Ranjang Panas Tuan Muda

Ranjang Panas Tuan Muda
Bab 50 ( Akhirnya Sah )


__ADS_3

Happy Reading.


"Saya terima nikah dan kawinnya Rea Miranda Binti Almarhum Aryo Wibowo dengan mas kawin emas seberat 40 gram dan uang tunai sebesar dua ratus juta dua puluh tiga ribu rupiah di bayar tunai!"


"Bagaimana saksi? Sah?"


"Sah!"


"Alhamdulillah!"


Kenzo menatap Rea yang kini sudah resmi menjadi istrinya. Di hadapan sang ibu dan adiknya Mea, walinya di wakilkan wali hakim karena Bu Alfi sudah tidak punya saudara laki-laki lagi, Kenzo melafalkan ijab qobul dengan sangat lancar.


Seluruh prosesi ijab qobul tadi di siarkan langsung media sosial IG dan tic toc milik Kenzo. Pernikahan Tuan Muda Dimitri dengan gadis sederhana dari desa menjadi viral dan trending topik di media sosial. Tentu saja para fans fanatik Kenzo garis keras merasa patah hati.


Banyak yang memuji kecantikan Rea, banyak juga yang mencibir dan terang-terangan menghina karena gadis itu dari kampung. Untung saja tidak ada yang tahu jika dulu Rea pernah pembantu di rumah Kenzo karena hal itu tidak akan Kenzo sebarkan.


"Istriku," bisik Kenzo tepat dihadapan wajah Rea. Kemudian dia mencium kening istrinya.


Rea tersipu malu, wajahnya pasti sudah memerah. Sungguh tidak pernah menyangka jika dia menikah di usianya yang menginjak 21 tahun ini.


"Selamat ya Kak, Mea hanya bisa doain semoga pernikahan Kak Rea dan Tuan Ken langgeng, sakinah, mawadah, warahmah."


"Aamiin!"


Setelah acara prosesi ijab qobul yang di adakan di KUA, rencananya Minggu depan Kenzo akan menggelar resepsi besar di sebuah hotel. Dia tidak akan menyembunyikan pernikahannya dengan Rea, karena Kenzo ingin semua orang tahu jika Rea adalah miliknya dan begitu pun sebaliknya.

__ADS_1


"Sekarang kita pulang dulu, aku sudah tidak sabar sayang," bisik Kenzo lagi.


"Mas, malu di lihat orang-orang," Rea memang merasa malu karena sikap Kenzo sejak tadi yang terkesan posesif.


"Kenapa malu? Kamu kan istriku sekarang," Kenzo tidak peduli jika perlakuannya terhadap Rea benar-benar membuat semua orang tercengang.


Siapa yang tidak kenal dengan seorang Kenzo Dimitri yang sudah melajang sampai di umurnya yang ke tiga puluh tahun. Bahkan dia yang sering digosipkan dekat dengan wanita cantik dari kalangan artis selebritis dan juga anak dari pejabat tidak pernah ada yang melihat dengan terang-terangan Kenzo memperlakukan seorang wanita seperti dia memperlakukan Rea.


Akhirnya karena Kenzo tidak tega dengan istrinya, mereka memutuskan langsung pulang ke rumah dan memulai lembaran baru di hidup mereka hari ini.


Di dalam mobil, Kenzo langsung menyuruh Kelvin untuk menutup bagian sekat tengah mobil karena ingin bermesraan dengan sang istri.


Bukan Kenzo namanya kalau tidak langsung menerjang Rea, bukankah sekarang mereka sudah halal dan Rea mau memberikan semuanya untuk suaminya.


"Mas, jangan disini," cicit Rea saat Kenzo sudah menciumi lehernya.


"Aku hanya ingin menciummu saja, sayang," Kenzo langsung menggigit leher Rea untuk memberi tanda di sana.


"Ah, Tuan!" Kenzo tidak memperdulikan teriakan Rea karena langsung membungkam bibirnya. Permainan Kenzo selalu membuat Rea luluh dan menyambut ciuman itu dengan hati yang berbunga-bunga.


****


Sementara itu di suatu tempat, Anjani harus menahan tangis kala mendengar berita tentang pernikahan Kenzo dan Rea. Semuanya telah berakhir dan dia sudah tidak bisa lagi mendapatkan apa yang dia inginkan.


Dia juga dipecat dari pekerjaan, sekarang hidupnya sudah hancur karena kegilaannya yang terobsesi menginginkan Kenzo kembali padanya.

__ADS_1


Wanita itu terlalu angkuh dan percaya diri dan menganggap dia bisa mendapatkan Kenzo lagi, tapi nyatanya penolakan demi penolakan yang dilakukan oleh Kenzo seharusnya sudah menyadarkannya bahwa semuanya sudah tak lagi sama. Semuanya sudah beda dan Anjani tidak punya apa-apa lagi.


"Aku harus bagaimana Ken, kenapa kamu tidak mau melihat ku sekali lagi saja!" Isak tangis Anjani memenuhi kamarnya.


Setelah cukup puas menangis akhirnya Anjani menghubungi teman satu-satunya yang masih berkomunikasi dengan.


"Halo?"


"Halo Andien, aku butuh pekerjaan, apa kamu bisa menolongku?"


"Bukannya kamu sudah bekerja


"Aku sudah dipecat!" Jawab Anjani lesu.


"Bukankan aku sudah mewanti-wanti dirimu tap tidak bersikap terlalu jauh?" Andien mencak-mencak di sebrang.


Sungguh sahabatnya itu begitu peduli dan sayang kepadanya.


"Iya, aku tahu akau salah, tapi aku sekarang benar-benar ingin meminta bantuan mu untuk bisa mendapatkan pekerjaan lagi, Andien."


"Baiklah, aku akan mengenalkan mu pada salah satu temanku yang memiliki tempat kerja dengan gaji besar perharinya!"


"Terima kasih Andien, aku sungguh berterima kasih padamu,"


"Ya, tapi kamu harus bekerja di malam hari sampai pagi, karena tempat nya buka di malam hari!"

__ADS_1


"Apa?"


Bersambung.


__ADS_2