
Suasana kini telah memasuki musim gugur di kerajaan Joseon, dan biasanya akan diadakan festival Chuseok. Chuseok adalah festival panen yang dirayakan warga korea pada hari ke- 15 bulan ke- 8. Sedari pagi Hyun Ok tengah sibuk mempersiapkan berbagai macam kue di bantu Boram dan beberapa pelayan.
Hyun Ok membawa nampan terakhir yang berisi kue beras Songpyeon,
" hah.. akhirnya selesai juga " ( berkacak pinggang dan mengelap keningnya menggunakan lengan baju )
" wah, adik ipar. Boleh aku cicipi kue ini ? " ( tunjuknya ke arah kue beras yang baru saja diletakkan Hyun Ok )
" aahh, tentu saja. Putri " ( mengambil mangkuk dan memisahkan beberapa kue kemudian diberikan pada Putri Chun Cha )
" wahh, adik ipar. Kamu memang berbakat. " ( Pujinya setelah memakan kue tersebut )
" Kalau putri ingin membuatnya aku bisa memberikan beberapa resepnya, ini menggunakan daun Pinus sebagai.. " ( perkataannya terpotong karena Boram datang dan mengatakan sesuatu )
" Agassi, ada Putra Mahkota mencarimu diluar. " ( bisiknya di telinga Hyun Ok )
Putri Chun Cha tak terlalu memperhatikan karena sibuk melihat berbagai macam kue unik buatan Hyun Ok.
" kenapa Wangseja mencariku " ( gumamnya dalam hati )
" Emm.. Putri, kita lanjutkan pembicaraan nanti. Aku sedang ada urusan. "
" baiklah, tidak apa - apa. Lanjutkan saja urusanmu adik ipar " 😊
Sesampainya di depan rumah Wangseja Yong Ju sudah menunggu di dampingi pelayan pribadinya Seowu yang membawa banyak barang.
" Saya memberi hormat pada Wangseja. Ada keperluan apa anda kemari ?. apakah Wangseja ingin menemui adik anda ? " ( Hyun Ok menunduk memulai pembicaraan )
Wangseja Yong Ju berbalik menampilkan wajah yang berbinar-binar dihadapan Hyun Ok.
__ADS_1
" Tidak perlu, aku disini untuk menemuimu. Aku ingin mengucapkan terimakasih atas pertolongan mu beberapa hari lalu. uhmm.. aku juga minta maaf baru bisa datang sekarang " ( memberikan isyarat pada Seowu untuk menyerahkan tumpukan hadiah yang sudah di pegang nya sedari tadi )
" Tidak perlu Wangseja, saya tidak membantu anda demi mendapatkan hadiah. "
" baiklah, kalau begitu bisakah kita membicarakan sesuatu hal di tempat lain ? " ( wajahnya terlihat tak nyaman melirik ke arah sekeliling )
" mm.. Saya tau suatu tempat, Wangseja bisa mengikuti dari belakang "
" Tentu saja. " 😊
mereka bertiga pun pergi ke arah pondok di tepi kolam.
" apa yang Wangseja ingin bicarakan ? " ( tanya Hyun Ok tanpa basa basi )
" Kemarin, bagaimana kamu tahu kalau aku sedang dalam bahaya ? "
" Tidak kusangka nona Hyun Ok ternyata cerdas "
" itu hanya pengetahuan orang awam " ( tolak Hyun Ok )
" Kemudian.. aku hanya ingin mengucapkan terimakasih secara langsung dan memberikan beberapa hadiah. Tapi, kalau Hyun Ok Agassi tidak mau kamu bisa memilih salah satunya saja "
" kemarin itu saya hanya kebetulan lewat dan melihat anda dikejar - kejar beberapa orang, saya hanya sedikit membantu, Wangseja tidak per "
" ini hanya hadiah kecil dariku, tidak bisakah kamu menerima nya saja Agassi. Ini tidak mahal, hanya ucapan terimakasih. Kamu bisa memilih sendiri. " ( potongnya memberikan penjelasan pada Hyun Ok )
Hyun Ok pun merasa tidak nyaman terus menolak permintaan Wangseja Yong Ju.
" Baiklah, Saya akan mengambil yang ini saja " ( mengambil kotak berwarna krem secara asal dari Seowu )
__ADS_1
" Terimakasih Wangseja atas pemberian nya "
" baiklah, kamu juga tidak perlu terlalu formal jika berbicara denganku. Kamu bisa memanggil Yong Ju saja "
" Apa ? maaf Wangseja, sepertinya saya tidak bisa " ( tolak Hyun Ok refleks )
" Ah, ini saat kita sedang berdua saja. Kalau di tempat umum tentu saja kamu bisa menggunakan bahasa formal "
" Tapi .. " ( Hyun Ok merasa sangat canggung mendengar hal tersebut )
" ini adalah perintah, nona Hyun Ok adalah penyelamat ku. Jadi mulai sekarang jangan sungkan untuk meminta bantuan dariku "
" Baiklah, aku tidak akan sungkan "
" Baguslah. Tidak ingin menganggu waktumu aku akan kembali sekarang " ( tersenyum cerah kemudian berbalik pergi bersama pelayan pribadinya )
--- --- --- --- --- --- ---
Tinggallah Hyun Ok sendiri di pondok kecil tepi kolam sambil menghela nafas beberapa kali memandangi hadiah yang baru saja diterima nya.
" Ternyata kamu disini, aku mencarimu kemana mana "
Hyun Ok terkejut mendengar seseorang berbicara dari belakang. Saat berbalik ia melihat seseorang yang cukup menyebalkan baginya.
" Kau.. " ( matanya mengikuti gerak Pangeran Yong Hwa yang berjalan berdiri disampingnya )
" Aku sudah menemukan sesuatu hal penting tentang kakakmu " ( kepala nya melihat ke sisi kanan tempat Hyun Ok menatapnya )
Deg !! tiba - tiba saja detak jantungnya melambat dan menjadi cepat.
" Orabeoni.. " ( gumamnya dalam hati merasakan sensasi tak menyenangkan dalam dirinya )
__ADS_1
Bersambung..