
Orabeoni telah pulih dan kabar perceraiannya dengan putri Chun Cha telah merebak ke segala penjuru Joseon. Banyak pejabat dan para bangsawan yang dulu ramah kembali ke sifat aslinya. Sombong dan Tidak lagi mencari alasan untuk bertemu dan berbincang pada tuan Yeo Dae Hyun.
Setidaknya hal ini membuatku merasa sedikit lega. Satu - satunya hal yang tidak berubah adalah pangeran Yong Hwa masih sering usil dan mengganggu ku jika dia sedang bosan di istana.
" Hhuuummmm.. " ( menghirup nafas dalam - dalam )
Kini aku sedang berdiri di jembatan kecil menanjak di atas sungai ditengah ibukota.
🍃Ssuhhh 🍃sshhuusss. Udara lembab ini membawa aroma hujan yang menyegarkan.
Rambut hitam terus melambai semakin kuat tertiup angin. Bak pemeran utama yang sedang terlihat sangat anggun menyematkan anak rambut ke belakang telinga.
Plakkk ! daun besar langsung menabrak wajahku dengan keras. Menutupi sebagian dan kini hayalan seorang gadis anggunku lenyap seketika.
" Hahahahahahah "
__ADS_1
" Siapa itu yang tertawa sangat keras " ( bicaraku dalam hati sambil menyingkirkan daun dari kening dengan kasar )
" Humm.. " Aku hanya menghela nafas geram.
Pangeran Yong Hwa sedang terkikik riang diseberang sana melihat adegan ku tadi sambil membunyikan sebelah tangannya di belakang punggung.
" ahaha. Maaf, apa aku sedang mengganggu hayalanmu ? " 😂😂😂
Selanjutnya aku langsung menghampiri dia dan menarik tangannya cepat dari balik punggung untuk diperlihatkan di depan matanya. Beberapa lembar daun lebar keras yang tadi terbang menabrak wajahku. Dialah dalangnya. Dia pun mengaku tanpa bisa menampik hal itu.
" Ehem. Baiklah - baiklah. Aku hanya ingin menyapa tapi segan melihatmu yang terlihat begitu serius menghayal. Apa yang sedang kamu pikirkan ? " ( membuang daun ke bawah jembatan )
" Sapaanmu itu selalu aneh dan membuat orang lain jengkel " ( gumamku )
" Bukan urusanmu apa yang tengah kupikirkan " ( jawabku pada pangeran Yong Hwa )
__ADS_1
" Biar kutebak, kamu terlihat damai dan santai belakangan ini. Apakah Hyun Jae sudah menjadi pejabat pemerintah berpangkat tinggi ? "
" Haha, kamu sudah tahu. Untuk apa bertanya lagi. " ( berbalik dan menghadap samping sambil memegang sisi jembatan )
" Tidak dengan pangkat tinggi, aku senang akhirnya orabeoni dapat mencapai impian nya ikut berpartisipasi dalam memajukan Joseon. Entah itu sebagai pejabat perpangkat rendah atau tinggi. Orabeoni hanya ingin memulai segalanya dari awal lagi. Aku yakin orabeoni pasti akan mendapatkan apa yang diinginkannya selama ini. "
Pangeran Yong Hwa hanya termangu mendengar perkataanku. Ia hanya tersenyum dan mengikuti apa yang kulakukan. Berdiri di sampingku dan memegang sisi jembatan.
" Darimu aku melihat, keluarga itu adalah hal paling penting sehingga kamu mampu membahayakan nyawamu sendiri untuk menyelamatkan Hyun Jae "
" Tentu saja " ( menoleh ke samping melihat wajah pangeran Yong Hwa )
" Keluarga itu adalah orang yang akan selalu menerima dan mendukungmu tidak peduli seburuk apa kamu dalam pandangan orang lain. Mereka juga akan menjadi yang paling keras dalam mengingatkan kesalahanmu dan orang yang paling peduli pada dirimu. Bagiku, keluarga itu sangat berharga. Sejauh apapun dirimu pergi, selalu keluarga lah tempat kembali paling dirindukan. "
Pangeran Yong Hwa balik menoleh hingga kami saling berpandangan. Ia tertegun beberapa saat dan hanya tersenyum simpul tanpa bisa kutebak apa yang dipikirkannya saat itu.
__ADS_1
Bersambung..