Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati

Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati
Paksaan Untuk Kebaikan


__ADS_3

Kehidupan Yun Xuan terbilang sangat menyenangkan dibandingkan dulu, ia bisa hidup dengan bebas tanpa ketakutan, berkelana di daerah timur tidak seburuk pikiran nya. Hanya saja Yun Xuan ingin sekali berkelana ke arah selatan, tempat dimana Sekte Tianyin berada.


keberadaan sekte Tianyin bagaikan misteri di dunia, hanya orang terpilih saja yang bisa mengetahui letak dimana sekte itu berada.


banyak orang ngin sekali menjadi murid dari Guru Yin, guru master yang melegenda dan menjadi adik seperguruan Yue Yin yang namanya tidak asing bagi para master kungfu persilatan dan kultivasi.


Yun Xuan merasa kalau dirinya sudah mencintai Yue Yin, rasa sayang yang dibandingkan dengan yang lainya sangat berbeda.


''Tuan, lebih baik tuan pergi ke halaman untuk menyambut keluarga Dong'' Hao sangat miris melihat Yun Xuan seperti ini, setiap hari melamun saat sendiri memikirkan Nona Yin yang tidak kunjung datang.


Bahkan pagi ini Yun Xuan duduk di bebatuan sambil meminum teh yang pernah Yue Yin sajikan sewaktu di pavilliun Anyun dulu, kenangan manis yang indah.


Definisi sakit tapi candu yang sesungguhnya.


Yun Xuan sangat menyukainya.


Yun Xuan tidak merespon sedikitpun, hanya diam sambil menyesap teh dari cawan di tangan ny ''Untuk apa?''


'Dia malah bertanya untuk apa? Ya Tuhan, kenapa aku selalu memiliki tuan seperti ini' Hao sangat lelah membayangkan nasib dirinya yang selalu seperti ini, selalu.


''Untuk menyambut keluarga Dong, mereka akan berkunjung'' sebenarnya Hao sangat muak menyebut keluarga Dong, keluarga yang sangat menjijikan.


''Aku tidak ingin, lebih bak kamu pergi, aku tidak ingin menambah masalah lagi'' nada malas sangat terasa seperti Haku, mirip sekali.


''Tuan, ada baiknya Tuan ikut, keluarga Yun bukan lawan keluarga Dong, aku takut sesuatu akan terjadi saat Tuan tidak ikut di sana'' alasan yang diberikan Hao sebenarnya memang benar, tapi Hao menambah kesan seolah olah keluarga Dong paling keji.


Memang apa urusannya? Aku bukan anak kandung keluarga ini, tapi aku harus membantu keluarga ini seperti keluarga ini membantu ku.

__ADS_1


Ras bimbang Yun Xuan sangat terlihat di mata Hao, dan Hao bisa merasakan perasaan tidak senang saat Hao memaksa, mungkin ini dari Yang Yuan.


''Akan aku pikirkan lagi, lebih baik kamu beri aku identitas tentang keluarga Dong'' menghindari masalah yang akan di perbuat lebih baik daripada menerimanya tanpa ada pencegahan.


Hao tau ini hanya akala akalan Yun Xuan agar ia bisa mengetahui identitas Dong Qui, anak yang paling di bangga banggakan keluarga Dong yang katanya tingkat kultivasinya adalah tingkat abadi sama seperti Yun Xuan, tapi Hao sama sekali tidak percaya.


Sebelum Hao benar benar meninggalkkan Yun Xuan, Hao memberikan apa yang di minta Yun Xuan, sebuah kilatan kejadian ayng sebenarnya, adegan yang menurut Hao sangat menjijikan.


'Aku ingat, baiklah sesuai permintaan nya' perlahan Hao menghilang tanpa jejak, bersinar lalu menghilang terbawa angin yang berhembus tanpa mengucapkan beberapa kata.


Perkataan Hoa memang ada benar nya, keluarga Dong akan berkunjung tapi Yun Xuan masih memikirkan kata kata Hao kemarin.


''Aku dengar Tuan akan di jodohkan dengan keluarga Dong'' perasaan tidak terima menaik kembali, rasa tidak suka dan kebencian yang dalam.


