Rahim Bayaran Tuan Alex

Rahim Bayaran Tuan Alex
Permainan Di Mulai


__ADS_3

Keesokan harinya, Alex mengantar Icha kembali ke Mansion tanpa sepengetahuan Diana. Dia tidak mau hukuman nya bertambah jika sampai ibu nya tahu jika dia sudah menculik Icha. Biarlah mereka bertemu secara sembunyi-sembunyi asalkan dia bisa memeluk wanita yang sudah berhasil merebut seluruh hatinya itu.


"Kau tidak mampir?" tanya Icha. Mereka saat ini berada di dalam mobil yang terparkir di depan gerbang mansion keluarga Wiratama.


"Aku sangat ingin mampir. Bahkan ingin terus bersamamu. Tapi kau tahu sendiri nenek lampir itu sedang menghukumku, kan." gerutu Alex


"Jangan bicara seperti itu!! walaupun kau sedang di hukum tapi kau masih bisa melakukan berbagai cara untuk bertemu dengan ku, kan. Termasuk menculik ku."


Alex terkekeh. Memang benar, dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Termasuk menculik Icha hanya karena dia ingin memeluknya saat tidur.


"Ya sudah, aku masuk dulu sebelum mommy bangun." Icha membuka pintu mobil tapi di tahan oleh Alex.


"Kau melupakan sesuatu sayang." seru Alex

__ADS_1


Icha mengerutkan keningnya dan menggeleng pelan. "Aku tidak melupakan apapun."


Alex berdecak dan menunjuk pipi nya. Tahu apa yang di maksud Alex, Icha mendekat dan mencium pipi Alex. Tapi di pria itu justru menoleh hingga akhirnya ciuman Icha mendarat di bibir Alex.


Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, Alex menahan tengkuk Icha dan memperdalam ciuman mereka.


Alex melepaskan ciumannya dan mengusap bibir Icha yang basah karena ulahnya. Dia menyatukan kening mereka dengan nafas yang memburu. "Rasanya aku tidak ingin berpisah denganmu." ucap Alex


Icha tersenyum dan mengecup singkat bibir Alex. "Anggap saja kita sedang di pingit. Kita tidak boleh bertemu sebelum hari pernikahan."


Icha tertawa dan membingkai wajah Alex. "Kan aku tadi bilang anggap saja. Lagipula, walaupun kita benar di pingit pun, aku yakin kau akan berbuat nekad."


"Itu sudah pasti."

__ADS_1


"Ya sudah, aku masuk dulu." Icha keluar dari mobil dan membungkuk sedikit. "Hati-hati di jalan." ucapnya


"Pasti. Aku pulang dulu ya, jaga anak kita baik-baik!!" seru Alex. Dia menghidupkan mesin mobil dan tancap gas meninggalkan Icha yang masih berdiri di sana.


Icha tersenyum dan mengusap pelan perutnya yang sedikit membuncit. "Apa kau bahagia sayang? Iya, Mommy juga bahagia. Semoga kita bisa seperti ini terus." batin Icha. Dia mengendap-endap masuk ke mansion. Di rasa aman, dia bergegas masuk ke kamar nya dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur.


Jujur dia masih mengantuk. Ini masih terlalu pagi jadi dia akan tidur sebentar lagi.


"Hah, aku tidak menyangka bisa sampai di tahap ini. Aku kira, aku akan hidup sendiri dan tidak akan ada yang mau menerima ku apa adanya. Tapi ternyata, aku justru mendapat jackpot. Aku mendapatkan bonus luar biasa." Icha tersenyum senang dan memejamkan matanya. Dia merasa jika semua ini hanyalah mimpi. Jika benar, dia tidak ingin terbangun. Biarlah dia berada di dalam mimpi indah ini sedikit lebih lama.


Sementara di apartemen. Selena tengah bersiap untuk pergi ke Mansion Alex. Dia akan melakukan pendekatan dengan Icha dan mengajaknya keluar untuk jalan-jalan. Dan jika semua berhasil, dia akan langsung menghubungi Ferdian dan menyerahkan sisanya pada pria itu. Ide yang sempurna.


"Perfect. Aku yakin semua akan berjalan lancar. Aku sudah tidak sabar membuat mereka berdua terpisah dan saling membenci satu sama lain. Jika sudah begitu, aku akan datang untuk Alex dan mengobati lukanya. Aku akan membuat Alex menikah dengan ku dan menjadi nyonya muda Wiratama." Selena tertawa keras. Dia mengambil tasnya dan keluar dari apartemen untuk menjalankan rencananya.

__ADS_1


Dia sudah menunggu hari ini tiba. Dan dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan apapun itu. Menjadi nyonya Wiratama adalah impiannya. Tapi tiba-tiba seorang wanita miskin datang dan merebut semuanya. Tentu saja Dia tidak terima. Untuk itu, hari ini dia akan menjadikan hari kehancuran untuk kedua insan yang tengah berbahagia itu.


Tidak ada yang bisa menghalangi nya mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia akan menyingkirkan siapapun yang menjadi penghalang itu. Bagaimanapun caranya.


__ADS_2