Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati

Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati
Usaha Keluarga Yun


__ADS_3

"Lalu, apa yang harus kita lakukan?" Nenek Yun yang sedari tadi menyimak berbicara meminta pendapat.


"Menutup akses keluarga Fu" jawaban tepat dari Yun Lizen kepada Nenek Yun, dalam hati Yun Lizen menekankan bahwa Fu Huishen harus terbebas dari keluarga Fu.


Keluarga kejam tidak bermartabat, keluarga munafik dan memuakkan, banyak orang yang tidak tau kalau keluarga Fu menyimpan banyak rahasia. Rahasia itu hanya diketahui oleh keluarga perempuan dan laki laki pihak Fu, terkecuali Fu Huishen dan Fu Chenwu.


Ancaman demi ancaman yang keluarga Yun terima, ilmu Hitam yang menerobos masuk untuk membunuh keluarga Yun satu persatu.


Namun gagal, Kaisar Yan dari alam dewa selalu memberkati keluarga Yun.


"Aku setuju mereka terlalu jahat untuk Fu Huishen dan Fu Chenwu" Kakek Yun berkata terus terang menyetujui.


"Aku akan meminta bantuan Mei Lin" Yun Tian yakin Mei Lin memiliki cara.


Nyonya Cao melihat ke arah Yun Tian "Bukankah Mei Lin abdi lama Yue Yin, biasanya Mei Lin selalu ikut kemanpun Yue Yin pergi"


Bawahan yang setia kepada atasannya, di kehidupan sekarang maupun sebelumnya, sesuai perintah atau tidak.


"Aku tau, tapi ibu tau sendiri kalau Yue Yin tidak suka di ikuti, dia berkelana sendiri, datang dan pergi sendiri sesuka hatinya seperti angin" bertentangan dengan ucapan Yun Tian, Yan Yuan tidak bisa melakukan itu.


Selalu ada tugas dari alam dewa, menjaga alam dewa dan seisi dunia, menjaga ke empat alam, mengatur semua alam dewa dan masih banyak lagi, tapi Yan Yuan memiliki Jia Yin yang setiap saat berada di sisinya.


Memberi dukungan penuh atas Yan Yuan.


"Itu benar" Nyonya Cao akhirnya setuju.


"Aku akan tetap mencari Mei Lin" final Yun Tian.


"Bagaimana dengan ke adaan Fu Suiyin?"


Nyonya Cao langsung melihat ke arah Nenek Yun, mengerti apa yang di bahas "Masih belum ada perubahan, memang bintik bintik itu hilang tapi kaki Fu Suiyin sama sekali tidak bisa di gerakkan"


Perkara tentang Fu Suiyin memang masih belum selesai, kabar beredar dengan cepat di seluruh penjuru bagian barat. Negara Fumue berada di bagian baratini, sedangkan Negara Shen bagian timur, terkecuali negara Jing yang berada di bagian selatan dan negara Murong di bagian utara.

__ADS_1


Masing masing negara sangat berpengaruh di masing masing tempat, siapa saja mungkin mengenali keempat negara, tiga lainya hidup Damai satu sama lain sedangkan satu lainnya tidak.


"Mata mata kita masih belum tau siapa dalang di baliknya" beberapa hari yang lalu Yun Lizen memperintahkan mata mata dari keluarga Yun untuk mencari berita yang sebenarnya.


Namun nihil, tidak ada yang bisa tau apa yang sebenarnya terjadi.


Kosong dan tidak ada penyakit yang serius.


'Aku yakin ini pasti ulang nya sendiri, secara keluarga Fu menggunakan ilmu hitam' asik melamun, Yun Shai tidak bisa fokus pada acara ini.


Perkataan seseorang yang entah dari mana membuat fokus keluarga Yun terbuyar "Karena memang ulah mereka sendiri"


"Mei Lin?" Yun Shai pertama kali tau siapa wanita itu, wanita yang selalu datang di saat seseorang membutuhkan.


"Biarlah mereka mendapatkan apa yang mereka perbuat, cukup lihat sampai kapan Fu Suiyin bisa bertahan" terdengar kejam, namun benar apa adanya.


