Realize I Need You

Realize I Need You
Episode 32 - Maafkan Ketidak tahuanku


__ADS_3

Tabib Li baru saja keluar, kenapa jalan nya cepat sekali. HhHh, aku berlari keluar hingga terengah-engah dan melihatnya telah sampai di sebuah jembatan kecil tengah kolam menyambungkan pulau kecil ini dengan jalanan menuju pusat ibukota.


" Tabib Li ! "


Aku menyusulnya dan menarik lengan baju tabib Li memintanya berhenti.


" Kenapa kamu pergi begitu saja, apa yang salah dengan wanita - wanita tadi ? " ( tatapku penuh tanya )


" Tempat paling indah, menurutmu apakah itu rumah bordil ? " ( balas tabib Li kesal )


Tabib Li merasa risih dan menarik lengan baju yang kutarik.


" Ada pepatah wanita lebih indah dari bunga, dan bukankah itu benar ? banyak yang tidak bisa menolak wanita cantik " ( jawabku enteng )


" Tentu saja bukan. Kalau bukan agar kamu tidak curiga aku wanita aku tidak akan membawamu kesini " ( gumam ku dalam hati )


" Itu adalah pepatah buatanmu sendiri, aku belum pernah mendengarnya. Tuan muda Hyun Jae, masih semuda ini kamu sudah.. " ( berpikir sejenak dan tidak jadi melanjutkan kata-katanya )


Tabib Li melanjutkan langkahnya disusul Hyun Ok yang masih mengikuti penasaran.

__ADS_1


" Baiklah baiklah, aku tidak tahu kamu tidak suka seorang wanita penghibur. Aku akan mentraktirmu makanan enak saja. Bagaimana ? "


Tabib Li terlihat berhenti dan menghela nafas beberapa kali.


" Daebak ! aku anggap kamu setuju "


Akupun merangkul bahu tabib Li yang ketinggian hingga berjinjit dan mengajaknya menuju restoran termahal.


Tabib Li terlihat pasrah tanpa perlawanan, menghempas tanganku kemudian kami kembali saling melempar senyum seperti seorang sahabat dekat sesama lelaki. Akrab.


--- --- --- --- --- --- ---



Tabib Li pun terpana mendengar penjelasan Hyun Ok.


" Sepertinya kamu tahu banyak soal makanan, " ( mengambil dan memakan salah satunya )


" Yah, sejak ibu kami meninggal aku sering memasak makanan sendiri untuk adikku. " ( jawab Hyun Ok gugup )

__ADS_1


" Bagaimana, enak kan ? " ( tanyaku antusias )


Tabib Li sedang meresapi makanan dan memejamkan matanya.


" Yahh, ini sangat enak " ( angguknya setuju )


" Siapa nama adikmu ? " ( tanya tabib Li menambahkan )


" oh, ah, ehmm itu. Namanya Hyun Ok. Yeo Hyun Ok " ( balasku datar menyembunyikan raut wajah )


" Seorang wanita ? "


" Yaa, dia seorang gadis yang sangat cantik dan cerdas "


" Baiklah, semoga misimu berhasil. Jangan lupakan pelajaran yang sudah kuajarkan "


" Tentu saja , haha " ( senyumku kikuk )


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2