Realize I Need You

Realize I Need You
Episode 15 - Yeo Hyun Ok


__ADS_3

" Aku hidup di masa Raja Hwabaek / Injo dengan nama asli Yi Jong periode 1623 – 1649 dimana kedudukan menjadi prioritas. Mereka yang memiliki kedudukan / jabatan lebih tinggi mendapat rasa hormat dari banyak kalangan. Inilah yang kurasakan sejak orabeoni menjadi menantu kaisar, bak menjungkir balikkan dunia sikap mereka semua berubah jadi ramah dan baik.


Berbeda dengan dunia persilatan, dari desas desus yang pernah beredar mereka yang terkuat yang akan memimpin. Tapi sampai sekarang tak pernah terlihat jejaknya karena perjanjian yang pernah disepakati raja – raja terdahulu bahwa kerajaan dan dunia persilatan tidak boleh saling ikut campur. Dengan kata lain, kami memiliki dunianya sendiri "


Beberapa pengemis berjejer rapi di sepanjang jalan, Hyun Ok yang melihatnya memberikan mereka semua masing – masing 2 koin lalu membeli banyak daging panggang dan membawanya ke sebuah tempat sepi Mao Mao, tempat ini adalah sebuah gubuk reyot yang pernah ditinggali oleh orang dari China Selatan. Karena pemilik asli telah meninggal kini tempat ini menjadi rumah bagi puluhan kucing terlantar, itulah yang menjadi asal dari pemberian nama Mao Mao.



Hyun Ok terlihat bahagia bercengkrama bersama kucing – kucing gemuk tersebut. Sudah sejak lama ia diam – diam memberikan makan para kucing tersebut hingga mereka menjelma menjadi kucing gemuk. Setelahnya ia pun melanjutkan perjalanan dan membeli beberapa bahan masakan. Memasak adalah cara terbaik untuk melupakan sejenak resah bagi Hyun Ok, gadis yang acapkali dibilang pendek namun tak ada yang mampu mengalahkan kecerdasan nya.


Tak jarang pernah ada seorang gadis bangsawan yang mengejek fisiknya, setelah menyelesaikan ujian untuk pendidikan wanita Hyun Ok mengalahkan gadis itu dengan telak lalu mengatakan.


" sepertinya otak pendek lebih menyedihkan dibandingkan tubuh pendekku " ( sindir Hyun Ok lewat di depan gadis itu sembari memamerkan hasil ujian dengan nilai sempurna yang diraihnya )


Kerajaan pada masa ini sudah menerapkan pendidikan bagi wanita, dan menjalin hubungan diplomatik dari beberapa negara bagian. Wanita tak lagi dipandang remeh.


Peristiwa demi peristiwa tak ada lagi dari mereka yang berani menindas Hyun Ok soal tubuhnya yang lebih pendek daripada gadis umumnya. Tinggi nya hanya 158 Cm dengan tubuh langsing berisi, wajah cantik yang mirip kakaknya serta rambut lurus hitam sepanjang pinggang menjadikan Hyun Ok seorang gadis yang lincah dan cerdas. Kakaknya sudah terkenal karena ketampanannya di pusat ibukota sehingga setiap kali ia lewat banyak gadis yang melihatnya tanpa berkedip.


--- --- --- --- --- --- ---


Hyun Ok berjalan dengan lesu tanpa melihat ke depan dan menubruk tangan seseorang yang sengaja direntangkan di tengah jalan, brukk.. Hyun Ok melihat siapa kira - kira yang sengaja menghalangi jalannya. dan terkejut saat melihat dia berdiri sambil menyilangkan tangan di hadapannya.


" kau,, kenapa menghalangi jalan orang. Minggir ! " ( pinta nya dengan nada kasar )


" ini kan bukan jalanmu, aku bebas berdiri dimana saja. Lain kali perhatikan jalan agar tidak sembarang menabrak. Lagipula sepertinya inikah sikapmu saat bertemu keluarga kerajaan ? "


" dasar gila hormat " ( rutuk nya pelan )


" aku mendengar mu " ( balas pangeran Yong Hwa dengan kesal )


" hormat pada pangeran kedua " ( tak ingin berdebat Hyun Ok pun menunduk memberi hormat kemudian mengambil jalan lain )


" tunggu. aku lapar, traktir aku makan " ( perintah Pangeran Yong Hwa )

