Ranjang Panas Tuan Muda

Ranjang Panas Tuan Muda
Bab 74


__ADS_3

Happy Reading


"Kelvin?"


"Karina?" wanita cantik itu tersenyum dan berjalan cepat ke arah Kelvin. Sungguh dia begitu merindukan pria itu. Namun, senyumnya harus memudar ketika melihat tangan Kelvin yang menggandeng tangan wanita lain. Mata Karina menatap wajah Mea dan tiba-tiba ada perasaan marah di hatinya.


"Bukankah dia gadis yang beberapa waktu lalu kau kenalkan padaku? Dia itu adik ipar bosmu kan? Kenapa kamu jalan sama dia, Kelvin," tunjuk Karina pada Mea. Dia persis seperti seorang pacar yang tengah cemburu saja.


Mea langsung melepaskan tangannya dari genggaman Kelvin. Mea ingat jika wanita itu adalah kekasih Kelvin yang katanya sudah menjadi mantan.


"Kenapa nunjuk-nunjuk gitu sih, nggak sopan tau?!" seru Mea yang merasa tidak terima dengan tingkah laku Karina yang menurutnya tidak sopan. Meskipun wanita itu lebih tua darinya tapi dengan sikap Karina yang menunjuknya di depan umum seperti itu, tentu saja membuat Mea malu.


Nanti dikira mereka rebutan cowok lagi. Padahal jelas-jelas sekarang Mea udah nggak mau berurusan dengan Kelvin, tetapi Kelvin yang sekarang jadi mengejarnya. Sedangkan Kelvin langsung menatap tajam Karina, dia juga tidak suka Karina bersikap seperti itu pada Mea. "Mae ini adalah adik dari istri atasanku, kami sedang dalam tugas di suruh oleh tuan Kenzo, jadi tidak masalah kalau kita jalan bersama," jawabnya.


Karina langsung merubah raut wajahnya dengan sedikit melembut, dia tahu jika tadi dia memang salah karena sudah emosi duluan. "Maaf-maaf, aku tidak bermaksud seperti itu. Cuma tadi kalian jalannya itu kelihatan mesra banget gitu, pakai acara gandengan tangan. Aku sebagai kekasihmu tentunya merasa cemburukan?"


Mea terkejut ketika Karina yang mengatakan jika dia masih kekasih dari Kelvin. Itu artinya Kelvin telah berbohong padanya dengan mengatakan jika dia dan Wanita itu telah putus.

__ADS_1


"Karina, apa kamu lupa jika kita sudah putus?" Kelvin menatap tajam wajah wanita itu.


"Tapi Kelvin, aku tidak mau putus dan aku belum menjawab ucapanmu itu Aku tidak mau putus darimu karena aku sangat mencintaimu, please! Beri aku satu kesempatan lagi untuk mengubah diriku agar menjadi lebih baik," Karina medekati Kelvin dan berusaha untuk meraih lengan pria itu.


Namun, Kelvin menghindar karena tidak mau jika Mea salah paham. "Tolong jangan dekat-dekat, aku dan kamu sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi Karina, kamu bisa mencari pria lain yang lebih baik dari aku, ayo Mea, kita segera cari hadiahnya," Kelvin menarik tangan Mea lembut untuk segera berjalan meninggalkan wanita itu.


"Kelvin, tunggu! Kamu nggak bisa memperlakukan aku seperti ini, Aku tidak mau putus darimu!" Karina berteriak tetapi tidak mempengaruhi Kelvin sama sekali.


"Sepertinya diantara kalian berdua masih ada yang belum terselesaikan, seharusnya kamu selesaikan dulu masalahmu dengan wanita tadi agar di masa depan kamu tidak terbelenggu dengan sebuah masa lalu," ujar Mea.


Kelvin menarik Mea membuat tubuh mereka bertabrakan. "Aku sudah selesai, dia saja yang seperti itu, awalnya juga dia yang minta putus, aku iya kan, tapi setelah itu dia nangis-nangis bilangnya aku jahat, akhirnya aku bilang kalau lebih baik kita putus saja kalau tidak ada kecocokan sama sekali," jawab Kelvin.


"Tapi sepertinya dia masih belum mau di putus, kamu harus ambil sikap tegas donk, bilang ke dia kalau kalian tidak bisa meneruskan hubungan," sewot Mea. Entah kenapa dia jadi kesal sendiri.


Kelvin tersenyum tipis mendengar jawaban Mea, dia suka melihat sikap Mea yang seperti ini. Gadis itu terkesan cemburu.


"Iya, aku pasti akan ngomong langsung sama dia, aku bakal ngomong kalau aku sudah memiliki penggantinya yaitu kamu."

__ADS_1


***


Karina benar-benar kesal ketika melihat Kelvin menggandeng tangan seorang gadis yang sangat dia kenal. Karina sangat tahu siapa gadis tadi.


"Brengsekk! Sepertinya Gadis itu menggunakan guna-guna untuk bisa mendapatkan simpati dari Kelvin, aku tahu jika sebelumnya Gadis itu yang mengejar-ngejar Kelvin, tapi kenapa sekarang malah sebaliknya? Jadi ini pasti tidak murni karena Kelvin sudah berpaling, pasti Gadis itu berbuat curang dengan menggunakan pelet pada Kelvin agar Kelvin jatuh cinta terhadapnya!"


Karina tentu saja tidak akan tinggal diam, wanita itu terus membuntuti kedua orang itu untuk mencari tahu apa yang sedang mereka lakukan.


Kelvin dan Mea masuk ke dalam sebuah toko perhiasan, karina hanya berada di luar namun matanya tidak lepas memandang kedua orang itu. Karena memang kaca di toko itu terlihat jelas dari luar


"Aku harus menemui gadis itu secara langsung, agar dia melepaskan Kelvin dan tidak mengganggu nya lagi aku yakin sebenarnya Kelvin masih menyukaiku."


Bersambung.


Visual Karina


__ADS_1


Visual Mea



__ADS_2