepat pergi !! bukannya kau sudah biasa tinggal di apartemen sendiri, hah?" seru Diana


"Itu memang benar, tapi sebelum bertemu dengan Icha." gumam Alex


"Mommy tidak perduli. keberadaan mu di sini hanya membuat Icha semakin sakit."


"Ah... jangan-jangan Icha sakit karena kau memaksanya melakukan itu padanya ya? Iya?" tuduh Diana

__ADS_1


Alex menggelengkan kepalanya dan menyangkal tuduhan Diana. "No mom. Aku tidak melakukan hal itu pada Icha. justru Icha yang....


"Apa?" sela Diana


Alex berdecak, Dia memperlihatkan wajah melasnya pada Icha agar wanita itu merasa kasihan dan menahannya. Tapi bukannya menahan, Icha justru mengibaskan tangannya seolah-olah mengusirnya dari sana.


"Kenapa kalian tega sekali padaku?" gerutu Alex. Dia masuk kedalam mobil dan menatap kedua wanita itu sebelum akhirnya tancap gas.


Sial!! Dia benar-benar sial. Karena tergoda belaian Icha, membuatnya khilaf dan lupa jika wanita itu sedang sakit. Dan hal itu membuat Diana murka.


Huft... harusnya dia mengunci pintunya terlebih dahulu agar tidak ada pengganggu.


Sekarang dia harus kembali ke kehidupan nya dulu. Dia harus tinggal di apartemen seorang diri. Bedanya, jika dulu dia merasa tenang tinggal sendiri, sekarang dia akan merasa kesepian karena tidak ada Icha di samping nya.


"Sudah, biarkan saja. Dia tidak akan mati hanya karena tinggal di apartemen. Anggap saja ini karma untuk nya karena dulu dia lebih memilih tinggal di apartemen daripada di mansion menemani mommy."


Icha tidak berani berkomentar. Dia hanya mengangguk mengiyakan ucapan Diana. Lagipula, Icha juga sedang menghukum Alex karena berani pergi menemui wanita lain. Bahkan mengantarnya ke apartemen. Entah apa yang mereka lakukan, tapi dia rasa ini adalah hukuman yang pantas untuk Alex.


Kabar Alex di usir dari mansion sudah sampai di telinga Selena. Wanita itu mengirimkan mata-mata untuk mengawasi gerak-gerik keluarga Wiratama terutama Icha.

__ADS_1


Ini adalah kabar bagus. Dia yakin Alex di usir karena foto yang dia kirim pada Icha. Untuk itu dia akan mengambil kesempatan untuk memecah belah kepercayaan mereka karena bagaimanapun Alex mempunyai trauma di masa lalu. Dan hal itu membuat nya mudah untuk mempengaruhinya.


Dan untuk menjalankan rencananya ini, dia membutuhkan bantuan Ferdian. Karena dia adalah umpan istimewa yang akan membuat keduanya saling membenci.


"Maaf aku datang terlambat. Ada pekerjaan yang harus aku kerjakan." Ferdian duduk di depan Selena. Saat ini mereka bertemu di restoran tempat pertama kali mereka bertemu.


"Tidak masalah. Aku tahu jika kau sibuk."


"Jadi ada apa kau memintaku kemari?" tanya Ferdian. Dia yakin jika yang ingin Selena sampaikan itu mengenai Alex dan Icha. Dan kali ini dia berharap jika mereka bisa menjalankan rencana utama mereka karena dia sudah tidak sabar menjadikan Icha miliknya seutuhnya.


"Aku berhasil membuat mereka salah paham. Dan sekarang kita akan melakukan rencana yang kedua. Kita buat mereka saling membenci satu sama lain." seru Selena


"Apa kau yakin rencana ini akan berhasil? Icha orang yang sulit membenci seseorang. Apalagi jika pada orang yang dia sayangi."


"Tidak masalah, Yang terpenting salah satu dari mereka masuk kedalam perangkap kita itu sudah lebih dari cukup." seru Selena


"Lalu, apa yang harus aku lakukan?" tanya Ferdian


"Aku akan mendekati wanita itu. Dan saat ada kesempatan aku akan mengajaknya keluar dan mempertemukannya denganmu. Kita buat foto dokumentasi yang bisa membuat Alex membenci Icha. Alex mempunyai trauma, melihat wanita yang dia cintai berselingkuh pasti akan membuatnya marah dan mengusir wanita itu. Dan kau bisa datang bak pahlawan untuk menolong Icha."

__ADS_1


"Bagaimana? Sempurna bukan?" lanjut Selena


Ferdian menyeringai. Dia tidak menyangka jika rencana Selena sangat cemerlang. Dia menyetujui rencana itu dan mereka akan melakukan nya besok. Dia benar-benar sudah tidak sabar. "Aku akan menjadikanmu milikku, Icha. Satu-satunya milikku." bati. Ferdian


__ADS_2