
Yeo Hyun Jae dan Putri Chun Cha memberi penghormatan pernikahan di tengah - tengah ramainya istana kerajaan. Pernikahan yang sakral itu dihadiri banyak keluarga bangsawan, dan rakyat bersuka cita atas pernikahan putri raja satu - satunya.
dibalik itu semua, ada saja yang mengkritik dengan pedas. para bangsawan rendah itu hanya berani berbisik - bisik dari di belakang.
" hey, siapa itu yang menikah dengan putri ? aku tidak mengenalnya sama sekali "
" aahh, dia hanya keluarga biasa di ibukota. putra dari Yeo Dae Hyun "
" wah, beruntung sekali si Yeo Dae Hyun itu jadi menantu keluarga Raja "
" bagaiman mungkin dia jadi menantu keluarga raja "
" heyy.. kudengar Putranya Yeo Hyun Jae menggoda Putri Chun Cha setiap hari di balai pembelajaran para sastrawan "
__ADS_1
" benarkah ? "
" iya - iya. kudengar Yeo Hyun Jae termasuk murid yang paling berbakat di Kerajaan, sayang sekali dia menjadi menantu keluarga raja, ilmunya tidak berguna ! "
" hihihi, iya. sayang sekali pilar kerajaan yang langka menyia nyiakan kepintaran nya hanya untuk menjadi keluarga kerajaan "
" apa kamu tidak lihat, sepertinya dia hanya bermodalkan tampang ! "
" hahahaha "
" ha haha "
ah, aku tidak tahan lagi. kulirik mereka dengan tatapan sinis. kupelototi satu persatu wajah para bangsawan paruh baya di barisan belakang. Mereka bergerombol dan membicarakan orang lain dari belakang. bangsawan1 : " hey, shutt shutt. diam "
__ADS_1
bangsawan2 : " ehem - ehem "
bangsawan3 : " siapa dia ? " ( sambil berbisik lebih pelan "
bangsawan4 : " kamu buta ya ? lihat, dibarisan depan itu tempat keluarga menantu raja, "
bangsawan3 : " ooh, benarkah "
bangsawan4 : " iya, itu adiknya Yeo Hyun Jae, kalau tidak salah namanya Yeo Hyun Ok "
bangsawan5 : " hey,, shutt.. dia melihat kesini. diam ! "
(Tak lama menyadari aku pelototi dengan sinis, mereka pun diam seribu bahasa. )
__ADS_1
Yeo Hyun Ok : " aku geram sekali, gosip beredar tidak sesuai fakta. haha, padahal Putri Chun Cha itu yang mengejar ngejar orabeoni sampai datang kerumah setiap hari. Juga, dia itu terus mendekati orabeoni sampai menguntitnya ke sekolah sastrawan & politikus. kenapa aku tahu, karena aku juga jadi mengikutinya karena gelisah. tidak disangka kakakku malah jatuh cinta juga dengan nya. hufffft .. betul - betul tidak tahu untung apa rugi "😑.