Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati

Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati
Janji Apa Yang Di Maksud?


__ADS_3

"Jika kamu berani, lawan aku" Dong Qui secara terang terangan menantang Yue Yin, ingin sekali mempermalukan Yue Yin di depan umum.


"Tidak sebanding, lebih baik tutup aura iblis mu, rubah kecil" kekehan Yue Yin tunjukkan.


"Rubah kecil?" Yun Xuan paham apa maksud Yue Yin, dan semenit selanjutnya Yue Yin memegang lengan Yun Xuan membuat Dong Qui kembali marah.


"Kamu takut?" ucap Dong Qui sekali lagi.


"Aku lebih takut kalian tidak bisa melihat matahari terbenam nanti" Yue Yin mengajak Yun Xuan kembali mundur, bergabung pada keluarga Yun di belakang.


"Kamu punya nyali?" Dong Zhao sialan, ia ingin sekali mendapatkan pedang keindahan yang di pegang Yue Yin.


Tatapan Yue Yin berpindah pada Dong Lu Xing, menatap nya sambil tersenyum remeh "Kenapa tidak? Manusia akan kembali pada tanah cepat atau lambat, tergantung perbuatan bukan?"


Dong Lu Xing sedikit takut, Yue Yin bukan tandingan nya karena Dong Lu Xing tau seperti apa Yue Yin ini, dibandingkan Yun Xuan, Yun Xuan bukan apa apa. Yue Yin segalanya, ia bisa terkena serangan dari daerah selatan tiba tiba, Yue Yin orang yang sangat berpengaruh di daerah selatan.


Jauh lebih berpengaruh daripada nya.


Lebih berkuasa.


'Aku tau' membaca pikiran Dong Lu Xing kesukaan Yue Yin, banyak pertanyaan dan fakta dalam pikiran Dong Lu Xing, itu adalah fakta yang harus ia kumpulkan.


"Kita pergi" tanpa mengatakan sepatah kata lagi, Dong Lu Xing melangkah menjauh dari kediaman keluarga Dong, di temani beberapa pengawal nya.


"Takut heh? Bukankah dirimu jauh lebih berkuasa?" Yue Yin tidak rela meninggalkan Dong Lu Xing begitu saja, ia ingin sekali memberi pelajaran bagi Dong Lu Xing dan sekeluarga, tetapi sangat sulit.

__ADS_1


"Tapi Ayah, aku ingin mendapatkan mahkota itu" Dong Qui melihat mahkota kecil berbentuk naga yang indah, dua naga dengan skor meliput membentuk lingkaran, dan masing masing naga memiliki permata yang indah berwarna biru dan ungu terlihat sangat bersinar.


"Mahkota?" langkah Dong Lu Xing terhenti, membalik menatap Dong Qui dan menatap ke arah Yue Yin.


Ia baru sadar ada mahkota yang seunik ini, aura mahkota itu tidak biasa, memiliki kekuatan yang sangat kuat sangking kuat nya ia merasa tertekan akan pancaran Yue Yin, bukan main.


Semua mata tertuju pada mahkota Yue Yin, disatukan rambut putih salju Yue Yin memang sangat pas.


Tidak ada rasa takut bagi Yue Yin, mendengar penuturan Dong Qui yang tamak, Yue Yin tersenyum tipis "Menginginkan heh? Aku bisa memberikannya, tetapi aku sangat tidak ingin, bagaimana?"


Genggaman Yun Xuan pada Yue Yin mengerat, ia tidak ingin Yue Yin kena masalah karena dirinya "Tidak, tidak cukup dengan mahkota putri mu hingga kamu ingin mengambil mahkota orang lain?"


Terdengar jahat, tapi Yun Xuan tidak peduli.


"Jadi berikan kepadaku" kepala Dong Qui tidak pernah melihat bawah, bahkan menunduk saja tidak pernah, pantas saja membuat gadis muda itu begitu sombong.


"Berikan juga nyawamu kepadaku" balas Yue Yin tidak mengenal rasa takut, mendengar penuturan Yue Yin beberapa prajurit langsung mengerahkan pedang kepada Yue Yin.