__ADS_1


" aku tidak punya uang " ( timpal Hyun Ok cepat )


" aku melihatmu membagikan koin pada pengemis - pengemis tadi, kupikir masih ada sisa beberapa tael bukan. " ( tunjuk pangeran Yong Hwa dengan melihat kantong di pinggang Hyun Ok )


Hyun Ok pun berbalik dengan malas


" kenapa kamu meminta makan pada rakyatmu, apakah kamu tidak malu sebagai seorang pangeran ?? "


" ehem. Aku lupa membawa uang, nanti akan kuganti 2 kali lipat. "


" Tidak mau, kembali saja ke istana ambil uang mu " ( Hyun Ok pun bergegas kembali )


Pangeran Yong Hwa terlihat berpikir keras, setelah sejauh beberapa meter ia mengejar Hyun Ok.


" kamu sudah membebaskan manusia - manusia bersalah itu, jadi kamu harus menebusnya dengan mentraktir ku makanan. Dengan begitu aku akan melupakan nya "


" Tidak mau " ( tolak Hyun Ok lebih keras )


" aku bisa membantumu mencari tahu apa yang dilakukan Putri Chun Cha tadi "


Hyun Ok yang mendengar hal itu langsung menghentikan langkahnya dan berbalik melihat ke arah pangeran Yong Hwa.


" Darimana kamu tahu aku mengikuti Putri ? "


" aku melihat mu di pinggir jalan " ( seringai pangeran Yong Hwa )


" sepertinya aku berhasil " ( gumamnya dalam hati merasa puas )


" Putri adakah adikmu sendiri bagaimana mungkin kamu.. "


" kami punya ibu yang berbeda, dan lagi. Kamu akan mati jika percaya pada orang begitu saja walaupun dia keluargamu sendiri. Kamu tau maksudku kan. " ( jawab pangeran Yong Hwa sebelum Hyun Ok menyelesaikan pertanyaan )


" aku tidak akan mempercayaimu " ( tegas Hyun Ok meragukan pangeran Yong Hwa )

__ADS_1


" Chun Cha adalah seorang yang bisa melakukan apa saja demi mendapatkan apa yang dia mau. Bukankah kamu penasaran kenapa kakakmu tiba - tiba jatuh cinta dengan adikku. Ini hanya mentraktir makan, toh kamu tidak akan rugi. Kalau tidak mau baiklah aku akan cari makan sendiri " ( pangeran Yong Hwa berpura - pura menyerah dan hendak kembali )


Hyun Ok terlihat tengah menimbang tawaran dan kemudian menyetujuinya.


" Tunggu. Pangeran ke dua, kamu harus menepati janjimu "


" Tentu saja " ( senyum pangeran Yong Hwa )


--- --- --- --- --- --- ---


Akhirnya mereka sudah duduk berhadapan di sebuah restoran yang jauh dari Keramaian pusat Ibukota, di ujung timur yang sepi pengunjung.


" kenapa memilih restoran ini, sepi sekali. apa makanan disini enak " ( protes pangeran Yong Hwa )


" setidaknya tidak ada yang mengenal kita disini " ( jawab Hyun Ok singkat )


" bukankah kamu suka terkenal dan mendapat pujian dari banyak orang. Kenapa menghindar. " ( kekeh nya dengan penasaran )


" Tidak semua orang berpikir seperti itu. Kenapa kamu selalu memandang negatif terhadap orang lain. " ( balas Hyun Ok dengan wajah merah padam )


" aahh, baiklah. Jadi kamu tidak menyukai kedudukan tinggi yang di kejar banyak orang ? "


" Tentu saja ! itu adalah hal merepotkan, lihat saja sikap mereka setelah orabeoni menjadi menantu raja, setiap hari rumah kami didatangi sekumpulan penjilat ! "


Mie nya sudah dataanggg... teriak seorang pelayan mengantarkan 2 mangkuk porsi besar mie dan memutus percakapan mereka.


" Ini adalah mie Jjampong paling enak di Ibukota, kamu tidak akan menemukan yang seperti ini dimana pun. Bagaimana, bukankah itu terlihat enak ? "


Pangeran Yong Hwa menelan ludah hanya melihat tampilan nya saja. Kemudian berpura - pura bersikap dingin sambil mengambil sumpit. Hyun Ok yang melihatnya hanya tersenyum dan memulai acara makan mereka.



Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2