
Malam hari terasa sangat lama, semenjak Yue Yin tidak sadarkan diri, keluarga Yun memilih untuk memikirkan bagaimana cara menghentikan keluarga Dong. Dari kesaksian mata mata keluarga Yun, Shenyu dan Shenying, keluarga Dong terlah berbicara pada keluarga Rong, Kekaisaran Rong jelas tidak akan terima. Bagi keluarga Rong, harga diri nomor satu, tetapi harga diri yang di maksud bukan seperti yang terbaik, keluarga Rong lebih memilih memenangkan kedudukan untuk kekuasan.
Jika orang itu paham, keluarga Dong pasti akan di anggap salah.
Tetapi kebanyakan rakyat menganggap itu wajar, masih banyak rakyat bodoh di dunia ini.
"Apa yang harus kita lakukan?" Nyonya Cao menatap Yun Lizen khawatir, sedari dulu keluarga Yun tidak akan tenang jika menyangkut keluarga Rong, dibandingkan keluarga Dong, keluarga Rong jauh lebih licik.
Kedatangan Shenyu dan Shenying memang sudah dinanti, tapi jika mereka membawa kabar buruk sebaiknya penantian ini lebih di hindari.
Perasaan keluarga Yun sangat kuat, selalu keluarga Yun yang bisa merasakan nya, bahkan jika itu kejadian yang masih sangat lama keluarga Yun pasti bisa merasakan nya, Tetua Yun sendiri tidak tau bagaimana asal mula perasaan seperti ini. Mereka tidak ingat dengan jelas, hanya ingatan saat Yue Yin datang setiap kali hingga sekarang, ingatan masa lalu hilang begitu saja.
Keluarga Yun sangat bersyukur atas kehadiran Yue Yin.
__ADS_1
"Aku akan mencari cara, Yue Yin pasti tau bagaimana cara melawan keluarga Rong, perkataan Yue Yin tadi membuat Dong Lu Xing sedikit tidak tenang," masih menjadi misteri tentang perkataan Yue Yin siang tadi, tentang janji Dong Ku Xing kepada Yue Yin "Aku ingat kalau Yue Yin selalu menagih janji pada seseorang"
"Jangan jangan Ayah membantu Dewa Yang karena hutang budi?" perkataan lancang Yun Shai mendapatkan lirikan tajam oleh Yun Xichen, sangat tidak sopan jika ini bisa terdengar oleh Yue Yin, pasti Yue Yin sakit hati.
"Konyol, aku melakukan karena dia membutuhkan, masalah hutang budi Yue Yin tidak pernah menagih nya hingga sekarang, bahkan tetua Yun selalu saja meminta Yue Yin untuk melakukan apa yang bisa keluarga Yun lakukan," jelas Yun Xichen tidak terima, walaupun Yue Yin tidak menginginkan apapun dari keluarga Yun, Yue Yin hanya ingin keluarga Yun bisa menerimanya saat Yue Yin ingin berkunjung dan menenangkan diri di alam fana "Yue Yin selalu meminta keluarga Yun untuk menyembunyikan identitas nya kepada keluarga Yang, perbedaan yang sangat jauh membuat keluarga Yang tidak bisa membuat Yue Yin diterima"
Keinginan Yue Yin jelas tidak berat, menyembunyikan identitas Yin Jia yang sudah memiliki identitas lain jauh lebih mudah membuat identitas baru, karena nama Yue Yin sudah dikenal di dunia persilatan.
Hanya Yun Xichen yang tau permasalahan ini, karena Nyonya Tua Su selalu bercerita tentang Yue Yin Yang setiap saat ingin menenangkan diri dan memilih turun ke alam fana.
"Hutang budi memang harus di bayar, tidak peduli siapa yang akan membayar kemudian, entah orang yang adalah membantu akan menerima dan menerima akan membantu, itu semua tergantung dari diri sendiri. Keluarga Yun tidak pernah meminta bantuan Dewi Yin begitu pula dengan Dewi Yin, sedari dulu keluarga Yin menjadi tempat beristirahat Dewi Yin, karena keluarga Yun memiliki Yun Xichen yang mirip seperti mendiang Ayahnya." sedikit demi sedikit kejujuran yang sebenarnya pasti akan terbuka siiring berjalannya waktu, Nyonya Tua Su menceritakan perjalanan Yin Jia kepada generasi berikutnya, cerita ini jelas sangat di jaga hingga generasi berikutnya.