Dong Lu Xing sangat marah, buku buku putih terlihat di tangan nya yang sedang mengenggam sangking marahnnya "Lancang, bertindak lah sopan!!"


"Jika kamu ingin di hormati, hormati lah orang lain, bukankah begitu, Tuan Dong?" Tuan Tua Yun, Yun Xichen maju untuk mendekati Yue Yin, memegang pundak Yue Yin untuk menenangkan.


"Jaga emosimu" setau Yun Xichen, emosi Yue Yin sangat buruk, bagaimana pun Yue Yin jauh lebih buruk daripada Yun Shai masalah emosi.


Dong Lu Xing tidak ingin berlama lama, ia langsung menyuruh keluarga nya pergi dengan hasil yang kosong, Yue Yin tidak tinggal diam, ia ingin mengambil janji yang di buat Dong Lu Xing "Segitu mudah kah kamu pergi? Tetapi janjimu sekarang!"

__ADS_1


Langkah nya terhenti saat mendengar penuturan Yue Yin, namun selanjutnya ia terus melangkah menuju luar kediaman keluarga Yun tanpa hasil, keberhasilan yang ia tunggu tunggu tidak dapat ia bawa pulang karena Yue Yin. Ia sangat benci Yue Yin, kebenciannya sama seperti Dong Lu Xing kepada Master Abadi Guru Yi.


"Masih ada waktu beberapa hari lagi" terdengar nada pasrah pada Dong Lu Xing, seakan janji ini sangat mempengaruhi Dong Lu Xing.


"Sudah lewat, berikan kepadaku atau aku akan memaksa dirimu untuk memberikan nya" semua orang bisa mendengar apa yang di ucapkan Yue Yin dan Dong Lu Xing, suara mereka bagaikan pengeras di daerah yang sangat sepi.


Langkah Yue Yin maju, melepaskan beberapa cekalan dari tangan Yun Xuan dan Yun Xichen "Kejahatan di balas kejahatan, biarlah karma yang akan datang kepadamu"


Bagaikan tersambar petir, tubuh Dong Lu Xing kaku sejenak disertai petir dan awan yang tiba tiba berubah begitu saja, keluarga Yun dan Dong terkejut, hanya karena perkataan Yue Yin alam seakan mendukung Yue Yin.


Melihat kekacauan yang telah selesai, Haku mencoba berkomunikasi bersama Yue Yin, apa yang harus ia lakukan sekarang, ia tidak ingin datang tanpa hasil seperti Dong Lu Xing.


"Nona," wajah memelas Haku terlihat sangat imut, tapi tidak bagi Yue Yin.


"Diam di sana, aku akan membawa mereka ke daerah selatan dan melakukan seperti rencana" perkataan menuntut dari Yue Yin selalu membuat Haku merasa sedang dimarahi, padahal Yue Yin hanya berkata seperti biasa.


"Benar benar sekarang?" Haku takut bukan main, ia tidak ingin Yue Yin meninggalkan nya lagi, ia ingin berada terus di sisi Yue Yin lagi, Tuhan.


"Memangnya kamu ingin kapan? Cepat" Yue Yin tidak habis pikir kalau Haku akan menjadi sangat bodoh, atau ia memiliki maksud lain?


Yue Yin bingung bukan main, tapi Yue Yin masih memiliki urusan yang lain dan tidak terlalu memikirkan Haku, sesekali Yue Yin mengunjungi Haku dan mengajak Haku jalan jalan, seharusnya Hai juga ikut.


'Aku berharap, masalah ini cepat selesai, aku akan mengorbankan nyawa ku untuk mu Nona" cukup rasa sedih Yue Yin yang dapat dirasakan Haku, ia tidak ingin Yue Yin merasakan sakit lagi di kemudian hari, ia tidak ingin.


Sepeninggalan keluarga Dong yang keluar, kediaman Yun terasa sangat dingin, masalah Dong Lu Xing dan Yue Yin tidak semudah itu, mereka berpikir janji apa yang dibuat Dong Lu Xing kepada Yue Yin?

__ADS_1


__ADS_2