"Apa yang sebenarnya terjadi? Yue Yin bukan orang yang bisa gampang terpancing?" ingin sekali Mei Lin memukul mulut Yun Shai yang ceplas ceplos.


Sejenak Mei Lin berpikir, mencoba merangkai kata kata untuk menjelaskan apa yang terjadi, tapi? Mei Lin bukan tipikal orang yang gampang berbohong tidak seperti Yue Yin.


Mei Lin memutar bola mata sebelum menjawab pertanyaan Yun Shai "Intinya Fu Suiyin mengambil barang milik Fu Huishen, lalu Yue Yin membalas perbuatan nya"


Tertembak dari awal kalau Mei Lin akan menjawab dengan awalan intinya, jika di penjelasan akan sangat panjang dan membosankan.


"Barang apa itu?"


"Tusuk konde dan gantungan Giok"


Nenek Yun tersedak air minum nya, tidak menyangka hanya perkara tusuk konde itu Yue Yin melakukan hal gila lainya.


Tapi mereka masih belum tau kebenaran.


Meringis malu melihat reaksi keluarga Yun 'Kenapa Yue Yin melakukan hal seperti itu, sangat buruk dan tidak mencerminkan Dewi yang agung'

__ADS_1


"Itu buruk" Kakek Yun berkomentar, kebingungan penuh di rasakan oleh kakek Yun "Apa yang tersembunyi di balik tusuk konde dan Giok itu?"


"Ingatan Dewa Yang Yuan yang tersegel, Dewi Yin Jia memakai tusuk konde yang selalu Dewa Yang Yuan pakai dan Giok naga yang selalu ia pakai. Memanggil kembali naga Hao untuk menjaga Dewa Yang Yuan saat Dewi Yin Jia tidak ada" terjawab, terjawab sudah pertanyaan Yun Lizen.


Walaupun bukan Yin Jia sendiri yang menjawab, tapi Yun Lizen yakin bahwa perasaan yang sedari tadi ia pendam memang benar, kedatangan Naga Hao memang ada dan dapat dirasakan.


Naga Hao yang selalu berada di sisi Yin Jia dan Naga Haku, mereka berdua perwujudan dari Yin Jia, kultivasi putih dan kultivasi hitam.


"Naga Hao kembali?"


tidak menyangkal "Benar, Yun Jia memerintahkan Naga Hao untuk mendampingi Fu Huishen dan Naga Haku masih ada pada Yue Yin"


Yin Jia dan Yue Yin memang satu, tapi mereka memiliki perbedaan yang sangat jauh.


"Aku yakin masalah ini sangat panjang" Yun Tian bergumam.


"Lizen, kita harus mengambil pedang tombak itu" Nyonya Cao berkata secara tiba tiba sambil beranjak berdiri, Nyonya Cao mengajak Yun Lizen.


"Tombak? Ibu, tombak apa yang ibu maksud?" seingat Yun Tian, keluarga Yun tidak ada yang bisa menguasai ilmu tombak, hanya ada ilmu pedang dan anak panah.


Mei Lin tau arah pembicaraan ini, tombak yang di maksud Yin Jia "Tombak Dewa Salju!!"


"Aku ingat sekarang, Yin Jia juga menyuruhku mengambil tombak ini untuk diberikan kepada Fu Huishen, kalian juga?" bayangan Mei Lin mencoba menerawang bahwa keluarga Yun ini sangat baik, mereka akan menjalankan perintah sesuai apa yang di katakan.


"Iya, kemarin ada burung putih yang datang dengan sepuncuk surat" Nyonya Cao mengangguk, yakin kalau teka teki mereka memang benar.


Naga Hao datang dan Tombak Dewa Salju juga datang, mereka berdua menjaga Yang Yuan atas perintah Yin Jia, hanya Naga Hao. Tombak salju memang dimiliki oleh Yang Yuan, namun tidak pernah Yang Yuan pakai.


Tombak salju tombak legendaris.


"Dimana keberadaan nya?" Kakek Yun hanya menatap, ingin membantu tapi dilarang oleh Yun Lizen.


"Gunung yang berada di belakang danau Cu"

__ADS_1


"Kalau begitu jangan, Naga Hao dan Fu Huishen telah datang di sana" Mei Lin tau, karena Hao memberitahukan nya.


__ADS_2