
Alex pulang dengan rahang yang mengeras menahan amarahnya. Dia tidak menyangka jika semua itu adalah perbuatan sahabatnya sendiri. Entah karena apa Selena tega memfitnah Icha dan memisahkan mereka.
Sepertinya ucapan ibunya waktu itu memang benar. Selena mempunyai maksud tertentu dan sekarang semua sudah terbukti.
"Brengsek!! Aku tidak akan pernah memaafkan mu, Selena. Akan aku balas semua perbuatan mu." Alex meraih ponselnya dan menghubungi Leo.
"Hancurkan perusahaan keluarga Selana sampai ke akar-akarnya. Kirim ke media kebusukan Selena selama ini dan pastikan semua perusahaan yang bekerjasama dengan wanita itu membatalkan kerjasamanya" seru Alex pada Leo di seberang sana
"Satu lagi. Cari pria yang bernama Ferdian. Masukkan dia ke penjara atas tuduhan melakukan korupsi di perusahaan." Lanjut Alex
Tanpa menunggu jawaban dari Leo, Alex memutuskan sambungan telepon secara sepihak.
Dadanya kembang kempis menahan emosinya. Dia mengepalkan tangannya dan memukul apapun yang ada di depannya.
"Aargghh...." Teriak Alex.
Keesokan harinya, berita tentang kebangkrutan perusahaan milik keluarga Selena menjadi trending topik setelah kasus video asusila Selena mulai mereda. Di tambah lagi video-video Selena yang suka sekali pergi ke Bar dan bersenang-senang dengan pria juga beredar di sosial media.
Hal itu membuat Selena lagi-lagi menjadi incaran awak media.
Kali ini dia tidak bisa lagi menyangkal. Banyak bukti yang mengarah padanya jika dia adalah wanita yang tidak benar dan suka berganti-ganti pasangan.
Bahkan tidak ada pengacara yang mau menolongnya karena selain kasus Selena sangat berat, keluarga Selena juga bangkrut. Jadi mereka tidak yakin Selena bisa membayar pengacara.
"Aku harus bagaimana sekarang, Justin?" Selena terlihat frustasi karena berita tentang dirinya kembali beredar di tambah keluarga nya bangkrut dan mereka menanggung hutang yang besar.
"Entahlah Selena. Aku sendiri juga bingung memikirkannya. Baru saja kasusmu kemarin meredup, tapi kau kembali berulah. Memangnya siapa kali ini yang kau usik sampai-sampai dia membongkar semua rahasiamu, hah?" Tanya Justin
"Aku tidak mengusik siapapun. Aku hanya....
Ucapan Selena tertahan. Dia teringat kejadian semalam saat berada di bar.
"Alex." Gumam Selena
__ADS_1
"Apa? Kau bilang siapa? Alex?" Tanya Justin memastikan
Selena menganggukkan kepalanya dan menceritakan apa yang terjadi semalam. Dia yakin semua ini perbuatan Alex untuk membalasnya karena sudah memisahkannya dengan Icha.
"Bodoh kau, Selena. Kau sangat bodoh. Berapa kali aku katakan padamu, jangan macam-macam pada pria Wiratama atau Kau akan hancur." Teriak Justin
"Sekarang kau kau lihat sendiri kan. Ini akibat dari perbuatanmu sendiri. Kau terlalu serakah, Selena."
"Maafkan aku, Justin. Hiks hiks... Aku menyesal." Isak Selena
Justin mengusap wajahnya kasar. "Tidak ada pilihan lain. Kau harus menemui Alex untuk meminta maaf padanya. Gunakan persahabatan kalian untuk menolong dirimu dari lubang kehancuran ini." Seru Justin
"Jika kau sampai gagal, maaf. Aku akan mengundurkan diri menjadi manager mu. Aku di kirim oleh orang tua ku ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan ku." Setelah mengatakan hal itu, Justin pergi dari apartemen Selena.
"Justin!!! Kau tidak bisa meninggalkan ku begitu sana." Teriak Selena. "JUSTIN!!" Selena kembali menangis meratapi nasibnya. Tidak ada pilihan lain. Dia harus menemui Alex.
Selena menghapus air matanya. Dia kembali merias wajahnya dan memastikan jika penampilannya masih menarik seperti biasanya. Dia akan menemui Alex untuk meminta maaf dan berharap pria itu mau membantunya. Setidaknya bisa menghapus rumor tentang dirinya untuk mengurangi Beben hidupnya.
"Kau pasti bisa, Selena." gumamnya pada diri sendiri. Dia meraih tas dan kunci mobilnya dan bergegas keluar dari apartemen.
Selena bersembunyi dan melihat apa yang terjadi pada Ferdian.
"Lepaskan aku!!! Aku tidak bersalah." Teriak Ferdian memberontak saat polisi menggiringnya ke mobil.
"Anda bisa menjelaskannya nanti di Kantor polisi ." Seru polisi
Selena tertegun sejenak. Dia yakin Ferdian di tangkap karena korupsi yang di lakukannya. Melihat hal itu, dia jadi ragu untuk masuk. Sepertinya kali ini Alex benar-benar tidak bisa di ajak kompromi. Tapi dia tidak mempunyai pilihan lain.
Selena menghela nafas panjang dan memberanikan diri masuk ke perusahaan Alex. "Ayo Selena!! tidak ada salahnya mencoba." ucapnya bermonolog
Saat masuk, banyak mata yang menatap dirinya. Tapi kali ini bukan tatapan kagum seperti biasanya tapi mereka seolah jijik melihat dirinya.
Selena mempercepat langkahnya dan segera masuk ke lift. Dia tidak tahan dengan tatapan karyawan Alex. Dia sangat malu. Pasti mereka sudah melihat berita yang beredar tentang dirinya.
__ADS_1
Ting
Lift terbuka. Selena bergegas keluar dan menuju ruangan Alex.
Brakh
Selena membuka pintu ruangan Alex dan masuk seperti biasanya. "Lex, aku....
"Apa kau tidak mempunyai sopan santun, Nona Selena?" Seru Alex dengan nada dinginnya
"Lex....
"Keluar!!" Usir Alex
"Lex dengarkan aku!!! Aku ingin....
"Apa kau tuli? Aku bilang keluar!" Bentak Alex
Selena tersentak. Ini pertama kalinya Alex bersikap kasar padanya. Tapi dia tidak perduli. Dia terus berusaha membujuk pria itu.
"Lex maafkan aku. Aku terpaksa melakukan hal itu karena aku mencintaimu. Aku cemburu. Aku sahabat mu tapi kau malah....
"Apa kau bilang? Sahabat? Apa ada sahbat yang menghancurkan kebahagiaan sahabat nya sendiri, hah?" Teriak Alex
"Aku sudah berbaik hati dengan tidak menjebloskan mu ke dalam penjara. Itu karena apa? Karena aku masih memandangmu sebagai sahabat ku." Seru Alex
"Sekarang kau boleh pergi." Usirnya lagi
"Tapi Lex...
"PERGI!!"
Selena menangis dan pergi dari ruangan Alex. Kini dia tidak tahu lagi harus meminta tolong pada siapa? Semua pengusaha yang menjalin hubungan terlarang dengannya juga dalam masalah karena video nya yang beredar. Dia hancur. Keluarga nya hancur.
__ADS_1
"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" Isak Selena.