Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati

Reinkarnasi Dewa Dan Dewi Sejati
Yun Xuan Benar Benar Berubah!


__ADS_3

Mereka berdua melupakan semua permasalahan yang menimpa mereka berdua, mereka hanya ingin bersama dan saling melindungi satu sama lain, mereka akan terus bersama sama walaupun takdir memaksa mereka untuk berpisah.


Rasa nyaman dari pelukan Yue Yin membuat Yun Xuan tidak ingin melepaskan nya, ia hanya ingin terus memeluk tubuh Yue Yin.


"Aku bisa membantumu menemukan kembali jiwa mu" Yun Xuan baru sadar, aroma Yue Yin sangat menenangkan, aroma bunga lavender.


Kenapa aku baru sadar?


Aroma lavender.


Aroma yang menurut Yun Xuan menenangkan, tidak terlalu menuntut dan selalu terbayang bayang, aroma ini terkesan sebagai parfum, namun sayang Yun Xuan akui Yue Yin tidak mungkin akan berdandan hanya untuk menemuinya. Sewaktu dulu, Yun Xuan juga samar samar mencium aroma lavender dari tubuh Yue Yin, tapi tidak sekuat yang sekarang.


Yun Xuan merasakan kepala Yue Yin yang menggeleng pelan pada pundak nya "Tidak perlu, aku bisa melakukan nya sendiri"


"Kenapa tidak?" balas Yun Xuan kebingungan.


"Lebih baik aku sendiri saja, aku bisa melakukan nya" perkataan meyakinkan Yue Yin sedikit membuat hati Yun Xuan juga yakin, tetapi Yun Xuan tidak akan pernah membiarkan Yue Yin pergi lagi.


Pelukan terlepas betutu saja, memperlihatkan Yun Xuan yang berwajah dingin sedang menatap Yue Yin, tatapan yang mengingatkan Yue Yin pada saat Yang Yuan memarahinya, mengerikan. Dalam hati Yue Yin meringis kecil, kenapa wajah ini yang selalu Yue Yin dapatkan, Yue Yin lebih merindukan wajah lembut milik Fu Huishen bukan Yun Xuan, padahal mereka stau orang.


"Kamu pergi, aku juga pergi." tersirat akan paksaan Yun Xuan pada Yue Yin, mendapati Yun Xuan terus menatap dingin pada dirinya, Yue Yin menatap ke arah lain.

__ADS_1


Yue Yin gugup, bahkan sangat gugup mendengar perkataan Yun Xuan, apalagi tatapan Yun Xuan pada dirinya.


Sebuah tangan besar menangkup pipi Yue Yin, menariknya secara perlahan dan mendekatkan wajahnya pada wajah Yun Xuan, netra kuning emas bertemu netra ungu tua "Aku tau aku tidak sebanding dengan mu, bukan berarti aku tidak bisa menyetarakan kedudukan ku pada mu"


Tidak paham dari mana pembicaraan Yun Xuan, Yue Yin menatap bingung bahkan sangat bingung.


Kebingungan Yue Yin di manfaatkan Yun Xuan untuk mengecup bibir lembut Yue Yin, bibir yang sering Yun Xuan rindukan, cukup lama tanpa ada unsur penekanan. Sejak Yun Xuan mencium bibir Yue Yin pada saat di paviliun Anyun, Yun Xuan selalu merasa sangat senang.


Keterkejutan Yue Yin dapat dilihat Yun Xuan, merasa Yue Yin akan menjauhkan wajahnya, tangan Yun Xuan berpindah pada tengkuk Yue Yin dan menekan kepala Yue Yin.


Ciuman lembut berubah menjadi ******* yang menuntut, Yun Xuan terus ******* bibir Yue Yin yang ringan, bahkan Yun Xuan tidak memperdulikan nafas Yue Yin yang akan habis. Kedua tangan Yue Yin yang awalnya terletak di bawah kini berubah tergantung pada leher Yun Xuan, mengalung indah dengan sedikit paksaan.


'Jika aku bisa melakukan nya sekarang, aku pasti akan melakukan nya' Yun Xuan terus menatap netra ungu milik Yue Yin, sayang sekali tempat mereka sedang berada di taman bukan rumah.


"Kamu!!" sungguh, Yue Yin tidak habis pikir pada Yun Xuan, sifat Yun Xuan jauh berbeda dengan sifat Yang Yuan.


Belum sempat Yue Yin melanjutkan kemarahan nya, Yun Xuan kembali mengecup bibir Yue Yin secara singkat, tersenyum bodoh atas perlakuan dirinya sendiri "Iya, kamu menginginkan lagi?"


