Realize I Need You

Realize I Need You
Episode 24 - Apa yang harus kulakukan


__ADS_3

Boram terkejut melihat Nonanya malah kehujanan sementara payungnya tergeletak di bawah menampung air.


“ Agassi, kenapa kamu menjatuhkan payungnya ? “ ( Menghampiri Hyun Ok dan memayunginya )


“ Boram.. Cepat siapkan air hangat untukku “


“ Tapi. Agassi, ayo kita masuk lebih dulu “ ( bujuknya memegang tangan Hyun Ok )


“ Cepat pergi, Sekarang ?! “ ( Timpal Hyun Ok lebih keras )


“ Baiklah Agassi “ ( Boram yang tidak tahu apapun saat itu hanya bisa membiarkan Hyun Ok dan pergi menyiapkan air hangat )


Beberapa saat kemudian Hyun Ok pergi ke kamar Orabeoni dan melihat kakaknya sedang makan bersama putri Chun Cha melalui jendela kamar yang cukup besar. Saling melempar senyum tapi Hyun Ok tahu orabeoni nya tersenyum dengan tatapan kosong sedangkan putri Chun Cha terlihat sangat bahagia.


Tanpa sadar Hyun Ok sudah ada di depan pintu kamar dan memandangi mereka langsung, Hyun Jae dan putri Chun Cha pun melihatnya.


“ Hyun-ah, kenapa kamu hujan hujanan ? “


“ Oh, adik ipar. Apa yang kamu lakukan masuklah. Lihat tubuhmu basah kuyup seperti ini. “ ( menoleh dan menarik Hyun Ok masuk dan menyuruh pelayan mengambilkan handuk )


Putri Chun Cha membantu mengeringkan tubuh Hyun Ok sementara Hyun Ok hanya diam melihat segala yang sedang dilakukan olehnya.

__ADS_1


“ Putri, apakah anda sangat bahagia ? “


“ Ada apa adik ipar ? Kenapa bertanya seperti itu ? “ ( merasa bingung dengan sikap Hyun Ok yang lebih banyak diam )


“ Tidak ada “ ( timpal Hyun Ok sambil meremas tangan kosong )


“ Aku pergi dulu “


“ Eh, tunggu adik ipar. Ini belum selesai “


“ Tidak apa, “ ( Hyun Ok berpamitan dan pergi menuju kamarnya )


Sesampainya di kamar Hyun Ok ambruk dan terduduk menunduk meluapkan emosi yang tertahan sedari tadi dengan menangis.


" Hu hu hu.. hik hik hik hik.. "


" Agassi, apa yang terjadi ? " ( Boram yang membawakan handuk menghampiri Hyun Ok dan ikut duduk mencemaskan nya )


" Boram, apa yang harus kulakukan ?? "


" apa yang terjadi Agassi, ceritakanlah pada Boram " ( sambil menghapus linangan air mata di pipi Hyun Ok Boram ikut menangis sesenggukan )

__ADS_1


Tidak ada lagi yang berkata apapun, setelahnya Boram memeluk Hyun Ok dan ikut menangis bersamanya.


--- --- --- --- --- --- ---


Keesokan harinya Hyun Ok menceritakan semuanya pada Boram.


" Aku merasa ini tidak nyata, Agassi.. putri kelihatan sangat baik dan ramah. Kenapa dia tega menyakiti tuan muda seperti itu " ( ucapnya tak habis pikir )


" Aku juga tidak menyadari sampai melihat sendiri perubahan orabeoni. Boram, apa yang harus kulakukan " ( menghela napas berat )


" Ayo kita beritahukan pada tuan Yeo, agassi.. "


" Tidak. Ayah sedang sibuk mengurus masalah pekerjaannya tentang pajak yang meroket di ibukota. Ayah terlihat sangat kelelahan akhir - akhir ini. "


" Baiklah. Lalu apa yang harus kita lakukan " ( jawab Boram dengan lemah )


" Aku harus memikirkan hal ini lebih saksama, aku ingin menenangkan diri di kamar selama beberapa hari. Jangan izinkan siapapun masuk ke kamarku, dan.. Boram awasi putri Chun Cha. Kalau bisa, cari tahu obat apa yang dia masak secara rutin sebulan sekali "


" Baiklah Agassi, Boram akan mengawasi putri jahat itu dengan fokus " ( menunduk tanda mengerti )


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2