
Happy Reading.
Kenzo mengulurkan tangannya pada Rea yang berdiri tegap persis seperti patung. Rea sendiri tentu saja merasa gugup dan ada perasaan aneh. Entah kenapa dia takut akan sesuatu yang Kenzo bicarakan padanya.
Tadi Kenzo memang sudah mengatakan pada Rea jika dia akan mengatakan sesuatu, tapi sambil makan malam. Kan, pikiran Rea jadi kemana-mana.
Memangnya apa yang akan di ucapkan Kenzo, apakah majikannya itu akan mengatakan jika dia dan Anjani kembali bersama. Rea tentu tidak siap jika harus mendengar hal itu. Tapi dia juga tidak bisa melawan keinginan Kenzo yang memaksanya pergi dengan memakai pakaian yang bagus, seperti dress yang di belikan Kenzo tempo hari.
"Rea," Kenzo memanggil Rea karena sejak tadi gadis itu hanya memandang tangan Kenzo.
"Eh, iya tuan!" Rea mengambil tangan san Tuan dengan tersenyum. Rasanya dia ingin menangis saja, apalagi melihat Kenzo yang begitu tampan malam ini. Rea ingin dipeluk, di puk-puk, dan dielus rambutnya.
"Kamu kenapa?" Kenzo melihat wajah Rea. Gadis itu tersenyum kikuk saat Kenzo menatapnya dengan tatapan simpati.
'Tuan, saya takut Tuan nggak mau saya layani lagi, sedih banget tau. Saya udah nyaman sama Tuan, gak apa-apa cinta saya tidak bersambut asalkan saya masih bisa bersama Tuan terus,' batin Rea.
"Nggak apa-apa, Tuan," jawab Rea tersenyum.
Kenzo menggandeng Rea dan membawanya masuk ke dalam mobil. Kedua manusia itu sama-sama menerka perasaan pasangan nya masing-masing. Kenzo juga merasa jika Rea tidak senang dia ajak makan malam. Karena bisa Kenzo lihat jika wajah Rea menunjukkan ketidak tertarik kan. Bahkan seperti ingin menangis. Apakah dia terlalu memaksa Rea.
Di dalam mobil hanya terisi keheningan, biasanya Kenzo tidak pernah merasa se-canggung ini bersama gadis itu.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, akhirnya mereka sampai disebuah restoran mewah berbasis bintang lima. "Ayo turun," Kenzo membuka kan pintu mobil untuk Rea dan mengulurkan tangannya.
"Baik Tuan," Rea menyambut tangan itu lagi-lagi dengan canggung.
Kenzo menghela nafas, bukankah dia siap dengan apa yang terjadi jika dia mengutarakan perasaannya pada Rea. Tapi kenapa sekarang dia merasa belum siap.
Kenzo takut di tolak, entah kenapa dia tidak mau Rea menolaknya.
'Aku udah janji akan tetap mengutamakan perasaan ku, apapun keputusan Rea, pasti aku terima,' batin Kenzo.
Gelar Casanova sejati sepertinya sudah hilang ketika Kenzo bertemu dengan Rea, sungguh dia benar-benar jatuh hati terhadap gadis itu.
Keduanya masuk ke dalam restoran mewah itu, Rea mengedarkan pandangannya dan melihat jika restoran itu sepi pengunjung. Padahal seharusnya restoran itu rame, mengingat jika dari tempat dan daftar menunya yang disediakan adalah tempat favorit untuk makan dari kalangan orang kaya.
"Tuan, kok sepi ya?" Akhirnya Rea bertanya dari pada penasaran.
Kenzo menarik sebuah kursi yang ada di tengah-tengah. Meja itu sudah dilengkapi oleh lilin-lilin yang menyala dan juga bunga segar yang berada di dalam pot. Terkesan romantis dan misterius.
"Seluruh restoran ini sudah saya boking buat kita makan malam," jawab Kenzo.
Rea hanya mengangguk, kalau itu Kenzo yang memboking dia percaya saja. Apalagi untuk makan malam romantis bersama sang mantan yang sebentar lagi akan balikan.
__ADS_1
"Ehmm, pasti seneng banget ya di bokinging satu restoran buat makan malam romantis," gumam Rea masih mengedarkan pandangannya.
Di sudut sana ada dua orang yang memainkan alat musik biola dan piano. Terdengar alunan-alunan romantis yang bisa membuat siapa saja yang disajikannya jadi berdebar.
Kenzo masih mendengar gumaman Rea, keningnya mengkerut mendengarnya, "memangnya kamu nggak seneng?"
"Eh," Rea reflek menoleh ke arah Kenzo. "Apa tuan
?"
"Ck, memangnya kamu nggak seneng kalau saya bokingin restoran mewah ini?"
Rea melongo mendengar ucapan Kenzo, "maksud Tuan?"
"Rea, saya persiapkan semua ini untuk kamu," ujar Kenzo membuat Rea melotot kan matanya.
"Jadi, ini semua buat saya tuan? Bukan untuk Anjani ... Ups!" Rea reflek menutup mulutnya setelah keceplosan menyebut nama wanita itu.
Tiba-tiba wajah Kenzo menjadi datar ketika mendengar Rea mengucapkan nama itu. "Rea,, apa yang Anjani katakan sama kamu?"
Bersambung.
__ADS_1