
BRAK!!
Saat sedang asyik melamun, Anjani terkejut saat tiba-tiba ada seorang wanita menghampirinya sambil melempar map ke atas meja.
"Heh bisa nggak sih lo kerja, masa cuma bikin laporan seperti ini aja nggak bisa, tuh banyak yang salah!" Semprot salah satu senior Anjani.
Wanita yang ber-tag name Rini itu melempar map biru di depan Anjani bahkan langsung membentak wanita itu. "Revisi semuanya, kalau belum selesai jangan pulang!" Rini melenggang pergi dari hadapan Anjani. Sungguh wanita itu tidak ada toleransi sama sekali.
'Sial, dia berani sekali memaki aku!' tangan Anjani mengepal. Dia berdiri dan mengambil map itu, kemudian berjalan ke Rini. Pemandangan Rini memarahi Anjani tadi tidak lepas dari tatapan beberapa orang yang berada di divisi pemasaran.
Ada yang hanya diam saja, ada yang tersenyum sinis dan ada juga yang terang-terangan mengejeknya. Mereka semua tidak suka dengan sikap Anjani yang bekerja sesuka hatinya. Lelet, lemot dan terkadang suka banyak melakukan kesalahan. Terhitung dia baru tiga hari bekerja tetapi sudah seperti itu sifatnya, tentu saja membuat orang-orang se-timnya merasa kesal.
Anjani berjalan ke arah meja Rini.
"Bu, bagaimana kalau laporan ini saya bawa pulang, soalnya anak saya sakit dan saya harus pulang secepatnya, nanti saya lembur dirumah," ujar Anjani memelas.
Tentu saja dia akan menggunakan Isabelle sebagai tameng, padahal niat dia adalah ingin mengejar Kenzo yang bisa dipastikan pulang tepat waktu.
__ADS_1
Kalau dia lembur kan jadi nggak bisa bertemu Kenzo, apalagi sekarang susah sekali untuk bertemu dengan pria itu.
Rini memandang Anjani dengan tatapan melotot, tentu saja dia emosi menghadapi orang baru yang berani melanggar perintahnya, apalagi ini menyangkut perusahaan karena memang banyak laporan yang dibuat Anjani salah.
"Kamu tuh nggak bisa konsisten ya? Niat kamu bekerja itu apa? Bukankah sudah menjadi konsekuensi kita sebagai karyawan yang memang harus melemburkan diri dan jangan bawa-bawa keluarga! Seharusnya kamu tidak usah bekerja saja dan jaga anak kamu di rumah! Lagian ini juga karena kesalahan kamu sendiri yang membuat laporan amburadul seperti itu, kalau saja laporan kamu itu benar, tentu kamu juga sudah bisa ikut pulang seperti yang lain!" Seru Rini geram melihat tingkah Anjani yang seenaknya sendiri.
"Bu Rini, kami pulang dulu ya!" Seru anak-anak tim pemasaran yang memang sudah waktunya pulang.
Rini melambaikan tangannya membalas sapaannya anak buahnya. Sedangkan Anjani hanya diam saja menahan kesal.
"Sekarang kamu selesaikan laporan kamu ini, aku akan di sini untuk menemani kamu," ujar Rini tidak bisa diganggu gugat. Sebenarnya bukan karena Rini benar-benar ingin menemani Anjani, tapi karena Rini memang masih ada tugas yang belum diselesaikan.
Anjani terpaksa berjalan kembali ke mejanya dengan gontai. Sungguh dia benar-benar kesal dengan atasannya itu, bisa-bisanya membuat nya jadi tidak bisa bertemu dengan Kenzo.
'Awas saja, besok kalau aku sudah jadi Nyonya Dimitri, akan ku pastikan kau tidak bisa kerja di manapun,' batin Anjani.
*****
__ADS_1
Kenzo sudah berada diperjalanan menuju rumah, dia juga sudah mengabari Rea kalau sudah hampir sampai. Entah kenapa Kenzo merasa gugup luar biasa, padahal biasanya dia tidak segugup ini.
"Kelvin, sudah kamu siapkan semuanya?"
"Sudah Tuan," jawab Kelvin tersenyum. Sungguh pria itu merasa bahagia melihat Tuan-nya yang akhirnya menemukan tambatan hatinya di saat dulu pernah menutup rapat pintu hati itu.
Kehadiran Rea benar-benar anugerah yang luar biasa, Kelvin merasa bersyukur pada Tuhan yang mempertemukan Kenzo dengan Rea, padahal di saat yang sama wanita yang dulu sangat dicintai oleh Tuan-nya itu muncul kembali.
Namun, Tuan-nya itu bahkan sama sekali tidak peduli dengan keadaan Anjani. Kelvin hanya khawatir kalau saja Anjani yang membuat hubungan Kenzo dan Rea bisa berantakan sebelum ke pelaminan.
Setelah beberapa saat akhirnya mobil itu sampai di depan rumahnya. Kenzo keluar dan melihat Rea yang sudah bersiap menyambut nya di depan rumah. Jantung Kenzo berdetak kencang saat melihat Rea yang begitu cantik malam ini.
'Ah, apakah aku bisa mendapatkan hatinya?'
Bersambung.
Kenapa pada galau?? kalau cinta ya perjuangkan 😘
__ADS_1
Mana nih komen dan likenya .... aku mau buat alon-alon aja, nanti kalau srag sreg kurang greget ðŸ¤ðŸ¤