
Dan Sialnya Yun Xuan selalu menyukainya dalma kondisi apapun, ia selalu ingin mendapatkan tepukan dan pelukan lembut yangs dimiliki Yue Yin.
''Aneh'' ucap Yun Xuan secara tiba tiba.
Kerutan kecil muncul pada kening Yue Yin mempertanyakan apa yang di maksud Yun Xuan, seakan Yue Yin mengetahuinya tepukan dan senyum itu menghilang secaa tiba tiba ''Maaf''
Pemikiran Yue Yin saat mendengar kata aneh milik Yun Xuan adalah tentang senyumannya, ia tau sekali perasaan orang orang yang ada disekitaran nya saat melihat dirinya tersenyum seperti itu. Tercetak jelas di bola mata milik mereka, menggambarkan rasa tidak senang yang berlarut larut dan terkesan tidak menyenangkan.
Nyatanya Yue Yin sendiri tidak tau bagaimana caranya tersenyum, semenjak kejadian lima belas ribu tahun yang lalu-Yue Yin tidak bisa menunjukkan senyum nya lagi, hanya ada mata yang menunjukkan rasa bahagianya. Mat yang menatap berbinar pada satu objek adalah mata milik Yue Yin, bukan yang lainnya.
Terlebih lagi jika itu menyangkut Fu Huishen, Yun Xuan dan Yang Yuan.
''Tidak, bukan seperti yang kamu pikirkan. Aku hanya baru melihat mu yang jauh lebih berubah di bandingkan dulu'' secepat mungkin Yun Xuan mengelak, niat hati ingin menjahili Yue Yin ia malah membuat Yue Yin merasa tidak enak.
Tidak ada yang bisa dikatakan Yun Xuan selain wajah panik miliknya saat menatap Yue Yin yang jauh lebih pendiam, ia terlanjur panik.
Walau hanya perkataan 'aneh' Yue Yin bisa mendeskripsikan sesuatu yang buruk di dalamnya, di tambah lagi dengan kebenaran-rambut putih miliknya.
Tingkat keanehan Yue Yin semakin bertambah.
''Aku tau'' hati Yue Yin tergores mendengar penuturan Yun Xuan.
Seharusnya aku tidak turun mengunjungi kamu jika kamu akan menyambut ku seperti ini.
Apa bedanya kamu dengan mereka? Apa bedanya kamu dengan orang tuamu? Dan apa salahku?
'Aku menyesal melakukan semua ini jika perlakuan mu menunjukkan rasa tidak senang, aku berusaha keras untukmu tapi kenapa kamu dan mereka selalu menganggap aku tidak melakukan apa pun?' mau dilupakan pun susah, Yue Yin selalu mengingat semua perlakuan mereka yang selalu Yue Yin dapatkan selama ini, selama lima belas ribu tahun terakhir.
__ADS_1
'Sampai kapan?' Yue Yin terus menatap mata Yun Xuan dalam, sedalam Yue Yin menguruskan pedang kepada dirinya sendiri, sedalam rasa sakit yang ia rasakan selama ini.
Selama ribuan tahun, Yue Yin merasakannya sendiri.
Mana mungkin mereka ingin merasakannya juga, mereka hanya ingin merasakan apa yang seharusnya mereka rasakan, mereka terlalu egois selama ini. Mereka hanya memikirkan keluarga sah mereka sendiri, lalu apa gunanya aku di sini?
'Aku salah mengatakan ini' Yun Xuan meringis kecil melihat keadaan yang semakin buruk, dalam hati Yun Xuan panik melihat raut wajah Yue Yin yang tidak seindah waktu lalu-wajah Yue Yin seperti menahan kekecewaan yang dalam.
"Aku hanya bercanda, kamu jangan terlalu mendengarkan perkataan ku" Yun Xuan memegang kedua lengan milik Yue Yin secara tiba tiba, saling menatap dan merasakan apa yang dirasakan sangat kekasih.
Dalam waktu yang cepat, Yun Xuan menarik tubuh Yue Yin di dalam dekapannya, sangat erat.