"Sayang sekali, kita masih berada di tempat yang tidak memungkinkan" tersirat nada menyesal, wajah Yun Xuan terlihat sangat tengil sekarang dan Yue Yin membencinya.


Kenapa Yun Xuan harus belajar yang tidak tidak selama dirinya tidak ada? Ia hanya menitip pesan belajar kultivasi dan silat, tidak ada pelajaran menggoda seperti ini.

__ADS_1


Setau Yue Yin, keluarga Yun tidak mungkin mengajarkan hal seperti ini kepada Yun Xuan sangat tidak sopan jika dilakukan, tapi kenapa Yun Xuan bisa melakukan hal seperti ini? Siapa yang mengajarkan Yun Xuan? Atau, dia pernah melakukan nya?


"Kamu!!" terkejut mendengar perkataan Yun Xuan, Yue Yin bangkit dari duduk santai nya, memandang Yun Xuan yang tidak merasa bersalah sedikit pun. Telunjuk Yue Yin menghadap Yun Xuan, menatap horor seperti sedang melihat hantu, bahkan ini sangat horor dari hantu.


Cahaya biru bersinar terang dari sudut mata Yue Yin, sebuah benang berwarna biru mengikat pergelangan tangan Yue Yin, tepatnya sebelah kanan. Yue Yin baru sadar saat benang itu sudah bertengger manis mengikat pergelangan tangan nya, pelaku yang sebenarnya hanya duduk santai tanpa merasa salah.


Yun Xuan melihat kebingungan Yue Yin lucu, Yun Xuan berpikir Yue Yin selalu menyeramkan dan kaku, ternyata Yue Yin bisa berbuat lucu seperti ini "Ada apa? Aku hanya ingin memastikan agar kamu tidak meninggalkan ku"


"Tapi bukan seperti ini," Yue Yin tidak bisa menebak jalan pikiran Yun Xuan, semakin lama Yun Xuan semakin aneh, padahal Yue Yin tidak pernah melakukan hal yang menurutnya tabu untuk dilakukan sewaktu Yang Yuan berinkernasi.


"Jika tidak seperti ini," ucapan Yun Xuan terhenti, selama ini Yue Yin belum pernah merasakan aura Yun Xuan yang tidak mengenakkan, bahkan raut wajah nya sama seperti tadi "Kamu akan meninggalkan ku, lagi"


Sebuah tarikan paksa yang Yue Yin dapatkan jelas mengejutkan bagi Yue Yin, Yun Xuan menarik Yue Yin dan merengkuh pinggang ramping Yue Yin, mereka berdua berdiri di kelilingi bunga yang jatuh bermekaran. Cukup lama posisi ini untuk Yue Yin, posisi yang membuat Yue Yin terpanah akan ketampanan Yun Xuan, garis gari wajah Yun Xuan sangat indah.


Wajah Yun Xuan mendekat di telinga Yue Yin, membuat Yue Yin merasa tidak nyaman, Yue Yin juga dapat merasakan nafas hangat milik Yun Xuan "Benang ini khusus di ajarkan dari keluarga Yun, karena hanya aku dan keluarga Yun yang tau bagaimana cara melepaskan nya"


'Bagaimana mungkin? Aku..." kali ini Yue Yin hanya bisa pasrah, terus terusan di goda oleh Yun Xuan membuat nyali Yue Yin benar benar ciut, karena Yue Yin berpikir kedepannya Yun Xuan hanya akan menjadi kaku, tetapi Yue Yin salah besar.


"Jadi, pikirkan matang matang sebelum bertindak, sayang." seringgai kecil Yun Xuan tampilkan, sebelum Yue Yin merasakan sapuan halu pada kulit leher nya membuat tubuh Yue Yin merinding, dan Yue Yin merasa sesuatu yang aneh, benar benar aneh.


"Apa yang terjadi?" Yue Yin merasakan kepalanya yang kian memberat.

__ADS_1


"Tenanglah, aku tidak mungkin berbuat jahat" Yun Xuan memeluk tubuh Yue Yin yang terlihat lemas, Yun Xuan tau mantra nya telah bekerja, selebihnya Yue Yin tidak mengingat apa apa selain mata yang terus terpejam dengan tubuh lemas bersandar pada tubuh Yun Xuan.


"Aku menangkap mu, sayang" ramalan esok hari, Yue Yin pasti akan kesusahan untuk menghindar dari Yun Xuan.


__ADS_2