Realize I Need You

Realize I Need You
Episode 10 - Luka Lama


__ADS_3

Beberapa jam sebelumnya istana kediaman pangeran Yong Hwa tampak sibuk. Para pelayan berlalu lalang mengangkut mayat 5 orang pelayan di kediaman pangeran Yong Hwa. Semua dari mereka dibunuh dengan cara yang sama oleh pangeran Yong Hwa dimana lehernya ditebas pedang hingga hampir putus,


Ratu yang mendengar kejadian saat itu hanya bergidik ngeri dengan perbuatannya, bahkan raja pun tidak menggubris dan berpura – pura tidak mendengar. Sang kakak diam tak berani bertanya, karena setelah kejadian dulu sikap adiknya berubah tak suka padanya.



Setelah semua itu kini ia sedang terduduk santai di sebuah atap landai dekat dengan hiruk pikuk pasar di tengah ibukota, menikmati sengatan sinar matahari sambil tenggelam dalam pikiran nya sendiri.


Ia mengingat kejadian menyakitkan dulu saat dirinya terjebak ditengah kebakaran bersama sang ibunda. Terbayang olehnya sang ibu memanggil pelayan pribadinya untuk segera menyelamatkan kakaknya dan berkata


“ putraku, hanya ini yang bisa kulakukan. Jika ada kesempatan ke dua ibu akan tetap menyelamatkan kakakmu dan mati bersamamu”

__ADS_1


sedangkan ia tetap merengek memohon untuk hidup namun ibunya tidak lagi bicara dan malah menggenggam tangannya dengan erat.


Saat api sudah melahap setengah kediaman ratu saat itu, pangeran Yong Hwa menangis meminta tolong pada sang ibu yang mematung tanpa ekspresi.


“ Ibu, ibuu, ayo kita keluar.. ibuu.. uhuk uhukk “


"


“ Aku tidak akan merebut tahta putra mahkota dengan syarat, jangan ikut campur masalahku apapun yang kulakukan dan jangan mengaturku ! “


Itulah kata – kata yang diucapkan pangeran Yong Hwa saat kecil dihadapan Raja dan kakaknya disebuah ruangan pribadi 3 hari setelah kejadian naas tersebut.

__ADS_1


Kembali ke saat ini pangeran Yong Hwa dewasa,


“ pasukan bunuh diri. Siapa yang mengutus mereka untuk memata - matai kediamanku, aku tidak akan memaafkan siapapun kalian “ ( gumamnya dengan mata penuh amarah )


Tak sengaja matanya melihat seorang gadis mengenakan baju berwarna biru dan rambut sepinggang sedang berjalan riang di tengah pasar.


“ dia.... Gadis di tempat hutan berburu istana bukan.? “ ( memperhatikan dan melihat orang sekitar memanggilnya Hyun Ok )


Sesaat kemudian pangeran Yong Hwa tersenyum sinis dan mengingat sesuatu.


“ Hyun Ok, Hyun Ok, Hyun Jae, Yeo Hyun Ok, Yeo Hyun Jae, Yeo Dae Hyun ...?? Ahaha, jadi dia adik dari adik ipar rupanya😏 “

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2