Yun Xuan panik dan takut melihat kejadian seperti ini, Yun Xuan tidak ingin di tinggalkan Yue Yin lagi.
...****************...
"Haku?" saat Hao sedang berjalan keluar dari arah paviliun milik Yun Xuan, Hao memilih jalan yang menuju sungai dalam.
Kedalaman sungai tergantung siapa saja yang berani terjun ke dalam sungai tersebut.
Banyak yang mengatakan sungai tersebut sangat dalam dan sangat dangkal, banyak yang mengatakan sungai ini adalah sungai bagi penghukum duniawi, seseorang yang berdosa tidak akan selamat jika berad di sana sedangkan orang yang suci akan selamat dari sana.
Hao mengakui itu.
''Kenapa kamu bisa berada di sini?" Hao mendekati Haku untuk melihat Haku yang sekarang.
Tidak ada bedanya, Haku masih sama seperti dulu-memiliki tubuh berwarna ungu dan memiliki rambut berwarna putih, Hao baru sadar Haku sangat mirip dengan Yue Yin.
__ADS_1
''Ini tempatku.'' Haku tanpa menoleh ke arah Hao menjawab dengan malas, tanpa merubah pandangannya Haku terus memandang ke arah sungai.
Tepat apa yang di maksud? Apa yang disembunyikan Haku selama ini?
''Apa maksudmu? Kenapa kamu berbicara seperti itu? Bukan kah kamu menempati di alam dewa?"" tanya Hao.
Hao terus memandang Haku lekat, perasaan Hao menyatu dengan perasaan Haku saat ini-rasa dendam dan tidak terima, kekecewaan yang besar terbesit di dalam hati Haku. Jauh berbeda di bandingkan dulu saat Haku dan Hao hidup bersama sama di alam dewa, Hao merasakan perbedaan yang jauh seperti dendam yang jauh lebih besar di bandingkan sebelumnya, sejauh ini Hao tidak pernah melihat Haku yang seperti ini.
Kekecewaan seperti apa yang dialami Haku?
Dan apa yang membuat Haku dengan Yue Yin yang berubah penampilannya?
''Pergi.'' Haku jauh lebih dingin sekarang, tidak ada secerah harapan seperti dulu.
''Jawab pertanyaan ku terlebih dahulu.'' tidak ingin kalah dari Haku, Hao juga mencoba menembus pikiran Haku.
Sayangnya Hao tidak bisa mendapatkan jawaban apapun selain ruang yang dalam.
Haku tertawa miris mendengar pertanyaan Hao, seharusnya Haku yang menanyakan ini kepada Hao bukan sebaliknya.
''Apa yang sudah kalian lewati?" rasa tidak terima saat Haku menerima perubahan besar memenuhi hati Hao, mereka seharusnya diperlakukan sama.
Haku memandang Hao yang berada di sampingnya sejenak, dalam waktu yabg singkat Hao bisa melihat kelopak mata Haku yang mengeluarkan air matanya sedikit demi sedikit ''Menurut mu apa?""
''Kamu dan Yang Yuan hidup dengan sangat tenang di sini, sedangkan Yue Yin dan aku selalu mencari letak dimana ketenangan itu, semenjak kamu ikut bersama Yang Yuan dan semenjak itulah Yue Yin merasakan neraka dunia.'' Hao tidak sanggup melanjutkan kata katanya, hati Haku sekan di remas menjadi beberapa bagian dan tidak bisa di satukan kembali, ia sangat sakit hati melihatnya sedangkan Haku juga tidak bisa memusuhi Hao saat ini.
Tugas ini termasuk tugas Hao untuk terakhir kalinya.
__ADS_1
Sama seperti dirinya yang memilki tugas terakhir sebelum Yue Yin benar benar tidak bisa memberikan tugasnya pada mereka berdua, Yue Yin akan menghilang meninggalkan mereka semua.
Meninggalkan dunianya yang seharusnya menjadi dunia nya sampai kapanpun..