
" Apa itu " ( langsung mengambil kotak hadiah dari tangan Hyun Ok dan membukanya )
" Sebuah gelang giok, ini sangat mahal. Apa kamu baru saja menemui kekasih mu tadi disini ? "
" Tidak. Jangan sembarangan menebak " ( Tolaknya dan langsung merampas kembali hadiah itu )
" Apa yang sudah kamu temukan "
" Tidak banyak, kupikir adikku bekerja sama dengan orang dari dunia persilatan "
" Dunia persilatan, bukankah itu sangat jauh dan berada di bagian wilayah Daratan China ? "
" Tidak sedikit juga dari mereka yang mengembara "
" Lalu siapa dia ?! "
" Kamu hanya mentraktirku semangkuk mie Jjampong, jadi hanya segitu informasi yang bisa kuberikan " (melangkah kemudian duduk di kayu penyangga dan menaikkan sebelah kakinya sambil memperhatikan Hyun Ok )
" Tch ! baiklah, akan kucari tahu sendiri " ( Hyun Ok berbalik dan melangkah pergi meninggalkan Pangeran Yong Hwa )
Pangeran Yong Hwa pun tersenyum penuh kemenangan.
--- --- --- --- --- --- ---
__ADS_1
Saat sedang berjalan seorang diri Hyun Ok merasa sedang diikuti, ia pun menolah ke belakang dan suasana sangat hening. Hanya hembusan angin yang menggoyangkan beberapa pohon bambu disisi kiri kanan jalan dan menghasilkan suara merdu.
Tak lama ia mempercepat langkahnya namun terdengar suara langkah kaki juga dari arah lain, Hyun Ok berhenti dan melihat ke belakang. Sunyi, kemudian ia berbalik ke depan hendak berlari tapi terpeleset sebuah kulit pisang di tengah jalan hingga jatuh terlentang. Saat hendak bangun seorang pria berpakaian serba tertutup menghunuskan pedang ke arahnya.
" Siapa anda, apa yang anda inginkan ? " ( tanya Hyun Ok dengan Suara bergetar )
" Dimana Yong Hwa " ( balasnya dengan suara besar dan serak )
" Yong Hwa ? " ( Hyun Ok mencoba mengingat sesuatu dan baru mengerti bahwa Yong Hwa adalah nama Pangeran Agung )
" Kenapa anda bertanya padaku "
" Jangan berpura pura tidak tahu. Aku melihat kalian makan bersama beberapa hari yang lalu, sepertinya kalian cukup dekat bukan. " ( mendekat dan memajukan pedangnya ke leher Hyun Ok )
" Cukup !! katakan atau kau akan mati disini ! " ( mendorong pedang semakin dekat hingga leher Hyun Ok tergores )
" Ah ! baiklah - baiklah tuan baik hati. Tidak perlu main kasar. Dia, dia ada di pondok tepi kolam " ( tunjuk Hyun Ok ke arah perginya tadi dan menjauhkan pedang dengan tangannya secara perlahan )
" Semuanya keluar ! ayo kita ke pondok yang dia katakan. " ( perintahnya dan kemudian keluarlah beberapa kawannya yang sedang bersembunyi tadi )
" Kau, tunjukkan kami jalannya " ( mengangkat pedang lebih tinggi hingga wajah Hyun Ok mendongak ke atas )
" Baiklah, letakkan dulu pedangmu. Aku tidak bisa mengingat jalan kalau ketakutan " ( pinta Hyun Ok dengan tenang )
__ADS_1
Akhirnya kedua tangan Hyun Ok diikat dan dipaksa berjalan ke depan untuk menunjukkan jalan.
" Apa aku harus membawa mereka kepada pangeran langsung ? tapi bagaimana jika pangeran itu menyalahkanku ? selamat dari mereka aku akan mati di tangan pangeran menyebalkan itu. Lebih baik aku mengulur waktu, jadi dia tidak akan terlalu menyalahkanku nanti " ( gumam Hyun Ok )
Hyun Ok pun mengambil jalan memutar dan lebih jauh untuk sampai ke pondok tepi kolam tersebut. Tanpa diketahui oleh mereka Pangeran Yong Hwa sedang memperhatikan dari atas pohon. Melompat dan terbang tanpa suara mengikuti gerombolan orang berpakaian tertutup.
" Tidak buruk juga, kamu hanya mencari alasan agar aku tidak menyalahkanmu. " ( gumam Pangeran Yong Hwa mulai mengerti taktik Hyun Ok )
Saat sampai di pondok tersebut sudah tidak ada siapapun disana, mereka pun marah dan mendorong Hyun Ok hingga terjatuh. Bruk !
" Kau berbohong pada kami ? " ( teriak pria tadi dan menghunuskan pedang hendak menebas Hyun Ok )
" Aah, aku tidak tahu dia sudah pergi begitu cepat. Seharusnya langsung saja aku tunjukkan jalannya tadi. Apa yang harus kulakukan selanjutnya " ( gumam Hyun Ok )
Tiba - tiba yang dicari terbang ke bawah dari atas pohon.
" wah wah wah, apa kalian tidak malu mengeroyok seorang wanita lemah sendirian "
" Hah ! tidak usah pedulikan. semua serang mereka ! " ( perintahnya pada anak buah yang mengikuti )
Selanjutnya mereka pun mulai berkelahi 1 banding 15 dan Hyun Ok mundur ke arah belakang menjauh dari lingkup perkelahian.
Bersambung...
__ADS_1