Realize I Need You

Realize I Need You
Episode 39 - Ayah


__ADS_3

Pagi yang cerah kembali menyapa dengan tenang. Burung - burung bertengger di dahan pohon berkicau sembari saling sahut menyahut. Kini rumah kediaman Tuan Yeo tidak tampak sibuk didatangi tamu - tamu penjilat seperti dahulu sewaktu Yeo Hyun Jae menjadi Uibin atau suami seorang putri kerajaan.


Aroma harum masakan sudah menyeruak bebas diudara, menyusul Boram dan pelayan lain yang bergantian membawa hidangan sarapan untuk ditata di meja makan.


" Akhirnya selesai " ( puas Hyun Ok sambil merapikan mangkuk lauk makan )


" Boram, apakah ayah masih dikamar ? "


" ah, hampir saja lupa. Tuan sudah berangkat sejak pagi tadi agassi. Beliau menyampaikan Agassi untuk makan saja bersama tuan muda Hyun " ( menepuk jidatnya pelan )


" Kenapa buru - buru sekali, biasanya ayah tidak rela melewatkan sekalipun makan bersamaku dan orabeoni " ( gumam Hyun Ok membatin )


Hyun Jae tampak keluar dari kamar dengan pakaian rapih.


" Orabeoni, ayo kita sarapan " ( merangkul tangan Hyun Jae dan memboyong nya ke meja makan )

__ADS_1


Hyun Jae duduk dengan perasaan senang melihat meja makannya yang penuh.


" Wahh, sudah menyusahkan adikku untuk memasak semua ini " ( mengambil sumpit dan terdiam melihat kursi tempat biasa ayahnya duduk kosong )


" Kemana ayah ? kenapa tidak sarapan ? " ( tanyanya melirik Hyun Ok )


" Ayah sudah berangkat dari pagi, sepertinya ada masalah mendesak. Selalu seperti itu, terlihat tenang padahal pikirannya dipenuhi banyak beban. Bahkan ketika mendengar masalah orabeoni ayah tetap terlihat tegar. Ah, aku tidak mengerti pola pikir ayah. humm " ( desah Hyun Ok menggigit sumpit )


" Ayah tetap tenang agar bisa memikirkan solusi terbaik. Bukankah memikirkan masalah dalam keadaan tenang menghasilkan jalan keluar yang lebih tepat ? " ( jelas Hyun Jae )


" Boram, sudah kemarilah ayo kita makan " ( ajak Hyun Ok pada Boram )


Boram pun duduk di kursi sebelah Hyun Ok dan mereka melanjutkan sarapan bersama.


Tak terasa matahari sudah naik di atas kepala alias sudah siang. Boram membantu Hyun Ok menyiapkan bekal makan siang untuk tuan Yeo. Saat sampai di depan rumah mereka dihentikan oleh kedatangan Wangseja Yong Ju yang tiba - tiba sudah berdiri melayangkan tangan yang tidak jadi mengetuk pintu.

__ADS_1


Wajahnya terlihat cemas. Hyun Ok dan Boram membungkuk memberi hormat sebelum menanyakan perihal kedatangan nya.


" Ada keperluan apa Wangseja datang kemari ? " ( tanya Hyun Ok penasaran )


" Aku ingin bertanya bagaimana kabarmu, tapi sepertinya kamu baik - baik saja. Syukurlah " ( senyum Wangseja Yong Ju lega )


" Ya Wangseja, seperti yang anda lihat "


" Ahem. Aku ingin menyampaikan sesuatu tentang ayahmu " ( wajahnya dilema sembari ragu - ragu mengatakan hal itu )


" Ayahku ? "


" Ya, ayahmu " (yakin Wangseja Yong Ju )


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2