Aku hanya milik Yue Yin, bukan milik siapapun kecuali Yue Yin.


Rasa sayang Yun Xuan tidak ada habisnya jika itu menyangkut Yue Yin, rasa sayang dan rindu selama lebih dari sepuluh ribu tahun terpendam ingga sekarang, ingin sekali Yun Xuan menyelesaikan apa yang seharusnya ia selesaikan agar Yun Xuan dapat mengetahui jawaban nya.


Tapi Yun Xuan takut, ketakutan akan kehilangan yang Yun Xuan rasakan seperti dulu.


Setiap kali mengingat Yue Yin, Yun Xuan juga mengingat YIn Jia, seakan Yin Jia yang seharusnya kamu sayangi.


"Pangeran, Tuan Yun menyuruh anda untuk datang di halaman'' Shi Xiog berkata dari arah depan gerbang pavilliun Yun Xuan, memikirkan Yun Xuan membuat hati Shi Xiong sedikit sakit.


Aku sudah bilang tidak kan ikut, tapi kenapa mereka seakan ingin sekali agar aku ikut untuk menyambutnya, apa perkataan Hao kemarin memang benar?


''Aku pergi'' Yun Xuan beranjak mendekati Shi Xiong dengan perasaan tidak senang, bahkan sangat marah.

__ADS_1


...****************...


''Dimana Yun Xuan?'' Yun Tian bertanya pada saat Yun Mu baru memasuki aula halaman, halaman terlihat sangat bersih dari sebelumnya, menyegarkan.


Sedari tadi keluarga Yun tidak melihat ujung rambut Yun Xuan, hay ada bawahan nya yang sedari tadi seperti sangat sibuk, bahkan Yun Lizen sangat khawatir.


''Aku tidak tau kak, aku dengar kakak ketiga tidak ingin ikut acara ini'' Yun Mu hanya memandang tanpa bersalah, seakan ini adalah hal biasa yang sering dilakukan anak anak lainya.


Berbeda dengan keluarga Yun yang tegah menatap horor Yun Mu, perasaan Yun Mu juga memandang aneh kenapa mereka sangat mementingkan Yun Xuan? Ada apa sebenarnya?


Yun Tian dan Yun Shai saling bertatapan, tatapan yang mengisyaratkan akan sesuatu hal yang mungkin bisa berbahaya atau celaka dan Yun Mu menyaksikan tatapan itu, tatapan akan ketakutan.


'Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa mereka aneh sekali' pikiran Yun Mu tidak ada maksud negatif sama sekali, hanya ingin tau maksud semuanya.


"Aku akan memanggil Yun Xuan" Yun Tian hendak melangkah kan kakinya, tapi sebuah kejutan secara tiba tiba.


"Aku disini" suara mengejutkan dari balik tembok membuat semua orang yang ada di halaman terkejut melihat sosok Yun Xuan dan Shi Xiong di belakang berjalan menuju ke tempat mereka, lambat namun cepat.


Wajah masam Yun Xuan dapat dilihat oleh Yun Mu, wajah paksaan yang sangat tidak mengenakkan dengan aura yang kesal bercampur di sekitaran Yun Xuan dan Yun Mu tau. Yun Mu sangat paham tetang aura seseorang, dilatih agar mengetahui isi hati seseorang oleh Yun Xuan tujuh tahun yang lalu.


'Ada apa kak?' dalam diam Yun Mu berkomunikasi pada Yun Xuan melewati pikiran, fokus pada mata seseorang adalah ciri salah satu melakukan komunikasi.


Tatapan dalam Yun Xuan membuat hati Yun Mu tergerak, sakit 'Aku tidak ingin datang, tapi Hai berkata jika ada sesuatu kejadian yang tidak mengenakkan'


'Kejadian? Tidak perlu khawatir, ada aku dan kakak kedua dan pertama' anggukan kecil Yun Mu menenangkan.


'Tidak apa, kamu tenang saja' bagaimanapun Yun Xuan harus membalas kebaikan keluarga Yun kepada nya dan adiknya, berbuat seperti ini saja tidak akan mungkin bisa terbalas.

__ADS_1


__ADS_2