Karena Tetua Yun tidak ingin generasi berikutnya akan memandang Yue Yin dengan artian khusus "Keluarga Yun membutuhkan Dewi Yin, begitu pula sebaliknya, walaupun terdengar sepele keluarga Yun memiliki banyak hutang pada Dewi Yin, apa yang menjadi warisan dari keluarga Yun dulu sering menjadi bahan perebutan di bagian Selatan. Keluarga Rong ingin mengambil warisan keluarga Yun secara paksa, namun digagalkan oleh Dewi Yin. Dewi Yin menyelamatkan keluarga Yun dari tahun ke tahun, Dewi Yin selalu memberikan apa yang keluarga Yun butuhkan, bahkan takdir sekalipun."
__ADS_1
Yun Shai akui kesalahan nya kali ini, ia selalu berpikir jahat pada Yue Yin karena menurutnya Yue Yin mengambil jalan kultivasi Hitam untuk meraih kekuasan, Yun Shai pikir Yue Yin adalah orang jahat yang jahat.
"Dewi Yin memiliki dua pembuluh nadi yang saling bertolak belaka, nadi Yin dan Yang, legenda mengatakan Dewi Yin mengambil jalan yang salah dan di bantu oleh keluarga Yang untuk mengakhiri nadi Yin, tetapi semua itu bohong." perasaan Nyonya Tua Su sangat tidak tenang, ingatan nya mengarah pada Yue Yin yang menceritakan semua keluh kesah nya pada Nyonya Tua Su "Keluarga Yang malah di bantu oleh Dewi Yin, dan mulai dari sanalah kehidupan Dewi Yin sangat memburuk dari tahun ke tahun"
Rasa kecewa, marah, kebencian, tidak berdaya menyelimuti Nyonya Tua Su, raut wajah Yue Yin terlihat sangat menyedihkan, menangis di depan Nyonya Tua Su yang jelas bukan siapa siapa Yue Yin membuat hati Nyonya Tua Su sakit. Tetesan demi tetesan terlihat di pipi Nyonya Tua Su, air mata mengalir setiap kali melihat kehidupan Yue Yin, sungguh ketidak adilan yang nyata.
Genggaman Nyonya Tua Su terima oleh Yun Xichen, Nyonya Tua Su hanya melihat Yun Shai dan Yun Tian dengan pandangan kosong.
"Dewi Yin tidak pernah di terima oleh keluarga Yang, Dewi Yin hanya sebagai contoh untuk kultivasi Yin, Dewi Yin selalu merasakan kepahitan yang di perbuat keluarga Yang. Hanya Dewa Perang Yang benar benar mencintai Dewi Yin, menerimanya walaupun Dewi Yin tidak sempurna." rasa sesak Nyonya Tua Su semakin membuat Nyonya Tua Su tersiksa, semakin lama rasa sakit semakin terasa.
Perjanjian Yue Yin pada keluarga Yun adalah, jangan pernah menceritakan apapun, biarlah mereka menganggap apa yang bukan sebenarnya terjadi dan hanya cara itulah Yue Yin bisa melihat keluarga Yun tanpa rasa malu.
"Dewi Yin selalu membantu keluarga Yang, membantu Dewa Perang Yang hingga jiwa Yin Jia menghilang bertebaran, bahkan Dewa Yang tidak mau sadar atas apa yang ia lakukan selama ini" suara ini terdengar sangat benci, tidak terima apa yang Yue Yin rasakan selama ini, suara yang tiba tiba mengejutkan keluarga Yun, membuat keluarga Yun menatap sebuah ekor naga yang melingkar menatap keluarga Yun.
__ADS_1
Naga berwarna ungu, dipenuhi kebencian dan ketenangan.
"Naga Haku?" Yun Xichen tau siapa Naga itu, Naga yang selalu menemani Yue Yin saat berkunjung di alam fana.